<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Utang BUMN Tembus Rp1.580 Triliun, Begini Kata Erick Thohir</title><description>BUMN mencatat utang pendanaan konsolidasi BUMN mencapai Rp 1.580 triliun pada 2021. Jumlah itu setara 36%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/09/320/2664240/utang-bumn-tembus-rp1-580-triliun-begini-kata-erick-thohir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/09/320/2664240/utang-bumn-tembus-rp1-580-triliun-begini-kata-erick-thohir"/><item><title>Utang BUMN Tembus Rp1.580 Triliun, Begini Kata Erick Thohir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/09/320/2664240/utang-bumn-tembus-rp1-580-triliun-begini-kata-erick-thohir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/09/320/2664240/utang-bumn-tembus-rp1-580-triliun-begini-kata-erick-thohir</guid><pubDate>Jum'at 09 September 2022 14:56 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/09/320/2664240/utang-bumn-tembus-rp1-580-triliun-begini-kata-erick-thohir-kkvhUW7hSC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone/BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/09/320/2664240/utang-bumn-tembus-rp1-580-triliun-begini-kata-erick-thohir-kkvhUW7hSC.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone/BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian BUMN mencatat utang pendanaan konsolidasi BUMN mencapai Rp 1.580 triliun pada 2021. Jumlah itu setara 36% dari investasi tertanam atau modal ekuitas plus utang pendanaan BUMN senilai Rp 4.358 triliun.
Nilai utang pendanaan perusahaan pelat merah ini dikonfirmasi langsung Menteri BUMN Erick Thohir. Menurutnya, nilai konsolidasi utang pendanaan menggambarkan bahwa perseroan negara dalam kondisi sehat.
BACA JUGA:Erick Thohir: Ini Bukan Kenaikan Harga BBM tapi Pengurangan Subsidi
&quot;Jadi kondisinya sehat. Kita memang memfokuskan utang pendanaan investasi karena kita ingin memastikan bahwa utang-utang ini punya return atau pengembalian yang baik,&quot; ungkap Erick, Jumat (9/9/2022).
Selain itu, utang pendanaan terhadap EBITDA ini menurun dari rasio 4,26 ke 3,37. Untuk total tumbuh dari Rp 8.312 triliun pada 2020 menjadi Rp 8.978 triliun pada 2021 atau naik 8 persen.
BACA JUGA:Intip Momen Erick Thohir Kunjungi Kapal Pesiar Milik Ratu Elizabeth II
Lalu pendapatan usaha, dari Rp 1.930 triliun naik 19 persen menjadi Rp 2.292 triliun. Erick menilai pertumbuhan tersebut sama dengan pencatatan kinerja keuangan BUMN sama dengan situasi sebelum Covid-19.Untuk laba bersih BUMN secara konsolidasi juga meningkat signifikan dari Rp 13 triliun pada 2020 menjadi Rp 125 triliun pada 2021. Dengan efisiensi dan perbaikan bisnis model, Erick berharap laba bersih pada 2022 akan mencapai Rp 144 triliun.
Sementara realisasi dividen pada tahun anggaran 2022 sudah mencapai Rp 39,7 triliun atau lebih besar daripada target awal yang sebesar Rp 36,4 triliun. Erick menargetkan setoran dividen BUMN terus meningkat menjadi Rp 43,3 triliun pada 2023.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian BUMN mencatat utang pendanaan konsolidasi BUMN mencapai Rp 1.580 triliun pada 2021. Jumlah itu setara 36% dari investasi tertanam atau modal ekuitas plus utang pendanaan BUMN senilai Rp 4.358 triliun.
Nilai utang pendanaan perusahaan pelat merah ini dikonfirmasi langsung Menteri BUMN Erick Thohir. Menurutnya, nilai konsolidasi utang pendanaan menggambarkan bahwa perseroan negara dalam kondisi sehat.
BACA JUGA:Erick Thohir: Ini Bukan Kenaikan Harga BBM tapi Pengurangan Subsidi
&quot;Jadi kondisinya sehat. Kita memang memfokuskan utang pendanaan investasi karena kita ingin memastikan bahwa utang-utang ini punya return atau pengembalian yang baik,&quot; ungkap Erick, Jumat (9/9/2022).
Selain itu, utang pendanaan terhadap EBITDA ini menurun dari rasio 4,26 ke 3,37. Untuk total tumbuh dari Rp 8.312 triliun pada 2020 menjadi Rp 8.978 triliun pada 2021 atau naik 8 persen.
BACA JUGA:Intip Momen Erick Thohir Kunjungi Kapal Pesiar Milik Ratu Elizabeth II
Lalu pendapatan usaha, dari Rp 1.930 triliun naik 19 persen menjadi Rp 2.292 triliun. Erick menilai pertumbuhan tersebut sama dengan pencatatan kinerja keuangan BUMN sama dengan situasi sebelum Covid-19.Untuk laba bersih BUMN secara konsolidasi juga meningkat signifikan dari Rp 13 triliun pada 2020 menjadi Rp 125 triliun pada 2021. Dengan efisiensi dan perbaikan bisnis model, Erick berharap laba bersih pada 2022 akan mencapai Rp 144 triliun.
Sementara realisasi dividen pada tahun anggaran 2022 sudah mencapai Rp 39,7 triliun atau lebih besar daripada target awal yang sebesar Rp 36,4 triliun. Erick menargetkan setoran dividen BUMN terus meningkat menjadi Rp 43,3 triliun pada 2023.</content:encoded></item></channel></rss>
