<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengguna KRL Kian Banyak Imbas Kenaikan Harga BBM</title><description>PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) mencatat ada kenaikan pada pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) Commuterline Jabodetabek.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/09/320/2664514/pengguna-krl-kian-banyak-imbas-kenaikan-harga-bbm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/09/320/2664514/pengguna-krl-kian-banyak-imbas-kenaikan-harga-bbm"/><item><title>Pengguna KRL Kian Banyak Imbas Kenaikan Harga BBM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/09/320/2664514/pengguna-krl-kian-banyak-imbas-kenaikan-harga-bbm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/09/320/2664514/pengguna-krl-kian-banyak-imbas-kenaikan-harga-bbm</guid><pubDate>Jum'at 09 September 2022 19:44 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/09/320/2664514/pengguna-krl-kian-banyak-imbas-kenaikan-harga-bbm-mL7QAOQpLS.JPG" expression="full" type="image/jpeg">KRL. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/09/320/2664514/pengguna-krl-kian-banyak-imbas-kenaikan-harga-bbm-mL7QAOQpLS.JPG</image><title>KRL. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) mencatat ada kenaikan 3% pada pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) Commuterline Jabodetabek setelah diumumkannya kenaikan harga BBM pada 3 September 2022 lalu.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba menjelaskan bahwa hari kerja pada minggu ini hingga Kamis (8/9/2022) sebanyak 2.834.273 orang atau rata-rata sebanyak 708.568 orang perhari.
&quot;Angka rata-rata pengguna harian tersebut naik sebesar 3% jika dibanding dengan rata-rata pengguna pada hari kerja satu minggu sebelumnya (29 Agustus-2 September) yaitu sebanyak 689.310 orang per hari,&quot; ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (9/9/2022).
Anne menjelaskan bahwa volume pengguna tertinggi di hari kerja yaitu pada Senin, (5/9/2022) kemarin yaitu sebanyak 733.733 orang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Tiket Kereta Hanya Rp7.000, Buruan Cek Cara Beli dan Tanggalnya!
KAI Commuter juga mencatat tren kenaikan rata-rata pengguna sebesar 9 persen pada libur akhir minggu lalu, yaitu sejumlah 1.119.188 orang atau rata-rata 559.594 orang perhari.
Sedangkan rata-rata volume pengguna pada akhir minggu kemarin juga mengalami tren kenaikan sebesar 8 persen atau sejumlah 18.231 orang perhari.
Adapun saat in, KAI Commuter mengoperasikan 1.081 perjalanan Commuterline Jabodetabek tiap harinya mulai pukul 04.00 &amp;ndash; 24.00 WIB dengan mengoperasikan sebanyak 95 rangkaian per harinya.Persebaran pengguna Commuterline pada hari kerja juga terfokus pada jam-jam sibuk pagi yaitu pukul 05.30 &amp;ndash; 07.30 WIB, dan sore mulai pukul 16.00 &amp;ndash; 18.00 WIB.
Sedangkan operasional perjalanan Commuterline Yogya-Solo, KAI Commuter tetap mengoperasikan 20 perjalanan pada hari kerja dan mengoperasikan 24 perjalanan pada hari libur.
Dengan pertambahan tren volume pengguna, KAI Commuter mengimbau untuk merencanakan perjalanan dengan cermat, gunakan aplikasi KRL Access untuk mendapatkan info jadwal perjalanan, kepadatan di stasiun, serta posisi Commuterline yang akan dinaiki secara real time.
&quot;Untuk kenyamanan, pengguna Commuterline Jabodetabek dengan usia dibawah 6 tahun diimbau untuk melakukan perjalannya diluar jam-jam sibuk pagi dan sore hari,&quot; ucapnya.
Lebih lanjut, Anne menjelaskan bahwa dalam mendukung Pemerintah mewujudkan program cashless society atau masyarakat yang bertransaksi menggunakan uang dalam bentuk non-tunai, KAI Commuter juga telah memberlakukan seluruh stasiun Commuterline di Jabodetabek menjadi Stasiun Uang Elektronik.
&quot;Jadi untuk masyarakat harus menyiapkan Kartu Multi Trip (KMT) atau Kartu Uang Elektronik Bank untuk transaksi pembayaran tiket. Pengguna juga bisa melakukan pembayaran dengan QR Code,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) mencatat ada kenaikan 3% pada pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) Commuterline Jabodetabek setelah diumumkannya kenaikan harga BBM pada 3 September 2022 lalu.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba menjelaskan bahwa hari kerja pada minggu ini hingga Kamis (8/9/2022) sebanyak 2.834.273 orang atau rata-rata sebanyak 708.568 orang perhari.
&quot;Angka rata-rata pengguna harian tersebut naik sebesar 3% jika dibanding dengan rata-rata pengguna pada hari kerja satu minggu sebelumnya (29 Agustus-2 September) yaitu sebanyak 689.310 orang per hari,&quot; ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (9/9/2022).
Anne menjelaskan bahwa volume pengguna tertinggi di hari kerja yaitu pada Senin, (5/9/2022) kemarin yaitu sebanyak 733.733 orang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Tiket Kereta Hanya Rp7.000, Buruan Cek Cara Beli dan Tanggalnya!
KAI Commuter juga mencatat tren kenaikan rata-rata pengguna sebesar 9 persen pada libur akhir minggu lalu, yaitu sejumlah 1.119.188 orang atau rata-rata 559.594 orang perhari.
Sedangkan rata-rata volume pengguna pada akhir minggu kemarin juga mengalami tren kenaikan sebesar 8 persen atau sejumlah 18.231 orang perhari.
Adapun saat in, KAI Commuter mengoperasikan 1.081 perjalanan Commuterline Jabodetabek tiap harinya mulai pukul 04.00 &amp;ndash; 24.00 WIB dengan mengoperasikan sebanyak 95 rangkaian per harinya.Persebaran pengguna Commuterline pada hari kerja juga terfokus pada jam-jam sibuk pagi yaitu pukul 05.30 &amp;ndash; 07.30 WIB, dan sore mulai pukul 16.00 &amp;ndash; 18.00 WIB.
Sedangkan operasional perjalanan Commuterline Yogya-Solo, KAI Commuter tetap mengoperasikan 20 perjalanan pada hari kerja dan mengoperasikan 24 perjalanan pada hari libur.
Dengan pertambahan tren volume pengguna, KAI Commuter mengimbau untuk merencanakan perjalanan dengan cermat, gunakan aplikasi KRL Access untuk mendapatkan info jadwal perjalanan, kepadatan di stasiun, serta posisi Commuterline yang akan dinaiki secara real time.
&quot;Untuk kenyamanan, pengguna Commuterline Jabodetabek dengan usia dibawah 6 tahun diimbau untuk melakukan perjalannya diluar jam-jam sibuk pagi dan sore hari,&quot; ucapnya.
Lebih lanjut, Anne menjelaskan bahwa dalam mendukung Pemerintah mewujudkan program cashless society atau masyarakat yang bertransaksi menggunakan uang dalam bentuk non-tunai, KAI Commuter juga telah memberlakukan seluruh stasiun Commuterline di Jabodetabek menjadi Stasiun Uang Elektronik.
&quot;Jadi untuk masyarakat harus menyiapkan Kartu Multi Trip (KMT) atau Kartu Uang Elektronik Bank untuk transaksi pembayaran tiket. Pengguna juga bisa melakukan pembayaran dengan QR Code,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
