<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Curhat Erick Thohir saat Beli Saham Inter Milan tapi Uangnya Kurang</title><description>Erick Thohir mengungkapkan fakta lain saat dirinya mengakuisisi 70 persen saham klub sepak bola asal Italia, Inter Milan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/11/320/2665172/curhat-erick-thohir-saat-beli-saham-inter-milan-tapi-uangnya-kurang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/11/320/2665172/curhat-erick-thohir-saat-beli-saham-inter-milan-tapi-uangnya-kurang"/><item><title>Curhat Erick Thohir saat Beli Saham Inter Milan tapi Uangnya Kurang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/11/320/2665172/curhat-erick-thohir-saat-beli-saham-inter-milan-tapi-uangnya-kurang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/11/320/2665172/curhat-erick-thohir-saat-beli-saham-inter-milan-tapi-uangnya-kurang</guid><pubDate>Minggu 11 September 2022 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/11/320/2665172/curhat-erick-thohir-saat-beli-saham-inter-milan-tapi-uangnya-kurang-ija76zvZaM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/11/320/2665172/curhat-erick-thohir-saat-beli-saham-inter-milan-tapi-uangnya-kurang-ija76zvZaM.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan fakta lain saat dirinya mengakuisisi 70% saham klub sepak bola asal Italia, Inter Milan. Dia mengaku tidak memiliki dana yang cukup untuk membeli klub si biru hitam tersebut.
Kabar itu disampaikan Erick Thohir saat bertukar pendapat dengan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) beberapa hari lalu.
BACA JUGA:Ini Alasan Erick Thohir Ingin Pembangunan KEK Bali Dipercepat

&quot;Bagaimana transaksinya bisa sampai ke Inter Milan, gak cukup uangnya,&quot; ungkap Erick melalui video pendek yang diunggah di akun instagram-nya, dikutip Minggu (11/9/2022).
Untuk memperoleh uang lebih, Erick pun menggadai sebagian asetnya di Bank Eropa. Naasnya, dana untuk membeli saham Inter Milan pun masih kurang. Meski begitu dia tidak kehabisan akal.
Menteri BUMN ini pun mengajak sebagian rekan-rekan pengusaha yang dia percaya untuk mewujudkan mimpinya membeli klub bola dunia tersebut.
BACA JUGA:Holding BUMN Pertanahan Kantongi Kontrak Rp74 Triliun, Erick Thohir Wanti-Wanti Ini

&quot;Tapi bagaimana kita bisa meyakinkan bank, bank Eropa lho, bank internasional, dengan track record saya, dan sebagian ada aset saya, saya taruh semua, sebagai modal. Kurang, kita ajak-ajak teman dan kerja keras. Tapi apa poinnya? Kita kerja keras semua, itu yang harus kita punya,&quot; katanya.Erick sendiri mengambil alih saham mayoritas Inter Milan pada November 2013. Saat itu, lewat konsorsium bernama International Sports Capital, Erick membeli 70 persen saham Inter yang saat itu dimiliki Massimo Moratti.
Dia kemudian menjual 31,05% persen kepada Suning Group, pemilik saham mayoritas Inter, sejak 26 Oktober 2018.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan fakta lain saat dirinya mengakuisisi 70% saham klub sepak bola asal Italia, Inter Milan. Dia mengaku tidak memiliki dana yang cukup untuk membeli klub si biru hitam tersebut.
Kabar itu disampaikan Erick Thohir saat bertukar pendapat dengan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) beberapa hari lalu.
BACA JUGA:Ini Alasan Erick Thohir Ingin Pembangunan KEK Bali Dipercepat

&quot;Bagaimana transaksinya bisa sampai ke Inter Milan, gak cukup uangnya,&quot; ungkap Erick melalui video pendek yang diunggah di akun instagram-nya, dikutip Minggu (11/9/2022).
Untuk memperoleh uang lebih, Erick pun menggadai sebagian asetnya di Bank Eropa. Naasnya, dana untuk membeli saham Inter Milan pun masih kurang. Meski begitu dia tidak kehabisan akal.
Menteri BUMN ini pun mengajak sebagian rekan-rekan pengusaha yang dia percaya untuk mewujudkan mimpinya membeli klub bola dunia tersebut.
BACA JUGA:Holding BUMN Pertanahan Kantongi Kontrak Rp74 Triliun, Erick Thohir Wanti-Wanti Ini

&quot;Tapi bagaimana kita bisa meyakinkan bank, bank Eropa lho, bank internasional, dengan track record saya, dan sebagian ada aset saya, saya taruh semua, sebagai modal. Kurang, kita ajak-ajak teman dan kerja keras. Tapi apa poinnya? Kita kerja keras semua, itu yang harus kita punya,&quot; katanya.Erick sendiri mengambil alih saham mayoritas Inter Milan pada November 2013. Saat itu, lewat konsorsium bernama International Sports Capital, Erick membeli 70 persen saham Inter yang saat itu dimiliki Massimo Moratti.
Dia kemudian menjual 31,05% persen kepada Suning Group, pemilik saham mayoritas Inter, sejak 26 Oktober 2018.</content:encoded></item></channel></rss>
