<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emiten Buka-bukaan ke Investor, Ini Harapan Bos BEI</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) menyelenggarakan acara Public Expose LIVE.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/12/278/2665602/emiten-buka-bukaan-ke-investor-ini-harapan-bos-bei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/12/278/2665602/emiten-buka-bukaan-ke-investor-ini-harapan-bos-bei"/><item><title>Emiten Buka-bukaan ke Investor, Ini Harapan Bos BEI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/12/278/2665602/emiten-buka-bukaan-ke-investor-ini-harapan-bos-bei</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/12/278/2665602/emiten-buka-bukaan-ke-investor-ini-harapan-bos-bei</guid><pubDate>Senin 12 September 2022 12:12 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/12/278/2665602/emiten-buka-bukaan-ke-investor-ini-harapan-bos-bei-LyVzO3TPDJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Public Expose live diharapkan meningkatkan jumlah investor (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/12/278/2665602/emiten-buka-bukaan-ke-investor-ini-harapan-bos-bei-LyVzO3TPDJ.jpg</image><title>Public Expose live diharapkan meningkatkan jumlah investor (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bursa Efek Indonesia (BEI) menyelenggarakan acara Public Expose LIVE. Acara ini merupakan rangkaian dari peringatan 45 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia.
Direktur Utama BEI Iman Rachman berharap gelaran paparan publik oleh perusahaan anggota bursa secara langsung atau Public Expose (Pubex) Live 2022 yang dihelat sepekan ke depan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal Indonesia.
BACA JUGA:Gelar Public Expose Live 54 Emiten, BEI Ingin Tambah Jumlah Investor Lokal 

&quot;Kami berharap dengan kondisi pandemi yang lebih baik dari sebelumnya dan kemudahan bagi masyarakat luas untuk akses informasi terkini mengenai kinerja perusahaan tercatat, dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap investasi di pasar modal Indonesia. Dengan demikian diharapkan akan meningkatkan likuiditas pasar dan jumlah investor,&quot; ujar Iman saat pembukaan Public Expose Live 2022 di Jakarta, Senin (12/9/2022).
BACA JUGA:BEI: Waran Terstruktur ADRO, BBRI, dan UNVR Segera Terbit

BEI bersama Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) serta didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kembali menyelenggarakan acara Public Expose Live. Acara tersebut merupakan rangkaian dari peringatan 45 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia.
Public Expose Live 2022 diadakan secara virtual selama lima hari, yaitu dari 12 sampai dengan 16 September 2022. Sebanyak 54 perusahaan tercatat berpartisipasi menyampaikan pemaparan kinerja dan rencana kepada publik.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik menyampaikan bahwa Public  Expose Live dapat membuka akses dan hubungan yang lebih luas antara  investor dengan perusahaan tercatat. Selain itu, investor dapat  meningkatkan pemahaman atas perusahaan tercatat di BEI dengan mengikuti  Public Expose Live 2022.
&quot;Melalui acara Public Expose Live, investor dapat berinteraksi dengan  manajemen perusahaan tercatat untuk mendapatkan informasi yang  dibutuhkan dalam menentukan keputusan investasinya,&quot; ujar Jeffrey.
Public Expose Live 2022 merupakan acara pemaparan umum beberapa  perusahaan tercatat di BEI untuk menjelaskan kinerja dan rencana  perusahaan agar informasi tersebut tersebar secara merata.
Tidak hanya itu, acara tersebut merupakan fasilitas yang diberikan  kepada perusahaan tercatat dalam pemenuhan kewajiban paparan publik  tahunan, yaitu sekurang-kurangnya dilaksanakan sebanyak satu kali dalam  setahun.
Sejak 2019, penyelenggaraan Public Expose Live telah mengadopsi  teknologi pertemuan virtual dan real time. Kemudian pada 2020,  penyelenggaraannya dilakukan secara virtual dan berlanjut pada  tahun-tahun berikutnya.
Public Expose Live merupakan jawaban atas tantangan dalam memudahkan  masyarakat mendapatkan informasi langsung dari manajemen perusahaan  tercatat serta salah satu upaya melindungi kepentingan investor ritel  melalui transparansi kinerja perusahaan tercatat.
Penyelenggara optimis bahwa jumlah peserta yang hadir dapat melampaui  capaian penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya. Penyelenggaraan  tahun lalu diikuti oleh 49.769 peserta. Tren jumlah peserta meningkat  jika dibandingkan dengan penyelenggaraan pada 2020 yang dihadiri oleh  41.361 peserta.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bursa Efek Indonesia (BEI) menyelenggarakan acara Public Expose LIVE. Acara ini merupakan rangkaian dari peringatan 45 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia.
Direktur Utama BEI Iman Rachman berharap gelaran paparan publik oleh perusahaan anggota bursa secara langsung atau Public Expose (Pubex) Live 2022 yang dihelat sepekan ke depan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal Indonesia.
BACA JUGA:Gelar Public Expose Live 54 Emiten, BEI Ingin Tambah Jumlah Investor Lokal 

&quot;Kami berharap dengan kondisi pandemi yang lebih baik dari sebelumnya dan kemudahan bagi masyarakat luas untuk akses informasi terkini mengenai kinerja perusahaan tercatat, dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap investasi di pasar modal Indonesia. Dengan demikian diharapkan akan meningkatkan likuiditas pasar dan jumlah investor,&quot; ujar Iman saat pembukaan Public Expose Live 2022 di Jakarta, Senin (12/9/2022).
BACA JUGA:BEI: Waran Terstruktur ADRO, BBRI, dan UNVR Segera Terbit

BEI bersama Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) serta didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kembali menyelenggarakan acara Public Expose Live. Acara tersebut merupakan rangkaian dari peringatan 45 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia.
Public Expose Live 2022 diadakan secara virtual selama lima hari, yaitu dari 12 sampai dengan 16 September 2022. Sebanyak 54 perusahaan tercatat berpartisipasi menyampaikan pemaparan kinerja dan rencana kepada publik.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik menyampaikan bahwa Public  Expose Live dapat membuka akses dan hubungan yang lebih luas antara  investor dengan perusahaan tercatat. Selain itu, investor dapat  meningkatkan pemahaman atas perusahaan tercatat di BEI dengan mengikuti  Public Expose Live 2022.
&quot;Melalui acara Public Expose Live, investor dapat berinteraksi dengan  manajemen perusahaan tercatat untuk mendapatkan informasi yang  dibutuhkan dalam menentukan keputusan investasinya,&quot; ujar Jeffrey.
Public Expose Live 2022 merupakan acara pemaparan umum beberapa  perusahaan tercatat di BEI untuk menjelaskan kinerja dan rencana  perusahaan agar informasi tersebut tersebar secara merata.
Tidak hanya itu, acara tersebut merupakan fasilitas yang diberikan  kepada perusahaan tercatat dalam pemenuhan kewajiban paparan publik  tahunan, yaitu sekurang-kurangnya dilaksanakan sebanyak satu kali dalam  setahun.
Sejak 2019, penyelenggaraan Public Expose Live telah mengadopsi  teknologi pertemuan virtual dan real time. Kemudian pada 2020,  penyelenggaraannya dilakukan secara virtual dan berlanjut pada  tahun-tahun berikutnya.
Public Expose Live merupakan jawaban atas tantangan dalam memudahkan  masyarakat mendapatkan informasi langsung dari manajemen perusahaan  tercatat serta salah satu upaya melindungi kepentingan investor ritel  melalui transparansi kinerja perusahaan tercatat.
Penyelenggara optimis bahwa jumlah peserta yang hadir dapat melampaui  capaian penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya. Penyelenggaraan  tahun lalu diikuti oleh 49.769 peserta. Tren jumlah peserta meningkat  jika dibandingkan dengan penyelenggaraan pada 2020 yang dihadiri oleh  41.361 peserta.</content:encoded></item></channel></rss>
