<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Utang BUMN Indah Karya Jadi Sorotan Erick Thohir dan DPR</title><description>Utang BUMN Indah Karya jadi sorotan Menteri BUMN Erick Thohir dan DPR.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/12/320/2665454/utang-bumn-indah-karya-jadi-sorotan-erick-thohir-dan-dpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/12/320/2665454/utang-bumn-indah-karya-jadi-sorotan-erick-thohir-dan-dpr"/><item><title>Utang BUMN Indah Karya Jadi Sorotan Erick Thohir dan DPR</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/12/320/2665454/utang-bumn-indah-karya-jadi-sorotan-erick-thohir-dan-dpr</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/12/320/2665454/utang-bumn-indah-karya-jadi-sorotan-erick-thohir-dan-dpr</guid><pubDate>Senin 12 September 2022 09:02 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/12/320/2665454/utang-bumn-indah-karya-jadi-sorotan-erick-thohir-dan-dpr-aOh9A1W3X2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir soroti utang BUMN Indah Karya (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/12/320/2665454/utang-bumn-indah-karya-jadi-sorotan-erick-thohir-dan-dpr-aOh9A1W3X2.jpg</image><title>Erick Thohir soroti utang BUMN Indah Karya (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Utang BUMN Indah Karya jadi sorotan Menteri BUMN Erick Thohir dan DPR. Bondowoso Indah Plywood (BIP), Divisi Industri PT Indah Karya (Persero) hingga kini belum melunasi piutang sejumlah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Masalah utang ini pun dibahas dalam rapat kerja (raker) antara Menteri BUMN Erick Thohir dan Komisi VI DPR RI. Sayangnya belum diketahui nominal utang yang melilit perusahaan pelat merah tersebut.
BACA JUGA:Utang BUMN Tembus Rp1.580 Triliun, Begini Kata Erick Thohir

Menteri BUMN Erick Thohir mencatat ada permasalahan keuangan di internal Indah Karya. Perseroan pun akan ditangani oleh PT Perusahaan Pengelolaan Aset (Persero) atau PPA dan Danareksa
Dia pun mengusulkan agar Komisi VI DPR RI melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan PPA dan Danareksa untuk membahas secara detail kasus BUMN di bidang konsultan desain, teknik, ESIC dan manajemen tersebut.
BACA JUGA:Utang BUMN Disarankan Maksimal 45%, Erick Thohir: Kalau Produktif Gak Masalah

&quot;Untuk Indah Karya nanti masalah ini kalau berkenaan kita bikin FGD dengan PPA dan Danareksa karena di dalam PPA dan Danareksa itu sekarang kan sudah punya aset Rp 43 triliun, dan bukunya sendiri sudah mulai profitable, kurang lebih Rp 700 miliar,&quot; ungkap Erick, dikutip Senin (12/9/2022).
Danareksa dan PPA sebagai perpanjang tangan Kementerian BUMN, lanjut Erick, akan melakukan penyehatan keuangan perseroan negara secara harian. Dari laporan PPA Erick Thohir mengetahui persoalan yang dihadapi Indah Karya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNS80LzE1MjM5MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Hanya saja dia menyarankan agar Komisi VI kembali melakukan rapat  dengan pendapat agar titik persoalan Indah Karya disampaikan langsung  oleh manajemen PPA dan Danareksa.
&quot;Danareksa sebagai perpanjangan tangan kita yang menyehatkan BUMN  secara harian, jadi bukan di Kementerian, tetap di proses di korporasi,  bagus juga kalau diundang karena detail mengenai indah, mengenai  macem-macem, itu progres dari PPA Danareksa, mereka bisa jabarkan secara  detail, saya sudah pernah liat, tapi saya lupa detailnya,&quot; ungkap  Erick.
Sebelumnya, Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan  Bangsa (PKB), Nasim Khan menyarankan agar Erick Thohir segera  menyelesaikan utang BIP. Dia menilai perkara ini membuat cash flow UMKM  menjadi tertekan.
&quot;Pak Menteri, Saya mengingatkan ini (utang) . saya membawa aspirasi  dari Dapil saya (Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi/Jatim III) yaitu  tentang Indah Karya yang sampai sekarang belum ditindaklanjuti,&quot; tutur  Nasim.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Utang BUMN Indah Karya jadi sorotan Menteri BUMN Erick Thohir dan DPR. Bondowoso Indah Plywood (BIP), Divisi Industri PT Indah Karya (Persero) hingga kini belum melunasi piutang sejumlah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Masalah utang ini pun dibahas dalam rapat kerja (raker) antara Menteri BUMN Erick Thohir dan Komisi VI DPR RI. Sayangnya belum diketahui nominal utang yang melilit perusahaan pelat merah tersebut.
BACA JUGA:Utang BUMN Tembus Rp1.580 Triliun, Begini Kata Erick Thohir

Menteri BUMN Erick Thohir mencatat ada permasalahan keuangan di internal Indah Karya. Perseroan pun akan ditangani oleh PT Perusahaan Pengelolaan Aset (Persero) atau PPA dan Danareksa
Dia pun mengusulkan agar Komisi VI DPR RI melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan PPA dan Danareksa untuk membahas secara detail kasus BUMN di bidang konsultan desain, teknik, ESIC dan manajemen tersebut.
BACA JUGA:Utang BUMN Disarankan Maksimal 45%, Erick Thohir: Kalau Produktif Gak Masalah

&quot;Untuk Indah Karya nanti masalah ini kalau berkenaan kita bikin FGD dengan PPA dan Danareksa karena di dalam PPA dan Danareksa itu sekarang kan sudah punya aset Rp 43 triliun, dan bukunya sendiri sudah mulai profitable, kurang lebih Rp 700 miliar,&quot; ungkap Erick, dikutip Senin (12/9/2022).
Danareksa dan PPA sebagai perpanjang tangan Kementerian BUMN, lanjut Erick, akan melakukan penyehatan keuangan perseroan negara secara harian. Dari laporan PPA Erick Thohir mengetahui persoalan yang dihadapi Indah Karya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNS80LzE1MjM5MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Hanya saja dia menyarankan agar Komisi VI kembali melakukan rapat  dengan pendapat agar titik persoalan Indah Karya disampaikan langsung  oleh manajemen PPA dan Danareksa.
&quot;Danareksa sebagai perpanjangan tangan kita yang menyehatkan BUMN  secara harian, jadi bukan di Kementerian, tetap di proses di korporasi,  bagus juga kalau diundang karena detail mengenai indah, mengenai  macem-macem, itu progres dari PPA Danareksa, mereka bisa jabarkan secara  detail, saya sudah pernah liat, tapi saya lupa detailnya,&quot; ungkap  Erick.
Sebelumnya, Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan  Bangsa (PKB), Nasim Khan menyarankan agar Erick Thohir segera  menyelesaikan utang BIP. Dia menilai perkara ini membuat cash flow UMKM  menjadi tertekan.
&quot;Pak Menteri, Saya mengingatkan ini (utang) . saya membawa aspirasi  dari Dapil saya (Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi/Jatim III) yaitu  tentang Indah Karya yang sampai sekarang belum ditindaklanjuti,&quot; tutur  Nasim.</content:encoded></item></channel></rss>
