<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Intip Harta Kekayaan Raja Charles III</title><description>Intip harta kekayaan Raja Charles III. Charles Philip Arthur George  resmi diangkat menjadi raja oleh Dewan Aksesi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/12/320/2665471/intip-harta-kekayaan-raja-charles-iii</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/12/320/2665471/intip-harta-kekayaan-raja-charles-iii"/><item><title>Intip Harta Kekayaan Raja Charles III</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/12/320/2665471/intip-harta-kekayaan-raja-charles-iii</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/12/320/2665471/intip-harta-kekayaan-raja-charles-iii</guid><pubDate>Senin 12 September 2022 09:32 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/12/320/2665471/intip-harta-kekayaan-raja-charles-iii-j5FIuAZzs9.png" expression="full" type="image/jpeg">Harta kekayaan Raja Charles III (Foto: tangkapan layar BBC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/12/320/2665471/intip-harta-kekayaan-raja-charles-iii-j5FIuAZzs9.png</image><title>Harta kekayaan Raja Charles III (Foto: tangkapan layar BBC)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Intip harta kekayaan Raja Charles III. Charles Philip Arthur George resmi diangkat menjadi raja oleh Dewan Aksesi di Istana St James, London, Inggris. Anak tertua Ratu Elizabeth II ini menjadi raja tertua Inggris setelah naik takhta menggantikan mendiang ibunya yang meninggal pada 9 September 2022.
Pada usia 73 tahun, Raja Charles III adalah orang tertua yang mengambil takhta kerajaan Britania Raya. Raja Charles III tidak hanya mewariskan takhta saja, dia juga mewarisi portofolio aset yang sangat besar mulai dari real estate hingga perhiasan.
BACA JUGA:3 Fakta William Diangkat Jadi Pangeran Wales, Gantikan Tugas Raja Charles III

Melansir Times Now News, Senin (12/9/2022), Ratu Elizabeth II memiliki real estate utama di pusat London, sepeti Istana Buckingham hingga sejumlah lahan pertanian di Skotlandia. Brand Finance pada 2017 lalu memperkirakan Kekayaan monarki Inggris mencapai USD78 miliar atau setara Rp1.156,8 triliun.
Kepemilikan terbesar Ratu dikelola oleh Crown Estate yang dimiliki oleh raja berkuasa, siapu pun yang memegang takhta, dan sekarang akan diteruskan ke Raja Charles III. Portofolio properti Crown Estate, yang terdiri dari petak besar di pusat kota London, seperti Regent Street dan St James, serta taman ritel dan pedesaan di luar London bernilai USD15,6 miliar, menurut Financial Times.
BACA JUGA:Tak Pakai Bensin, Mobil Raja Charles III Diisi Keju dan Wine

Portofolio ini juga meliputi dasar laut hingga 12 mil dari pantai Inggris. Pendapatan dari tanah-tanah ini diarahkan ke Perbendaharaan, yang memberikan pembayaran tahunan tetap kepada raja dalam hibah berdaulat. Pada 2016, hibah meningkat dari 15% menjadi 25%, yang pada saat itu mencapai 396 juta poundsteriling.
Kekayaan bersih pribadi Ratu Elizabeth diperkirakan Forbes mencapai USD500 juta atau setara Rp7,4 triliun. Kekayaan ini terkait dengan seni, perhiasan, investasi, dan kastil seperti Kastil Balmoral di Skotlandia dan Sandringham House di Inggris.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8xMS8xLzE1MzA5Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Secara kolektif, aset tersebut bernilai USD500 juta. Sebagian besar  kekayaan pribadi ini akan ditransfer ke Raja Charles III. Sementara  kekayaan bersih Charles diperkirakan senilai USD400 juta atau Rp5,9  triliun.
Namun dia juga mewarisi Kadipaten Lancaster yang merupakan sumber  pendapatan utama bagi raja. Kadipaten Lancaster merupakan tanah milik  pribadi seluas 18.248 hektare (ha) yang telah menjadi milik raja yang  memerintah sejak 1399. Nilai bersih properti diperkirakan 653 juta  poundsterling.
Raja menerima pendapatan dari Kadipaten tersebut tetapi tidak berhak  atas keuntungan modalnya dan setiap penjualan aset dikontrol secara  ketat dan seimbang dengan kebutuhan untuk menyediakan pendapatan bagi  penguasa masa depan. Pada Maret 2022, surplusnya mencapai 24 juta  poundsterling.
Sedangkan pengelolaan Dutchy of Cornwall, sebuah perkebunan pribadi  yang diperkirakan bernilai 1,05 miliar poundsterling, yang sebelumnya  dipegang oleh Charles III akan diteruskan kepada Pangeran William  sebagai ahli waris. Di antara hak-hak istimewa lain yang diberikan  kepada raja, Raja Charles III dibebaskan dari pajak tanah, pajak warisan  sekitar 40%, menurut hukum Inggris. Klausul itu dibuat untuk  menghindari hilangnya properti pribadi Keluarga Kerajaan jika dua raja  meninggal secara berurutan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Intip harta kekayaan Raja Charles III. Charles Philip Arthur George resmi diangkat menjadi raja oleh Dewan Aksesi di Istana St James, London, Inggris. Anak tertua Ratu Elizabeth II ini menjadi raja tertua Inggris setelah naik takhta menggantikan mendiang ibunya yang meninggal pada 9 September 2022.
Pada usia 73 tahun, Raja Charles III adalah orang tertua yang mengambil takhta kerajaan Britania Raya. Raja Charles III tidak hanya mewariskan takhta saja, dia juga mewarisi portofolio aset yang sangat besar mulai dari real estate hingga perhiasan.
BACA JUGA:3 Fakta William Diangkat Jadi Pangeran Wales, Gantikan Tugas Raja Charles III

Melansir Times Now News, Senin (12/9/2022), Ratu Elizabeth II memiliki real estate utama di pusat London, sepeti Istana Buckingham hingga sejumlah lahan pertanian di Skotlandia. Brand Finance pada 2017 lalu memperkirakan Kekayaan monarki Inggris mencapai USD78 miliar atau setara Rp1.156,8 triliun.
Kepemilikan terbesar Ratu dikelola oleh Crown Estate yang dimiliki oleh raja berkuasa, siapu pun yang memegang takhta, dan sekarang akan diteruskan ke Raja Charles III. Portofolio properti Crown Estate, yang terdiri dari petak besar di pusat kota London, seperti Regent Street dan St James, serta taman ritel dan pedesaan di luar London bernilai USD15,6 miliar, menurut Financial Times.
BACA JUGA:Tak Pakai Bensin, Mobil Raja Charles III Diisi Keju dan Wine

Portofolio ini juga meliputi dasar laut hingga 12 mil dari pantai Inggris. Pendapatan dari tanah-tanah ini diarahkan ke Perbendaharaan, yang memberikan pembayaran tahunan tetap kepada raja dalam hibah berdaulat. Pada 2016, hibah meningkat dari 15% menjadi 25%, yang pada saat itu mencapai 396 juta poundsteriling.
Kekayaan bersih pribadi Ratu Elizabeth diperkirakan Forbes mencapai USD500 juta atau setara Rp7,4 triliun. Kekayaan ini terkait dengan seni, perhiasan, investasi, dan kastil seperti Kastil Balmoral di Skotlandia dan Sandringham House di Inggris.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8xMS8xLzE1MzA5Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Secara kolektif, aset tersebut bernilai USD500 juta. Sebagian besar  kekayaan pribadi ini akan ditransfer ke Raja Charles III. Sementara  kekayaan bersih Charles diperkirakan senilai USD400 juta atau Rp5,9  triliun.
Namun dia juga mewarisi Kadipaten Lancaster yang merupakan sumber  pendapatan utama bagi raja. Kadipaten Lancaster merupakan tanah milik  pribadi seluas 18.248 hektare (ha) yang telah menjadi milik raja yang  memerintah sejak 1399. Nilai bersih properti diperkirakan 653 juta  poundsterling.
Raja menerima pendapatan dari Kadipaten tersebut tetapi tidak berhak  atas keuntungan modalnya dan setiap penjualan aset dikontrol secara  ketat dan seimbang dengan kebutuhan untuk menyediakan pendapatan bagi  penguasa masa depan. Pada Maret 2022, surplusnya mencapai 24 juta  poundsterling.
Sedangkan pengelolaan Dutchy of Cornwall, sebuah perkebunan pribadi  yang diperkirakan bernilai 1,05 miliar poundsterling, yang sebelumnya  dipegang oleh Charles III akan diteruskan kepada Pangeran William  sebagai ahli waris. Di antara hak-hak istimewa lain yang diberikan  kepada raja, Raja Charles III dibebaskan dari pajak tanah, pajak warisan  sekitar 40%, menurut hukum Inggris. Klausul itu dibuat untuk  menghindari hilangnya properti pribadi Keluarga Kerajaan jika dua raja  meninggal secara berurutan.</content:encoded></item></channel></rss>
