<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Akui Data Pribadinya Pernah Diretas Hacker</title><description>Erick Thohir mengakui pernah menjadi sasaran 'tembak' hacker. Di mana, data berupa agama, nama orang tua.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/12/320/2665787/erick-thohir-akui-data-pribadinya-pernah-diretas-hacker</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/12/320/2665787/erick-thohir-akui-data-pribadinya-pernah-diretas-hacker"/><item><title>Erick Thohir Akui Data Pribadinya Pernah Diretas Hacker</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/12/320/2665787/erick-thohir-akui-data-pribadinya-pernah-diretas-hacker</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/12/320/2665787/erick-thohir-akui-data-pribadinya-pernah-diretas-hacker</guid><pubDate>Senin 12 September 2022 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/12/320/2665787/erick-thohir-akui-data-pribadinya-pernah-diretas-hacker-KCbN7h6x9i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone/BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/12/320/2665787/erick-thohir-akui-data-pribadinya-pernah-diretas-hacker-KCbN7h6x9i.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone/BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengakui pernah menjadi sasaran 'tembak' hacker. Di mana, data berupa agama, nama orang tua, hingga pendidikannya diretas.
Dia tidak mempermasalahkan hal tersebut. Sebagai pejabat tinggi negara, kata Erick, data pribadi memang perlu diketahui masyarakat luas.
BACA JUGA:Heboh Pencurian Data, Erick Thohir Ajak Peretas Lokal Kerja Sama Bangun Bangsa

Meski begitu, pencurian data pribadi milik masyarakat menjadi perkara serius yang harus ditangani pemerintah. Erick memastikan pemerintah berupaya melakukan perbaikan sistem untuk mengatasi hal tersebut.
&quot;Karena data-data itu banyak yang tidak layak untuk dipublikasikan, ini bukan yang data saya,&quot; ucap Erick, Senin (12/9/2022).
Erick menilai menjaga kedaulatan digital bukan saja hanya dilakukan pemerintah, namun memerlukan dukungan banyak pihak. Baik ahli digital hingga para peretas Indonesia. Dia yakin Indonesia mampu membangun kedaulatan digital dengan cara bergotong royong.
BACA JUGA:Erick Thohir Minta Data BLT BBM dan Bansos Diperbaiki

Untuk itu, Erick pun mengajak para peretas dalam negeri untuk ikut berjuang bersama pemerintah dalam melindungi data pribadi masyarakat.&quot;Para para peretas pun yang merasa kurang diapresiasi, mulai juga bicara dengan pemerintah supaya jangan saling menjatuhkan, lebih baik kita membangun bangsa kita. Tidak ada salahnya sekarang pemerintah bersama ahli digital dan para peretas justru melindungi negara kita terhadap serangan peretas dari negara lain,&quot; tutur dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengakui pernah menjadi sasaran 'tembak' hacker. Di mana, data berupa agama, nama orang tua, hingga pendidikannya diretas.
Dia tidak mempermasalahkan hal tersebut. Sebagai pejabat tinggi negara, kata Erick, data pribadi memang perlu diketahui masyarakat luas.
BACA JUGA:Heboh Pencurian Data, Erick Thohir Ajak Peretas Lokal Kerja Sama Bangun Bangsa

Meski begitu, pencurian data pribadi milik masyarakat menjadi perkara serius yang harus ditangani pemerintah. Erick memastikan pemerintah berupaya melakukan perbaikan sistem untuk mengatasi hal tersebut.
&quot;Karena data-data itu banyak yang tidak layak untuk dipublikasikan, ini bukan yang data saya,&quot; ucap Erick, Senin (12/9/2022).
Erick menilai menjaga kedaulatan digital bukan saja hanya dilakukan pemerintah, namun memerlukan dukungan banyak pihak. Baik ahli digital hingga para peretas Indonesia. Dia yakin Indonesia mampu membangun kedaulatan digital dengan cara bergotong royong.
BACA JUGA:Erick Thohir Minta Data BLT BBM dan Bansos Diperbaiki

Untuk itu, Erick pun mengajak para peretas dalam negeri untuk ikut berjuang bersama pemerintah dalam melindungi data pribadi masyarakat.&quot;Para para peretas pun yang merasa kurang diapresiasi, mulai juga bicara dengan pemerintah supaya jangan saling menjatuhkan, lebih baik kita membangun bangsa kita. Tidak ada salahnya sekarang pemerintah bersama ahli digital dan para peretas justru melindungi negara kita terhadap serangan peretas dari negara lain,&quot; tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
