<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gejolak Inflasi, Sri Mulyani Serahkan Kebijakan Suku Bunga ke Bos BI</title><description>Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa tekanan dari krisis pangan dan energi saat ini sudah sangat parah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/12/320/2665982/gejolak-inflasi-sri-mulyani-serahkan-kebijakan-suku-bunga-ke-bos-bi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/12/320/2665982/gejolak-inflasi-sri-mulyani-serahkan-kebijakan-suku-bunga-ke-bos-bi"/><item><title>Gejolak Inflasi, Sri Mulyani Serahkan Kebijakan Suku Bunga ke Bos BI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/12/320/2665982/gejolak-inflasi-sri-mulyani-serahkan-kebijakan-suku-bunga-ke-bos-bi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/12/320/2665982/gejolak-inflasi-sri-mulyani-serahkan-kebijakan-suku-bunga-ke-bos-bi</guid><pubDate>Senin 12 September 2022 18:04 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/12/320/2665982/gejolak-inflasi-sri-mulyani-serahkan-kebijakan-suku-bunga-ke-bos-bi-SBcpBvAC2S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/12/320/2665982/gejolak-inflasi-sri-mulyani-serahkan-kebijakan-suku-bunga-ke-bos-bi-SBcpBvAC2S.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa tekanan dari krisis pangan dan energi saat ini sudah sangat parah, ditambah dengan adanya inflasi yang melonjak di berbagai negara.
Namun, perihal arah kebijakan suku bunga, dirinya menyerahkan keputusan arah suku bunga acuan bulan ini secara sepenuhnya kepada otoritas moneter.
BACA JUGA:Harga BBM Naik, Sri Mulyani: Cukup untuk Kompensasi Pergerakan Minyak Dunia

&quot;Ini adalah keputusan bank sentral. Biarlah otoritas moneter yang memutuskan arah kebijakan moneter pada bulan ini secara independen. Terserah Pak Perry,&quot; ujar Sri dalam Recovery and Resilience: Spotlight on Asean Business yang digelar oleh Bloomberg dan Standard Chartered secara virtual pada Senin (12/9/2022).
Dia menyebutkan, hal yang paling mungkin mempengaruhi arah kebijakan suku bunga pada bulan ini memang tingkat inflasi.
&quot;BI akan mempertimbangkan kondisi anatomi inflasi untuk meningkatkan suku bunga. Kalau inflasi ini, andaikata meningkat, belum tentu BI akan merespon dengan peningkatan suku bunga acuan,&quot; ungkap Sri.
BACA JUGA:Sri Mulyani Blakblakan Dampak Besar Krisis Pangan dan Energi pada Indonesia

Maka dari itu, Sri mengatakan bahwa pihak BI akan tetap memantau inflasi inti.&quot;Jadi, BI akan melihat dengan detail apa yang menyebabkan inflasi tersebut, apakah inflasi dari sisi permintaan? Apakah inflasi ini akan mempengaruhi ekspektasi inflasi dari sisi permanen? Itu yang pasti dilihat,&amp;rdquo; ungkap Sri.
Apabila BI kemudian mengeluarkan kebijakan suku bunga untuk menjangkar inflasi, pemerintah di saat yang sama juga akan berusaha menahan inflasi dari sisi suplai.
&quot;Intinya, jangan sampai inflasi ini bergerak tinggi dan segala kebijakan yang dikeluarkan oleh otoritas malah menghambat progres pemulihan ekonomi yang terjadi,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa tekanan dari krisis pangan dan energi saat ini sudah sangat parah, ditambah dengan adanya inflasi yang melonjak di berbagai negara.
Namun, perihal arah kebijakan suku bunga, dirinya menyerahkan keputusan arah suku bunga acuan bulan ini secara sepenuhnya kepada otoritas moneter.
BACA JUGA:Harga BBM Naik, Sri Mulyani: Cukup untuk Kompensasi Pergerakan Minyak Dunia

&quot;Ini adalah keputusan bank sentral. Biarlah otoritas moneter yang memutuskan arah kebijakan moneter pada bulan ini secara independen. Terserah Pak Perry,&quot; ujar Sri dalam Recovery and Resilience: Spotlight on Asean Business yang digelar oleh Bloomberg dan Standard Chartered secara virtual pada Senin (12/9/2022).
Dia menyebutkan, hal yang paling mungkin mempengaruhi arah kebijakan suku bunga pada bulan ini memang tingkat inflasi.
&quot;BI akan mempertimbangkan kondisi anatomi inflasi untuk meningkatkan suku bunga. Kalau inflasi ini, andaikata meningkat, belum tentu BI akan merespon dengan peningkatan suku bunga acuan,&quot; ungkap Sri.
BACA JUGA:Sri Mulyani Blakblakan Dampak Besar Krisis Pangan dan Energi pada Indonesia

Maka dari itu, Sri mengatakan bahwa pihak BI akan tetap memantau inflasi inti.&quot;Jadi, BI akan melihat dengan detail apa yang menyebabkan inflasi tersebut, apakah inflasi dari sisi permintaan? Apakah inflasi ini akan mempengaruhi ekspektasi inflasi dari sisi permanen? Itu yang pasti dilihat,&amp;rdquo; ungkap Sri.
Apabila BI kemudian mengeluarkan kebijakan suku bunga untuk menjangkar inflasi, pemerintah di saat yang sama juga akan berusaha menahan inflasi dari sisi suplai.
&quot;Intinya, jangan sampai inflasi ini bergerak tinggi dan segala kebijakan yang dikeluarkan oleh otoritas malah menghambat progres pemulihan ekonomi yang terjadi,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
