<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rights Issue, Adhi Karya Incar Dana Publik Rp1,89 Triliun</title><description>PT Adhi Karya Tbk mengincar dana publik Rp1,89 triliun melalui  penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (right  issue)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/13/278/2666718/rights-issue-adhi-karya-incar-dana-publik-rp1-89-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/13/278/2666718/rights-issue-adhi-karya-incar-dana-publik-rp1-89-triliun"/><item><title>Rights Issue, Adhi Karya Incar Dana Publik Rp1,89 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/13/278/2666718/rights-issue-adhi-karya-incar-dana-publik-rp1-89-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/13/278/2666718/rights-issue-adhi-karya-incar-dana-publik-rp1-89-triliun</guid><pubDate>Selasa 13 September 2022 17:30 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/13/278/2666718/rights-issue-adhi-karya-incar-dana-publik-rp1-89-triliun-pgvg7JlPXe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Adhi Karya bakal rights issue (Foto: Shutterstock) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/13/278/2666718/rights-issue-adhi-karya-incar-dana-publik-rp1-89-triliun-pgvg7JlPXe.jpg</image><title>Adhi Karya bakal rights issue (Foto: Shutterstock) </title></images><description>JAKARTA - PT Adhi Karya Tbk mengincar dana publik Rp1,89 triliun melalui penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (right issue). Dana tersebut digunakan untuk sejumlah proyek strategis yang ditangani perusahaan.
Right issue  Adhi Karya akan dilakukan pada Oktober 2022 mendatangkan. Saat ini emiten konstruksi pelat merah itu menyelesaikan proses registrasi tahap kedua di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang rencananya rampung pada pekan depan.
BACA JUGA:Rampungkan 6 Proyek, Adhi Karya Siap Pakai Dana Rights Issue Rp3,87 Triliun

Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson pun merinci proyek yang diselesaikan dengan menggunakan dana rights issue publik di antaranya, fasilitas pengelolaan limbah terpadu (FPLT) Kawasan Industri Medan senilai Rp495 miliar, Jalan Tol JORR Elevated ruas Cikunir - Ulujami Rp662 miliar, hingga preservasi jalan lintas timur Sumatera Selatan Rp177 miliar.
&quot;Dana rights issue yang kita gunakan lainnya pertama fasilitas pengelolaan limbah terpadu Kawasan Medan. Ini adanya pengelolaannya ada di Kawasan Industri Medan, nilainya RpRp495 miliar. Kemudian Tol JORR Elevated di Ulujami, tadi kami sampaikan untuk mengantisipasi JORR 1 di Jakarta ini pasti ada kepadatan, sekalipun dibuat sedotan ke JORR 2, karena ini lebih jauh muternya. Karena itu di Tol itu kita buat Elevated mulai di Cikunir sampai Ulujami,&quot; katanya, Selasa (13/9/2022).
BACA JUGA:Adhi Karya (ADHI) Berhasil Kantongi Kontrak Baru Rp15,9 Triliun

Dalam aksi korporasi tersebut, Adhi Karya juga memperoleh Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp1,98 triliun.
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Rionald Silaban menyebut pemerintahan ikut berpartisipasi dalam right issue Adhi Karya dengan memberikan PMN Rp1,9 triliun. Dengan begitu, komposisi kepemilikan atas saham BUMN konstruksi ini masih didominasi pemerintah yakni 51%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNS80LzE1MjM5MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Untuk PMN, right issue-nya yang akan di subscribe oleh pemerintah  adalah sebesar Rp1,9 triliun. Dan diharapkan pelaksanaanya dapat  dilakukan pada bulan Oktober 2022,&quot; kata Rionald saat rapat dengar  pendapat dengan Komisi XI DPR RI.
Adapun dana rights issue melalui PMN ini akan dialokasikan untuk  penyelesaian sejumlah proyek strategis yang ditangani Adhi Karya. Proyek  yang dimaksud berupa proyek Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo, Tol  Yogyakarta-Bawen dan SPAM Karian-Serpong.
&quot;Adapun rincian penggunaan dana PMN adalah untuk Jalan Tol  Solo-Jogja- YIA Kulonprogo, Jalan Tol Jogja-Bawen, serta SPAM  Karian-Serpong,&quot; tutur dia.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Adhi Karya Tbk mengincar dana publik Rp1,89 triliun melalui penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (right issue). Dana tersebut digunakan untuk sejumlah proyek strategis yang ditangani perusahaan.
Right issue  Adhi Karya akan dilakukan pada Oktober 2022 mendatangkan. Saat ini emiten konstruksi pelat merah itu menyelesaikan proses registrasi tahap kedua di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang rencananya rampung pada pekan depan.
BACA JUGA:Rampungkan 6 Proyek, Adhi Karya Siap Pakai Dana Rights Issue Rp3,87 Triliun

Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson pun merinci proyek yang diselesaikan dengan menggunakan dana rights issue publik di antaranya, fasilitas pengelolaan limbah terpadu (FPLT) Kawasan Industri Medan senilai Rp495 miliar, Jalan Tol JORR Elevated ruas Cikunir - Ulujami Rp662 miliar, hingga preservasi jalan lintas timur Sumatera Selatan Rp177 miliar.
&quot;Dana rights issue yang kita gunakan lainnya pertama fasilitas pengelolaan limbah terpadu Kawasan Medan. Ini adanya pengelolaannya ada di Kawasan Industri Medan, nilainya RpRp495 miliar. Kemudian Tol JORR Elevated di Ulujami, tadi kami sampaikan untuk mengantisipasi JORR 1 di Jakarta ini pasti ada kepadatan, sekalipun dibuat sedotan ke JORR 2, karena ini lebih jauh muternya. Karena itu di Tol itu kita buat Elevated mulai di Cikunir sampai Ulujami,&quot; katanya, Selasa (13/9/2022).
BACA JUGA:Adhi Karya (ADHI) Berhasil Kantongi Kontrak Baru Rp15,9 Triliun

Dalam aksi korporasi tersebut, Adhi Karya juga memperoleh Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp1,98 triliun.
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Rionald Silaban menyebut pemerintahan ikut berpartisipasi dalam right issue Adhi Karya dengan memberikan PMN Rp1,9 triliun. Dengan begitu, komposisi kepemilikan atas saham BUMN konstruksi ini masih didominasi pemerintah yakni 51%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNS80LzE1MjM5MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Untuk PMN, right issue-nya yang akan di subscribe oleh pemerintah  adalah sebesar Rp1,9 triliun. Dan diharapkan pelaksanaanya dapat  dilakukan pada bulan Oktober 2022,&quot; kata Rionald saat rapat dengar  pendapat dengan Komisi XI DPR RI.
Adapun dana rights issue melalui PMN ini akan dialokasikan untuk  penyelesaian sejumlah proyek strategis yang ditangani Adhi Karya. Proyek  yang dimaksud berupa proyek Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo, Tol  Yogyakarta-Bawen dan SPAM Karian-Serpong.
&quot;Adapun rincian penggunaan dana PMN adalah untuk Jalan Tol  Solo-Jogja- YIA Kulonprogo, Jalan Tol Jogja-Bawen, serta SPAM  Karian-Serpong,&quot; tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
