<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waskita Karya (WSKT) Dapat Kontrak Rp262 Miliar Garap Kawasan Pertambangan</title><description>PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) meraih kontrak senilai Rp262 milliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/13/278/2666732/waskita-karya-wskt-dapat-kontrak-rp262-miliar-garap-kawasan-pertambangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/13/278/2666732/waskita-karya-wskt-dapat-kontrak-rp262-miliar-garap-kawasan-pertambangan"/><item><title>Waskita Karya (WSKT) Dapat Kontrak Rp262 Miliar Garap Kawasan Pertambangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/13/278/2666732/waskita-karya-wskt-dapat-kontrak-rp262-miliar-garap-kawasan-pertambangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/13/278/2666732/waskita-karya-wskt-dapat-kontrak-rp262-miliar-garap-kawasan-pertambangan</guid><pubDate>Selasa 13 September 2022 17:40 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/13/278/2666732/waskita-karya-wskt-dapat-kontrak-rp262-miliar-garap-kawasan-pertambangan-lfyUPIZR5V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waskita Karya dapat kontrak baru (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/13/278/2666732/waskita-karya-wskt-dapat-kontrak-rp262-miliar-garap-kawasan-pertambangan-lfyUPIZR5V.jpg</image><title>Waskita Karya dapat kontrak baru (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) meraih kontrak senilai Rp262 milliar. Kontrak tersebut berasal dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara untuk membangun kawasan pertambangan yang berlokasi di Batu Hijau, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
SVP Corporate Secretary Waskita Novianto Ari Nugroho mengatakan, walau proyek tambang ini adalah hal yang baru bagi Perseroan namun dengan keseriusan serta kesungguhan team, Waskita optimis dapat menyelesaikan pekerjaan ini dengan baik.
BACA JUGA:Waskita Karya Rights Issue dan Dapat PMN, Dirut: Tunggu Aturan Pemerintah

&quot;Diharapkan semoga proyek pekerjaan ini bisa selesai dengan tepat waktu walaupun pekerjaan pembangunan kawasan tambang perdana bagi Waskita,&amp;rdquo; kata Novianto, Selasa (13/9/2022).
Perusahaan pelat merah itu akan mengambil peran dalam pembangunan kawasan pertambangan (mining) seperti pondasi, concrete, dan civil works lainnya, karena proyek ini akan menjadi proyek pionir Waskita di wilayah tambang.
BACA JUGA:Rights Issue, Waskita Karya Target Serap Dana Publik Rp980 Miliar

Melalui kerja sama ini, diharapkan proyek ini dapat menambah portofolio Waskita serta dipercaya pada pekerjaan di wilayah pertambangan lainnya,&amp;rdquo; tutur Novianto.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dalam kontrak perjanjian pekerjaan pembangunan kawasan tambang ini  dibutuhkan waktu pelaksanaan selama 23 bulan dan ditargetkan selesai  pada pertengahan tahun 2024 dan untuk ruang lingkup pekerjaan Waskita  meliputi Preparation Work, Earth Work, Concrete Work.
Sekedar informasi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) adalah  perusahaan pertambangan yang mengoperasikan 25.000ha tambang tembaga dan  emas yang terletak di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara, Indonesia.
Batu Hijau merupakan lokasi tambang yang dikelola PT AMNT, memiliki  fasilitas pengolahan dengan kapasitas 120.000 TPD, fasilitas  penggilingan, fasilitas pipa perakitan untuk pengelolaan tailing,  pergudangan, 158 MW powerplant batubara, pelabuhan dengan terminal feri,  layanan udara, dan situs kota untuk perumahan dan sekolah.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) meraih kontrak senilai Rp262 milliar. Kontrak tersebut berasal dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara untuk membangun kawasan pertambangan yang berlokasi di Batu Hijau, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
SVP Corporate Secretary Waskita Novianto Ari Nugroho mengatakan, walau proyek tambang ini adalah hal yang baru bagi Perseroan namun dengan keseriusan serta kesungguhan team, Waskita optimis dapat menyelesaikan pekerjaan ini dengan baik.
BACA JUGA:Waskita Karya Rights Issue dan Dapat PMN, Dirut: Tunggu Aturan Pemerintah

&quot;Diharapkan semoga proyek pekerjaan ini bisa selesai dengan tepat waktu walaupun pekerjaan pembangunan kawasan tambang perdana bagi Waskita,&amp;rdquo; kata Novianto, Selasa (13/9/2022).
Perusahaan pelat merah itu akan mengambil peran dalam pembangunan kawasan pertambangan (mining) seperti pondasi, concrete, dan civil works lainnya, karena proyek ini akan menjadi proyek pionir Waskita di wilayah tambang.
BACA JUGA:Rights Issue, Waskita Karya Target Serap Dana Publik Rp980 Miliar

Melalui kerja sama ini, diharapkan proyek ini dapat menambah portofolio Waskita serta dipercaya pada pekerjaan di wilayah pertambangan lainnya,&amp;rdquo; tutur Novianto.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dalam kontrak perjanjian pekerjaan pembangunan kawasan tambang ini  dibutuhkan waktu pelaksanaan selama 23 bulan dan ditargetkan selesai  pada pertengahan tahun 2024 dan untuk ruang lingkup pekerjaan Waskita  meliputi Preparation Work, Earth Work, Concrete Work.
Sekedar informasi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) adalah  perusahaan pertambangan yang mengoperasikan 25.000ha tambang tembaga dan  emas yang terletak di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara, Indonesia.
Batu Hijau merupakan lokasi tambang yang dikelola PT AMNT, memiliki  fasilitas pengolahan dengan kapasitas 120.000 TPD, fasilitas  penggilingan, fasilitas pipa perakitan untuk pengelolaan tailing,  pergudangan, 158 MW powerplant batubara, pelabuhan dengan terminal feri,  layanan udara, dan situs kota untuk perumahan dan sekolah.</content:encoded></item></channel></rss>
