<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inflasi Pengaruhi Harga Ayam, Apa Strategi Fast Food (FAST)?</title><description>Inflasi menjadi perhatian perusahaan waralaba KFC dan Taco Bell, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/13/278/2666846/inflasi-pengaruhi-harga-ayam-apa-strategi-fast-food-fast</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/13/278/2666846/inflasi-pengaruhi-harga-ayam-apa-strategi-fast-food-fast"/><item><title>Inflasi Pengaruhi Harga Ayam, Apa Strategi Fast Food (FAST)?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/13/278/2666846/inflasi-pengaruhi-harga-ayam-apa-strategi-fast-food-fast</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/13/278/2666846/inflasi-pengaruhi-harga-ayam-apa-strategi-fast-food-fast</guid><pubDate>Selasa 13 September 2022 20:03 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/13/278/2666846/inflasi-pengaruhi-harga-ayam-apa-strategi-fast-food-fast-LLBpMqvXLk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inflasi pengaruhi harga ayam (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/13/278/2666846/inflasi-pengaruhi-harga-ayam-apa-strategi-fast-food-fast-LLBpMqvXLk.jpg</image><title>Inflasi pengaruhi harga ayam (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Inflasi menjadi perhatian perusahaan waralaba KFC dan Taco Bell, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST). Pasalnya beban kenaikan inflasi berimbas langsung terhadap harga bahan pokok serta produk perseroan.
Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan FAST Justinus Dalimin Juwono mengaku telah merasakan lonjakan bahan baku sejak kuartal IV 2021 hingga semester pertama 2022. Sejumlah harga bahan produksi ayam KFC dan variannya kompak membengkak.
BACA JUGA:Inflasi AS Tembus 8,3% di Agustus 2022

&quot;Inflasi mempengaruhi kenaikan harga ayam, kemudian juga keju, dan juga kentang yang kita impor dari luar negeri. Sehingga persediaannya berkurang,&quot; kata Justinus dalam Public Expose, Selasa (13/9/2022).
Demi menjaga agar kualitas produk FAST tetap terjaga, Justinus menuturkan ada kenaikan harga produk dalam waktu yang bertahap. Hal ini dilakukan dengan perhitungan yang terukur.
BACA JUGA:Deteksi Dini Kenaikan Inflasi, Sri Mulyani Minta Pemda Gunakan DAU dan DBH 

&quot;Tentu supaya tidak memberatkan konsumen kami. Waktu pertengahan bulan Maret 2022, kami naikkan sebesar Rp500 per unit produk untuk bisa menutupi naiknya harga (bahan),&quot; terangnya.
Untuk mengantisipasi efek bertubi, perseroan mengefektifkan kerja sama dengan para pemasok, terutama dalam hal menyepakati ketetapan harga yang dapat dilakukan dalam jangka panjang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wNS80LzE1Mjg2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kami juga tetap membuka gerai meski inflasi tinggi, jadi kami kerja  sama dengan land lord lain untuk mendapatkan harga yang lebih rendah dan  lokasi yang strategis,&quot; terangnya.
Berdasarkan laporan keuangan di paruh pertama tahun 2022, beban pokok  FAST membengkak 16,04% year on year mencapai total Rp1,08 triliun, yang  meliputi meliputi pemakaian persediaan bahan baku, makanan dan minuman  dan bahan pembungkus.
Meski beban melonjak, FAST mampu membalikkan rugi bersih yang dicapai  semester pertama tahun lalu, menjadi laba bersih sebanyak Rp32,66  miliar. Ini tak terlepas dari adanya pertumbuhan penjualan yang mencapai  Rp2,86 triliun, alias tumbuh 18,10% yoy.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Inflasi menjadi perhatian perusahaan waralaba KFC dan Taco Bell, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST). Pasalnya beban kenaikan inflasi berimbas langsung terhadap harga bahan pokok serta produk perseroan.
Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan FAST Justinus Dalimin Juwono mengaku telah merasakan lonjakan bahan baku sejak kuartal IV 2021 hingga semester pertama 2022. Sejumlah harga bahan produksi ayam KFC dan variannya kompak membengkak.
BACA JUGA:Inflasi AS Tembus 8,3% di Agustus 2022

&quot;Inflasi mempengaruhi kenaikan harga ayam, kemudian juga keju, dan juga kentang yang kita impor dari luar negeri. Sehingga persediaannya berkurang,&quot; kata Justinus dalam Public Expose, Selasa (13/9/2022).
Demi menjaga agar kualitas produk FAST tetap terjaga, Justinus menuturkan ada kenaikan harga produk dalam waktu yang bertahap. Hal ini dilakukan dengan perhitungan yang terukur.
BACA JUGA:Deteksi Dini Kenaikan Inflasi, Sri Mulyani Minta Pemda Gunakan DAU dan DBH 

&quot;Tentu supaya tidak memberatkan konsumen kami. Waktu pertengahan bulan Maret 2022, kami naikkan sebesar Rp500 per unit produk untuk bisa menutupi naiknya harga (bahan),&quot; terangnya.
Untuk mengantisipasi efek bertubi, perseroan mengefektifkan kerja sama dengan para pemasok, terutama dalam hal menyepakati ketetapan harga yang dapat dilakukan dalam jangka panjang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wNS80LzE1Mjg2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kami juga tetap membuka gerai meski inflasi tinggi, jadi kami kerja  sama dengan land lord lain untuk mendapatkan harga yang lebih rendah dan  lokasi yang strategis,&quot; terangnya.
Berdasarkan laporan keuangan di paruh pertama tahun 2022, beban pokok  FAST membengkak 16,04% year on year mencapai total Rp1,08 triliun, yang  meliputi meliputi pemakaian persediaan bahan baku, makanan dan minuman  dan bahan pembungkus.
Meski beban melonjak, FAST mampu membalikkan rugi bersih yang dicapai  semester pertama tahun lalu, menjadi laba bersih sebanyak Rp32,66  miliar. Ini tak terlepas dari adanya pertumbuhan penjualan yang mencapai  Rp2,86 triliun, alias tumbuh 18,10% yoy.</content:encoded></item></channel></rss>
