<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cara RI Siapkan SDM Sesuai Kebutuhan Industri</title><description>Pemerintah Indonesia mempersiapkan kompetensi mahasiswa sesuai kebutuhan industri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/13/320/2666740/cara-ri-siapkan-sdm-sesuai-kebutuhan-industri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/13/320/2666740/cara-ri-siapkan-sdm-sesuai-kebutuhan-industri"/><item><title>Cara RI Siapkan SDM Sesuai Kebutuhan Industri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/13/320/2666740/cara-ri-siapkan-sdm-sesuai-kebutuhan-industri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/13/320/2666740/cara-ri-siapkan-sdm-sesuai-kebutuhan-industri</guid><pubDate>Selasa 13 September 2022 17:48 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/13/320/2666740/cara-ri-siapkan-sdm-sesuai-kebutuhan-industri-N2n0Aosr0P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cara RI Siapkan SDM Sesuai Kebutuhan Industri (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/13/320/2666740/cara-ri-siapkan-sdm-sesuai-kebutuhan-industri-N2n0Aosr0P.jpg</image><title>Cara RI Siapkan SDM Sesuai Kebutuhan Industri (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Indonesia mempersiapkan kompetensi mahasiswa sesuai kebutuhan industri.

Ketua Umum Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) Suhat Miyarso menyampaikan bahwa industri petrokimia saat ini tengah membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan spesifik pada bidang petrokimia.

Oleh karena itu, industri dan asosiasi bekerjasama dengan Badan Pengembangan SDM Industri (BPSDMI) demi mencapai tujuan tersebut.

&amp;ldquo;Sekarang kebutuhan karyawan minimum harus D3, karena teknologi yang dipakai sekarang makin maju sehingga dibutuhkan karyawan yang kompeten dan berdedikasi tinggi,&amp;rdquo; kata Suhat dalam keterangan Kemenperin, Jakarta, Selasa (13/9/2022).

Baca Juga: Industri Kulit RI Tumbuh Dipicu Tingginya Permintaan Ekspor


Diketahui, Politeknik Industri Petrokimia Banten menambah daftar panjang unit pendidikan yang berada di bawah Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

&amp;ldquo;Industri petrokimia ini belum ada yang sama, dan politeknik lain biasanya umum. Kalau di sini, jurusan mesinnya memang khusus untuk petrokimia. Dalam pendidikannya setengahnya akan praktik di pabrik dan setengahnya di kampus,&amp;rdquo; tambah Suhat.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNi80LzE1MjQ4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Kepala Badan Pengembangan SDM Industri (BPSDMI) Arus Gunawan mengatakan, sampai dengan saat ini, Kemenperin telah menaungi sebanyak 9 SMK, 11 Politeknik, dan 2 Akademi Komunitas yang tersebar di 11 provinsi.

&amp;ldquo;Politeknik Industri Petrokimia Banten menerapkan vokasi dual system yang lebih banyak menerapkan praktik dibandingkan dengan teori. Sehingga mahasiswanya memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri,&amp;rdquo; jelas Arus.

Perencanaan pembangunan politeknik tersebut telah dimulai sejak 2018. Dan kini, setelah berhasil mewujudkan pembangunan Politeknik Industri Petrokimia Banten, tahun ini dimulai penyelenggaraan pendidikan untuk angkatan pertama.

&amp;ldquo;Dalam perjalanan panjang pengurusan izin, kami selalu mendapat dukungan dari asosiasi industri maupun pemerintah daerah. Dan kini, politeknik kemudian dibuka dengan tiga program studi, yaitu Teknologi Proses Industri Petrokimia, Teknologi Mesin Industri Petrokimia, dan Teknologi Instrumentasi Industri Petrokimia,&amp;rdquo; tambah Arus.

Sebelumnya, sebanyak 127 mahasiswa angkatan pertama Politeknik Industri Petrokimia Banten pada Senin 12 September 2022 memulai kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB).

Nantinya, para mahasiswa akan mengikuti perkuliahan selama tiga tahun. Mereka akan ditempatkan kerja pada mitra industri petrokimia yang bekerjasama dengan Politeknik Industri Petrokimia Banten.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Indonesia mempersiapkan kompetensi mahasiswa sesuai kebutuhan industri.

Ketua Umum Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) Suhat Miyarso menyampaikan bahwa industri petrokimia saat ini tengah membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan spesifik pada bidang petrokimia.

Oleh karena itu, industri dan asosiasi bekerjasama dengan Badan Pengembangan SDM Industri (BPSDMI) demi mencapai tujuan tersebut.

&amp;ldquo;Sekarang kebutuhan karyawan minimum harus D3, karena teknologi yang dipakai sekarang makin maju sehingga dibutuhkan karyawan yang kompeten dan berdedikasi tinggi,&amp;rdquo; kata Suhat dalam keterangan Kemenperin, Jakarta, Selasa (13/9/2022).

Baca Juga: Industri Kulit RI Tumbuh Dipicu Tingginya Permintaan Ekspor


Diketahui, Politeknik Industri Petrokimia Banten menambah daftar panjang unit pendidikan yang berada di bawah Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

&amp;ldquo;Industri petrokimia ini belum ada yang sama, dan politeknik lain biasanya umum. Kalau di sini, jurusan mesinnya memang khusus untuk petrokimia. Dalam pendidikannya setengahnya akan praktik di pabrik dan setengahnya di kampus,&amp;rdquo; tambah Suhat.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNi80LzE1MjQ4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Kepala Badan Pengembangan SDM Industri (BPSDMI) Arus Gunawan mengatakan, sampai dengan saat ini, Kemenperin telah menaungi sebanyak 9 SMK, 11 Politeknik, dan 2 Akademi Komunitas yang tersebar di 11 provinsi.

&amp;ldquo;Politeknik Industri Petrokimia Banten menerapkan vokasi dual system yang lebih banyak menerapkan praktik dibandingkan dengan teori. Sehingga mahasiswanya memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri,&amp;rdquo; jelas Arus.

Perencanaan pembangunan politeknik tersebut telah dimulai sejak 2018. Dan kini, setelah berhasil mewujudkan pembangunan Politeknik Industri Petrokimia Banten, tahun ini dimulai penyelenggaraan pendidikan untuk angkatan pertama.

&amp;ldquo;Dalam perjalanan panjang pengurusan izin, kami selalu mendapat dukungan dari asosiasi industri maupun pemerintah daerah. Dan kini, politeknik kemudian dibuka dengan tiga program studi, yaitu Teknologi Proses Industri Petrokimia, Teknologi Mesin Industri Petrokimia, dan Teknologi Instrumentasi Industri Petrokimia,&amp;rdquo; tambah Arus.

Sebelumnya, sebanyak 127 mahasiswa angkatan pertama Politeknik Industri Petrokimia Banten pada Senin 12 September 2022 memulai kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB).

Nantinya, para mahasiswa akan mengikuti perkuliahan selama tiga tahun. Mereka akan ditempatkan kerja pada mitra industri petrokimia yang bekerjasama dengan Politeknik Industri Petrokimia Banten.</content:encoded></item></channel></rss>
