<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dirut BRI Yakin Laba Tembus Rp40 Triliun di Akhir 2022</title><description>PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI yakin laba perseroan tembus Rp40 triliun di akhir 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/14/278/2667575/dirut-bri-yakin-laba-tembus-rp40-triliun-di-akhir-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/14/278/2667575/dirut-bri-yakin-laba-tembus-rp40-triliun-di-akhir-2022"/><item><title>Dirut BRI Yakin Laba Tembus Rp40 Triliun di Akhir 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/14/278/2667575/dirut-bri-yakin-laba-tembus-rp40-triliun-di-akhir-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/14/278/2667575/dirut-bri-yakin-laba-tembus-rp40-triliun-di-akhir-2022</guid><pubDate>Rabu 14 September 2022 17:55 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/14/278/2667575/dirut-bri-yakin-laba-tembus-rp40-triliun-di-akhir-2022-GvN9qoyymq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BRI yakin laba tahun ini tembus Rp40 triliun (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/14/278/2667575/dirut-bri-yakin-laba-tembus-rp40-triliun-di-akhir-2022-GvN9qoyymq.jpg</image><title>BRI yakin laba tahun ini tembus Rp40 triliun (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI yakin laba perseroan tembus Rp40 triliun di akhir 2022. Direktur Utama BRI Sunarso meyakini target tersebut akan tercapai.
&quot;Saya sekarang optimis dan yakin seyakin-yakinnya pada akhir tahun nanti BRI akan membukukan laba tidak kurang dari Rp40 triliun,&quot; ujar Sunarso dilansir dari Antara, Rabu (14/9/2022).
BACA JUGA: Terus Dukung Pelaku Usaha Kreatif, BRI Kolaborasi dengan Tulola Hadirkan Kawan Nusantara 2022

Hingga semester pertama tahun ini, BRI secara konsolidasian telah meraih laba bersih Rp24,88 triliun, meningkat 98,38% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp12,54 triliun.
Penyaluran kredit maupun penghimpunan dana masyarakat oleh BRI mampu tumbuh positif. Dari sisi pembiayaan, BRI Group berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp1.104,79 triliun atau tumbuh 8,75% (yoy).
BACA JUGA:Peringati HUT ke-77 RI, KBRI Abu Dhabi dan Lulu Hypermarkets Gelar Festival Indonesia Spice Up the World

Penyaluran kredit kepada seluruh segmen pinjaman tercatat tumbuh positif, dengan penopang utama yakni segmen mikro yang tumbuh 15,07%, segmen konsumer tumbuh 5,27%, segmen korporasi tumbuh 3,76%, serta segmen kecil dan menengah tumbuh 2,71%.
Portofolio kredit UMKM BRI tercatat tumbuh sebesar 9,81% dari Rp837,82 triliun pada akhir Juni 2021 menjadi Rp920 triliun pada akhir Juni 2022. Hal itu menjadikan proporsi kredit UMKM dibandingkan total kredit BRI terus merangkak naik menjadi sebesar 83,27%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dalam hal penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), hingga semester I  2022, DPK BRI tercatat tumbuh 3,7% menjadi Rp1.136,98 triliun. Dana  murah atau CASA menjadi pendorong utama pertumbuhan DPK BRI, di mana  secara tahunan meningkat sebesar 13,38%. Apabila dirinci, giro tercatat  tumbuh 25,63% dan tabungan tumbuh 8,32%.
Secara umum saat ini proporsi CASA BRI tercatat 65,12%, meningkat  signifikan dibandingkan dengan CASA pada periode yang sama tahun lalu  yakni sebesar 59,56%
Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu Retno memperkirakan sampai dengan akhir 2022 kredit BRI akan tumbuh 9% hingga 11%.
&quot;Kami estimasikan sampai dengan akhir tahun ini dengan melihat  perkembangan situasi perekonomian terakhir, kami percaya masih bisa  tumbuh BRI Group 9-11%. Tentunya driver pertumbuhan masih akan berasal  dari segmen mikro dan ultra mikro yang mungkin tumbuh sedikit lebih  tinggi dari total growth yang kita sampaikan proyeksinya 9-11%,&quot; ujar  Vivi.
Sedangkan untuk marjin bunga bersih atau Net Interest Margin (NIM),  Vivi memperkirakan NIM emiten berkode saham BBRI itu akan berada di  kisaran 7,7% hingga 7,9%. Di sisi lain, rasio kredit bermasalah atau Non  Performing Loan (NPL) diprediksi akan berada di kisaran 2,8% hingga 3%.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI yakin laba perseroan tembus Rp40 triliun di akhir 2022. Direktur Utama BRI Sunarso meyakini target tersebut akan tercapai.
&quot;Saya sekarang optimis dan yakin seyakin-yakinnya pada akhir tahun nanti BRI akan membukukan laba tidak kurang dari Rp40 triliun,&quot; ujar Sunarso dilansir dari Antara, Rabu (14/9/2022).
BACA JUGA: Terus Dukung Pelaku Usaha Kreatif, BRI Kolaborasi dengan Tulola Hadirkan Kawan Nusantara 2022

Hingga semester pertama tahun ini, BRI secara konsolidasian telah meraih laba bersih Rp24,88 triliun, meningkat 98,38% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp12,54 triliun.
Penyaluran kredit maupun penghimpunan dana masyarakat oleh BRI mampu tumbuh positif. Dari sisi pembiayaan, BRI Group berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp1.104,79 triliun atau tumbuh 8,75% (yoy).
BACA JUGA:Peringati HUT ke-77 RI, KBRI Abu Dhabi dan Lulu Hypermarkets Gelar Festival Indonesia Spice Up the World

Penyaluran kredit kepada seluruh segmen pinjaman tercatat tumbuh positif, dengan penopang utama yakni segmen mikro yang tumbuh 15,07%, segmen konsumer tumbuh 5,27%, segmen korporasi tumbuh 3,76%, serta segmen kecil dan menengah tumbuh 2,71%.
Portofolio kredit UMKM BRI tercatat tumbuh sebesar 9,81% dari Rp837,82 triliun pada akhir Juni 2021 menjadi Rp920 triliun pada akhir Juni 2022. Hal itu menjadikan proporsi kredit UMKM dibandingkan total kredit BRI terus merangkak naik menjadi sebesar 83,27%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dalam hal penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), hingga semester I  2022, DPK BRI tercatat tumbuh 3,7% menjadi Rp1.136,98 triliun. Dana  murah atau CASA menjadi pendorong utama pertumbuhan DPK BRI, di mana  secara tahunan meningkat sebesar 13,38%. Apabila dirinci, giro tercatat  tumbuh 25,63% dan tabungan tumbuh 8,32%.
Secara umum saat ini proporsi CASA BRI tercatat 65,12%, meningkat  signifikan dibandingkan dengan CASA pada periode yang sama tahun lalu  yakni sebesar 59,56%
Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu Retno memperkirakan sampai dengan akhir 2022 kredit BRI akan tumbuh 9% hingga 11%.
&quot;Kami estimasikan sampai dengan akhir tahun ini dengan melihat  perkembangan situasi perekonomian terakhir, kami percaya masih bisa  tumbuh BRI Group 9-11%. Tentunya driver pertumbuhan masih akan berasal  dari segmen mikro dan ultra mikro yang mungkin tumbuh sedikit lebih  tinggi dari total growth yang kita sampaikan proyeksinya 9-11%,&quot; ujar  Vivi.
Sedangkan untuk marjin bunga bersih atau Net Interest Margin (NIM),  Vivi memperkirakan NIM emiten berkode saham BBRI itu akan berada di  kisaran 7,7% hingga 7,9%. Di sisi lain, rasio kredit bermasalah atau Non  Performing Loan (NPL) diprediksi akan berada di kisaran 2,8% hingga 3%.</content:encoded></item></channel></rss>
