<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil Sebut Distribusi Investasi di Asean Tidak Merata</title><description>Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyebut distribusi investasi di kawasan Asean tidak merata.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/14/320/2667657/bahlil-sebut-distribusi-investasi-di-asean-tidak-merata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/14/320/2667657/bahlil-sebut-distribusi-investasi-di-asean-tidak-merata"/><item><title>Bahlil Sebut Distribusi Investasi di Asean Tidak Merata</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/14/320/2667657/bahlil-sebut-distribusi-investasi-di-asean-tidak-merata</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/14/320/2667657/bahlil-sebut-distribusi-investasi-di-asean-tidak-merata</guid><pubDate>Rabu 14 September 2022 19:38 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/14/320/2667657/bahlil-sebut-distribusi-investasi-di-asean-tidak-merata-AEbMKNuPsI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Investasi di kawasan asean belum merata (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/14/320/2667657/bahlil-sebut-distribusi-investasi-di-asean-tidak-merata-AEbMKNuPsI.jpg</image><title>Investasi di kawasan asean belum merata (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyebut distribusi investasi di kawasan Asean tidak merata. Hal itu disampaikan Bahlil saat menghadiri Persidangan ke-25 Dewan Kawasan Investasi ASEAN (AIA Council) di Siem Reap, Kamboja.
Dia juga merespons ASEAN Investment Report (Laporan Investasi ASEAN) 2022 yang disusun dan dipublikasikan oleh UNCTAD (United Nations Conference on Trade and Development) soal FDI dan fasilitasi investasi.
BACA JUGA:Bahlil ke Investor: Saya Yakinkan Indonesia Tujuan Pariwisata Dunia

&quot;Karena itu menurut saya bahwa kita negara-negara yang tergabung dalam ASEAN itu sudah mulai berpikir untuk saling memberikan suatu peluang yang baik kepada masing-masing negara untuk menghargai keunggulan komparatifnya, yang pada akhirnya itu kemudian menjadi bagian agenda dalam rangka pemerataan investasi,&quot; katanya dilansir dari Antara, Rabu (14/9/2022).
BACA JUGA:Cerita Anak Buah Menteri Bahlil Ketemu Investor di Pesawat, Berminat Investasi?

Dalam forum tersebut, Bahlil juga mengusulkan dilakukannya promosi investasi bersama negara-negara ASEAN dengan melakukan pendekatan kepada keunggulan komparatif masing-masing. Menurut dia, kunci utamanya adalah meletakkan nilai-nilai dasar seperti yang digagas oleh para pendiri ASEAN.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNS80LzE1MjQ0MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Karena ketika pemerataan tidak terjadi, saya pikir kehadiran kita  yang tergabung dalam ASEAN belum mampu kita wujudkan bersama dari apa  yang dicita-citakan oleh pendiri ASEAN dulu. Kita tidak ingin hanya satu  negara tertentu yang merasakan hasil maksimal dari keberadaan kita di  ASEAN, sementara negara lain tidak. Karena lambang padi ASEAN itu adalah  tumbuh bersama, kerja sama bersama, dan harus mendapat bagian bersama  dalam rangka mewujudkan kesejahteraan itu,&quot; ungkap Bahlil.
Persidangan Dewan Kawasan Investasi ASEAN (AIA Council) merupakan  bagian dari rangkaian Pertemuan ke-54 Menteri Ekonomi ASEAN (AEM) yang  kali ini dilaksanakan di Kamboja yang memegang Keketuaan ASEAN di tahun  2022.
Rangkaian pertemuan dilaksanakan tanggal 11-18 September 2022 dan  meliputi pertemuan tingkat menteri ekonomi negara-negara ASEAN maupun  dengan negara-negara mitranya. Pertemuan puncak tingkat Kepala Negara  ASEAN menurut rencana juga akan dilaksanakan di Kamboja pada bulan  November 2022.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyebut distribusi investasi di kawasan Asean tidak merata. Hal itu disampaikan Bahlil saat menghadiri Persidangan ke-25 Dewan Kawasan Investasi ASEAN (AIA Council) di Siem Reap, Kamboja.
Dia juga merespons ASEAN Investment Report (Laporan Investasi ASEAN) 2022 yang disusun dan dipublikasikan oleh UNCTAD (United Nations Conference on Trade and Development) soal FDI dan fasilitasi investasi.
BACA JUGA:Bahlil ke Investor: Saya Yakinkan Indonesia Tujuan Pariwisata Dunia

&quot;Karena itu menurut saya bahwa kita negara-negara yang tergabung dalam ASEAN itu sudah mulai berpikir untuk saling memberikan suatu peluang yang baik kepada masing-masing negara untuk menghargai keunggulan komparatifnya, yang pada akhirnya itu kemudian menjadi bagian agenda dalam rangka pemerataan investasi,&quot; katanya dilansir dari Antara, Rabu (14/9/2022).
BACA JUGA:Cerita Anak Buah Menteri Bahlil Ketemu Investor di Pesawat, Berminat Investasi?

Dalam forum tersebut, Bahlil juga mengusulkan dilakukannya promosi investasi bersama negara-negara ASEAN dengan melakukan pendekatan kepada keunggulan komparatif masing-masing. Menurut dia, kunci utamanya adalah meletakkan nilai-nilai dasar seperti yang digagas oleh para pendiri ASEAN.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNS80LzE1MjQ0MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Karena ketika pemerataan tidak terjadi, saya pikir kehadiran kita  yang tergabung dalam ASEAN belum mampu kita wujudkan bersama dari apa  yang dicita-citakan oleh pendiri ASEAN dulu. Kita tidak ingin hanya satu  negara tertentu yang merasakan hasil maksimal dari keberadaan kita di  ASEAN, sementara negara lain tidak. Karena lambang padi ASEAN itu adalah  tumbuh bersama, kerja sama bersama, dan harus mendapat bagian bersama  dalam rangka mewujudkan kesejahteraan itu,&quot; ungkap Bahlil.
Persidangan Dewan Kawasan Investasi ASEAN (AIA Council) merupakan  bagian dari rangkaian Pertemuan ke-54 Menteri Ekonomi ASEAN (AEM) yang  kali ini dilaksanakan di Kamboja yang memegang Keketuaan ASEAN di tahun  2022.
Rangkaian pertemuan dilaksanakan tanggal 11-18 September 2022 dan  meliputi pertemuan tingkat menteri ekonomi negara-negara ASEAN maupun  dengan negara-negara mitranya. Pertemuan puncak tingkat Kepala Negara  ASEAN menurut rencana juga akan dilaksanakan di Kamboja pada bulan  November 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
