<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konversi Kompor LPG ke Listrik Hemat APBN Rp17,1 Triliun</title><description>Konversi LPG 3 kilogram (kg) ke kompor listrik dapat menghemat APBN hingga Rp17,13 triliun per tahunnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/14/320/2667675/konversi-kompor-lpg-ke-listrik-hemat-apbn-rp17-1-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/14/320/2667675/konversi-kompor-lpg-ke-listrik-hemat-apbn-rp17-1-triliun"/><item><title>Konversi Kompor LPG ke Listrik Hemat APBN Rp17,1 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/14/320/2667675/konversi-kompor-lpg-ke-listrik-hemat-apbn-rp17-1-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/14/320/2667675/konversi-kompor-lpg-ke-listrik-hemat-apbn-rp17-1-triliun</guid><pubDate>Rabu 14 September 2022 20:11 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/14/320/2667675/konversi-kompor-lpg-ke-listrik-hemat-apbn-rp17-1-triliun-Um0KncCkLv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konversi elpiji ke listrik hemat APBN (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/14/320/2667675/konversi-kompor-lpg-ke-listrik-hemat-apbn-rp17-1-triliun-Um0KncCkLv.jpg</image><title>Konversi elpiji ke listrik hemat APBN (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Konversi LPG 3 kilogram (kg) ke kompor listrik dapat menghemat Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) hingga Rp17,13 triliun per tahunnya. PT PLN (Persero) mencatat perkiraan itu berdasarkan asumsi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menggunakan kompor listrik tersebut.
BACA JUGA:Tenang! Penggunaan Kompor Listrik Tak Bikin Tagihan Membengkak
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyebut perkiraan tersebut disampaikan langsung Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.
BACA JUGA:Bagi-Bagi Kompor Listrik Gratis, Pemerintah Siapkan Rp5 Triliun
Pemerintah, lanjut Darmawan, menargetkan pada 2025 sebanyak 15,3 juta KPM yang menggunakan kompor induksi. Untuk mencapai target tersebut setidaknya ada 5 juta KPM setiap tahunnya mengkonversi kompor LPG ke kompor listrik.
&quot;Kemudian di tahun 2023,2024,2025 paparan dari Pak Menko Perekonomian dalam rapat itu (ratas) ditambah 5 juta (pengguna kompor listrik) per tahunnya menjadi program pemerintah sebagai suatu energi strategis dan energy policy,&quot; ujar Darmawan saat rapat dengar pendapat bersama Komisi VII DPR RI, Rabu (14/9/2022).


Dia mencatat, bila target 15,3 KPM menggunakan kompor listrik, maka  pada 2025 mendatang akan terjadi penghematan biaya APBN hingga Rp8,13  triliun. Bahkan, penghematan naik hingga di kisaran Rp17,13 triliun per  tahun.
&quot;Kita melihat ada biaya konversi baik itu kompornya, utensilnya,  begitu ini berjalan, maka setiap apa penggunaan KWh listrik yang  menggunakan kompor induksi tentu saja ada penghematan biaya yaitu per  kilogram LPG-nya sekitar Rp8.100 hingga Rp8.200 per kilogram LPG yang  dikonversi menjadi 1 kilogram listrik ekuivalen,&quot; tutur dia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Konversi LPG 3 kilogram (kg) ke kompor listrik dapat menghemat Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) hingga Rp17,13 triliun per tahunnya. PT PLN (Persero) mencatat perkiraan itu berdasarkan asumsi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menggunakan kompor listrik tersebut.
BACA JUGA:Tenang! Penggunaan Kompor Listrik Tak Bikin Tagihan Membengkak
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyebut perkiraan tersebut disampaikan langsung Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.
BACA JUGA:Bagi-Bagi Kompor Listrik Gratis, Pemerintah Siapkan Rp5 Triliun
Pemerintah, lanjut Darmawan, menargetkan pada 2025 sebanyak 15,3 juta KPM yang menggunakan kompor induksi. Untuk mencapai target tersebut setidaknya ada 5 juta KPM setiap tahunnya mengkonversi kompor LPG ke kompor listrik.
&quot;Kemudian di tahun 2023,2024,2025 paparan dari Pak Menko Perekonomian dalam rapat itu (ratas) ditambah 5 juta (pengguna kompor listrik) per tahunnya menjadi program pemerintah sebagai suatu energi strategis dan energy policy,&quot; ujar Darmawan saat rapat dengar pendapat bersama Komisi VII DPR RI, Rabu (14/9/2022).


Dia mencatat, bila target 15,3 KPM menggunakan kompor listrik, maka  pada 2025 mendatang akan terjadi penghematan biaya APBN hingga Rp8,13  triliun. Bahkan, penghematan naik hingga di kisaran Rp17,13 triliun per  tahun.
&quot;Kita melihat ada biaya konversi baik itu kompornya, utensilnya,  begitu ini berjalan, maka setiap apa penggunaan KWh listrik yang  menggunakan kompor induksi tentu saja ada penghematan biaya yaitu per  kilogram LPG-nya sekitar Rp8.100 hingga Rp8.200 per kilogram LPG yang  dikonversi menjadi 1 kilogram listrik ekuivalen,&quot; tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
