<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wuss, Tol Cisumdawu Dipastikan Beroperasi Akhir Oktober 2022</title><description>Jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dipastikan beroperasi pada akhir Oktober 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/14/470/2667553/wuss-tol-cisumdawu-dipastikan-beroperasi-akhir-oktober-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/14/470/2667553/wuss-tol-cisumdawu-dipastikan-beroperasi-akhir-oktober-2022"/><item><title>Wuss, Tol Cisumdawu Dipastikan Beroperasi Akhir Oktober 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/14/470/2667553/wuss-tol-cisumdawu-dipastikan-beroperasi-akhir-oktober-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/14/470/2667553/wuss-tol-cisumdawu-dipastikan-beroperasi-akhir-oktober-2022</guid><pubDate>Rabu 14 September 2022 17:33 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/14/470/2667553/wuss-tol-cisumdawu-dipastikan-beroperasi-akhir-oktober-2022-i23NiMVbxE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cisumdawu beroperasi akhir Oktober (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/14/470/2667553/wuss-tol-cisumdawu-dipastikan-beroperasi-akhir-oktober-2022-i23NiMVbxE.jpg</image><title>Cisumdawu beroperasi akhir Oktober (Foto: PUPR)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dipastikan beroperasi pada akhir Oktober 2022. Saat ini jalan tol Cisumdawu dalam tahap penyelesaian.
&amp;ldquo;Kita harapkan akhir Oktober sudah bisa kita operasikan. Itu sampai Cimalaka, jadi lumayan bisa mem-by pass Sumedang, Cadas Pangeran, serta titik kemacetan antara Bandung-Sumedang,&quot; kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian dilansir dari Antara, Rabu (14/9/2022).
BACA JUGA:Jasa Marga Siap Garap Jalan Tol di IKN Nusantara

Hedy menjelaskan jalan tol sepanjang 61 km itu diharapkan akan dapat mendukung konektivitas akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka. Keberadaan jalan tol tersebut ditargetkan bisa memangkas waktu tempuh Bandung-Kertajati sepanjang 180 km menjadi hanya satu jam.
&quot;Kita harapkan nanti Kertajati dari Bandung membuat travel time (waktu tempuh) tidak lebih dari satu jam,&quot; katanya.
BACA JUGA:Progres Jalan Tol Yogya-Solo Seksi 1 Capai 40%

Hedy mengakui kondisi topografi jalan tol Cisumdawu memang cukup sulit karena konturnya yang naik turun. Kondisi tersebut menyebabkan geoteknik tidak begitu baik sehingga beberapa kali ada gangguan.
Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu terdiri dari enam seksi yang dibangun dengan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi Rp5,5 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8yNC8xLzE0NDI5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dari keenam seksi, Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan sepanjang 11,45 km dan  Seksi 2 Pamulihan-Sumedang sepanjang 17,05 km dikerjakan oleh Pemerintah  sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) guna menaikkan kelayakan  investasi tol tersebut.
Ada pun ruas tol Seksi 3 Sumedang-Cimalaka sepanjang 4,05 km, Seksi 4  Cimalaka-Legok sepanjang 8,20 km, Seksi 5 Legok-Ujung Jaya sepanjang  14,9 km dan Seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan  Tol (BUJT) yakni PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT).
&quot;Seksi 4, 5 dan 6 yang dikerjakan BUJT juga kita harapkan Oktober  bisa selesai walaupun kondisi realitas di lapangan kami agak pesimis.  Kita harapkan paling lambat Desember karena jalan ini sudah ditunggu  cukup lama oleh masyarakat,&quot; kata Hedy.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dipastikan beroperasi pada akhir Oktober 2022. Saat ini jalan tol Cisumdawu dalam tahap penyelesaian.
&amp;ldquo;Kita harapkan akhir Oktober sudah bisa kita operasikan. Itu sampai Cimalaka, jadi lumayan bisa mem-by pass Sumedang, Cadas Pangeran, serta titik kemacetan antara Bandung-Sumedang,&quot; kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian dilansir dari Antara, Rabu (14/9/2022).
BACA JUGA:Jasa Marga Siap Garap Jalan Tol di IKN Nusantara

Hedy menjelaskan jalan tol sepanjang 61 km itu diharapkan akan dapat mendukung konektivitas akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka. Keberadaan jalan tol tersebut ditargetkan bisa memangkas waktu tempuh Bandung-Kertajati sepanjang 180 km menjadi hanya satu jam.
&quot;Kita harapkan nanti Kertajati dari Bandung membuat travel time (waktu tempuh) tidak lebih dari satu jam,&quot; katanya.
BACA JUGA:Progres Jalan Tol Yogya-Solo Seksi 1 Capai 40%

Hedy mengakui kondisi topografi jalan tol Cisumdawu memang cukup sulit karena konturnya yang naik turun. Kondisi tersebut menyebabkan geoteknik tidak begitu baik sehingga beberapa kali ada gangguan.
Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu terdiri dari enam seksi yang dibangun dengan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi Rp5,5 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8yNC8xLzE0NDI5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dari keenam seksi, Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan sepanjang 11,45 km dan  Seksi 2 Pamulihan-Sumedang sepanjang 17,05 km dikerjakan oleh Pemerintah  sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) guna menaikkan kelayakan  investasi tol tersebut.
Ada pun ruas tol Seksi 3 Sumedang-Cimalaka sepanjang 4,05 km, Seksi 4  Cimalaka-Legok sepanjang 8,20 km, Seksi 5 Legok-Ujung Jaya sepanjang  14,9 km dan Seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan  Tol (BUJT) yakni PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT).
&quot;Seksi 4, 5 dan 6 yang dikerjakan BUJT juga kita harapkan Oktober  bisa selesai walaupun kondisi realitas di lapangan kami agak pesimis.  Kita harapkan paling lambat Desember karena jalan ini sudah ditunggu  cukup lama oleh masyarakat,&quot; kata Hedy.</content:encoded></item></channel></rss>
