<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indosat Terbitkan Obligasi untuk Bayar Utang</title><description>Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melakukan penawaran umum berkelanjutan  Obligasi IV Indosat tahap I tahun 2022 dan Sukuk Ijarah IV.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/15/278/2668387/indosat-terbitkan-obligasi-untuk-bayar-utang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/15/278/2668387/indosat-terbitkan-obligasi-untuk-bayar-utang"/><item><title>Indosat Terbitkan Obligasi untuk Bayar Utang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/15/278/2668387/indosat-terbitkan-obligasi-untuk-bayar-utang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/15/278/2668387/indosat-terbitkan-obligasi-untuk-bayar-utang</guid><pubDate>Kamis 15 September 2022 17:39 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/15/278/2668387/indosat-terbitkan-obligasi-untuk-bayar-utang-TzzdfgPRaW.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Indosat terbitkan obligasi dan sukuk (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/15/278/2668387/indosat-terbitkan-obligasi-untuk-bayar-utang-TzzdfgPRaW.jpeg</image><title>Indosat terbitkan obligasi dan sukuk (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melakukan penawaran umum berkelanjutan Obligasi IV Indosat tahap I tahun 2022 dan Sukuk Ijarah IV Indosat tahap I tahun 2022. Dana hasil penerbitan obligasi dan Sukuk Ijarah setelah dikurangi biaya penerbitan akan digunakan untuk membayar utang.
&amp;ldquo;Juga untuk biaya hak penggunaan spektrum frekuensi radio dalam mata uang rupiah,&quot; kata President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha dilansir dari Antara, Kamis (15/9/2022).
BACA JUGA:4 Cara Cek Nomor Indosat, Simak di Sini

Perseroan membukukan laba bersih untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2022 sebesar Rp3.260 miliar. Selain itu, perseroan juga membukukan kenaikan pendapatan sebesar 50,3% untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2022 menjadi Rp22.527 miliar dari Rp14.984 miliar untuk periode yang sama tahun 2021.
Pada tahun 2022, perseroan menyelesaikan proses merger yang meningkatkan keunggulan kompetitif dan memberikan nilai tambah lebih bagi seluruh pemangku kepentingan. Dengan penggabungan kedua perusahaan tersebut, perseroan memutuskan untuk mempertahankan dua merek yang dimiliki oleh kedua perusahaan tersebut, yaitu IM3 dan Tri.
BACA JUGA:Cara Transfer Pulsa Indosat ke Telkomsel dengan Mudah

Setelah merger, pelanggan perseroan meningkat sebesar 59,7% menjadi 96,2 juta pelanggan per akhir Juni 2022. Perluasan basis pelanggan perseroan diikuti oleh pertumbuhan trafik data yang kuat sebesar 98,2% dibandingkan Juni 2021. Jangkauan jaringan Perseroan juga meningkat, seiring dengan peningkatan jumlah BTS 4G menjadi 123.901, mendukung kemampuan Perseroan dalam menangani peningkatan trafik yang tinggi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Total Penawaran Umum Berkelanjutan IV Indosat adalah Rp15 triliun,  yang terdiri dari Obligasi Berkelanjutan IV Indosat sebesar Rp10,50  miliar dan Sukuk Ijarah IV Indosat sebesar Rp4,50 triliun. Dalam rangka  Penawaran Umum Berkelanjutan IV Indosat Tahap I Tahun 2022, IOH  bertujuan untuk menerbitkan Obligasi hingga Rp1,75 triliun dan Sukuk  Ijarah hingga Rp750 miliar. Komposisi akhir dari struktur Obligasi dan  Sukuk Ijarah akan ditentukan setelah proses book building selesai.
IOH memperoleh peringkat idAAA (Triple A) untuk Obligasi dan  idAAA(sy) (Triple A Syariah) untuk Sukuk Ijarah dari PT Pemeringkat Efek  Indonesia (PEFINDO).
Proses book building dilakukan mulai 14 September hingga 27 September  2022. Pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan  dapat diterima pada 17 Oktober 2022, dan Obligasi serta Sukuk Ijarah  akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 27 Oktober 2022.
&quot;Penerbitan Obligasi dan Sukuk Ijarah merupakan bagian dari rencana  jangka panjang Perseroan untuk memperbesar dan mendiversifikasi sumber  pendanaannya untuk mendukung pengembangan bisnis Perseroan. Kami yakin  hal ini akan memberikan dampak positif bagi Perseroan di masa  mendatang,&quot; katanya.
Penerbitan Obligasi dan Sukuk Ijarah ini didukung oleh tim penjamin  pelaksana emisi efek utama yang terdiri dari PT BCA Sekuritas, PT CIMB  Sekuritas Indonesia, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier  Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT  Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.</description><content:encoded>JAKARTA - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melakukan penawaran umum berkelanjutan Obligasi IV Indosat tahap I tahun 2022 dan Sukuk Ijarah IV Indosat tahap I tahun 2022. Dana hasil penerbitan obligasi dan Sukuk Ijarah setelah dikurangi biaya penerbitan akan digunakan untuk membayar utang.
&amp;ldquo;Juga untuk biaya hak penggunaan spektrum frekuensi radio dalam mata uang rupiah,&quot; kata President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha dilansir dari Antara, Kamis (15/9/2022).
BACA JUGA:4 Cara Cek Nomor Indosat, Simak di Sini

Perseroan membukukan laba bersih untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2022 sebesar Rp3.260 miliar. Selain itu, perseroan juga membukukan kenaikan pendapatan sebesar 50,3% untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2022 menjadi Rp22.527 miliar dari Rp14.984 miliar untuk periode yang sama tahun 2021.
Pada tahun 2022, perseroan menyelesaikan proses merger yang meningkatkan keunggulan kompetitif dan memberikan nilai tambah lebih bagi seluruh pemangku kepentingan. Dengan penggabungan kedua perusahaan tersebut, perseroan memutuskan untuk mempertahankan dua merek yang dimiliki oleh kedua perusahaan tersebut, yaitu IM3 dan Tri.
BACA JUGA:Cara Transfer Pulsa Indosat ke Telkomsel dengan Mudah

Setelah merger, pelanggan perseroan meningkat sebesar 59,7% menjadi 96,2 juta pelanggan per akhir Juni 2022. Perluasan basis pelanggan perseroan diikuti oleh pertumbuhan trafik data yang kuat sebesar 98,2% dibandingkan Juni 2021. Jangkauan jaringan Perseroan juga meningkat, seiring dengan peningkatan jumlah BTS 4G menjadi 123.901, mendukung kemampuan Perseroan dalam menangani peningkatan trafik yang tinggi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Total Penawaran Umum Berkelanjutan IV Indosat adalah Rp15 triliun,  yang terdiri dari Obligasi Berkelanjutan IV Indosat sebesar Rp10,50  miliar dan Sukuk Ijarah IV Indosat sebesar Rp4,50 triliun. Dalam rangka  Penawaran Umum Berkelanjutan IV Indosat Tahap I Tahun 2022, IOH  bertujuan untuk menerbitkan Obligasi hingga Rp1,75 triliun dan Sukuk  Ijarah hingga Rp750 miliar. Komposisi akhir dari struktur Obligasi dan  Sukuk Ijarah akan ditentukan setelah proses book building selesai.
IOH memperoleh peringkat idAAA (Triple A) untuk Obligasi dan  idAAA(sy) (Triple A Syariah) untuk Sukuk Ijarah dari PT Pemeringkat Efek  Indonesia (PEFINDO).
Proses book building dilakukan mulai 14 September hingga 27 September  2022. Pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan  dapat diterima pada 17 Oktober 2022, dan Obligasi serta Sukuk Ijarah  akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 27 Oktober 2022.
&quot;Penerbitan Obligasi dan Sukuk Ijarah merupakan bagian dari rencana  jangka panjang Perseroan untuk memperbesar dan mendiversifikasi sumber  pendanaannya untuk mendukung pengembangan bisnis Perseroan. Kami yakin  hal ini akan memberikan dampak positif bagi Perseroan di masa  mendatang,&quot; katanya.
Penerbitan Obligasi dan Sukuk Ijarah ini didukung oleh tim penjamin  pelaksana emisi efek utama yang terdiri dari PT BCA Sekuritas, PT CIMB  Sekuritas Indonesia, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier  Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT  Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.</content:encoded></item></channel></rss>
