<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Top! Indonesia Ekspor 50 Kontainer Produk Tekstil ke 20 Negara</title><description>Indonesia ekspor 50 kontainer produk tekstil ke 20 negara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/15/320/2668310/top-indonesia-ekspor-50-kontainer-produk-tekstil-ke-20-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/15/320/2668310/top-indonesia-ekspor-50-kontainer-produk-tekstil-ke-20-negara"/><item><title>Top! Indonesia Ekspor 50 Kontainer Produk Tekstil ke 20 Negara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/15/320/2668310/top-indonesia-ekspor-50-kontainer-produk-tekstil-ke-20-negara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/15/320/2668310/top-indonesia-ekspor-50-kontainer-produk-tekstil-ke-20-negara</guid><pubDate>Kamis 15 September 2022 16:27 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/15/320/2668310/top-indonesia-ekspor-50-kontainer-produk-tekstil-ke-20-negara-tvU0GGeHGX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indonesia ekspor tekstil ke 20 negara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/15/320/2668310/top-indonesia-ekspor-50-kontainer-produk-tekstil-ke-20-negara-tvU0GGeHGX.jpg</image><title>Indonesia ekspor tekstil ke 20 negara (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia ekspor 50 kontainer produk tekstil ke 20 negara. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melepas ekspor tekstil produksi PT Sritex Tbk dengan nilai sebesar USD3,71 juta.
&quot;Ekspor ini bisa masuk rekor MURI, saya biasanya melepas dua, tiga, atau satu kontainer, ini bisa sampai 50 kontainer ke 20 negara. Yang lebih menggembirakan lagi (Sritex memiliki) hampir 100 negara mitra,&quot; kata Mendag dilansir dari Antara, Kamis (15/9/2022).
BACA JUGA:Ekspor Indonesia Naik 9,1% Jadi USD27,9 Miliar di Agustus 2022

Terkait ekspor, dikatakannya, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan agar dalam satu bulan paling tidak ada tiga misi dagang ke luar negeri, terutama ke pasar baru.
&quot;Ini saya akan buat perjanjian dengan Mesir, maka nanti kami selesaikan. Kemudian ke Nigeria, Maroko, dan beberapa negara Afrika. Selain itu juga (tetap mempertahankan) pasar tradisional,&quot; katanya.
BACA JUGA:Sumur Minyak Tua, RI Dulu Eksportir Sekarang Jadi Importir

Dia mengatakan saat ini Bangsa Indonesia menghadapi tantangan yang tidak ringan, salah satunya situasi geopolitik yang cepat berubah.
&quot;Antara Barat dan Timur dipelopori oleh Tiongkok cepat sekali perubahannya. Persaingan ini juga banyak dipicu oleh Rusia dan Ukraina yang memberikan dampak luar biasa, di antaranya krisis energi, ditambah pangan yang akibatnya menjadi krisis keuangan. Presiden memberikan arahan bahwa dunia sedang tidak baik-baik saja, makanya harus waspada, termasuk memperkuat kerja sama,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8xNS80LzE1MTk2Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pihaknya mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Januari-Juni 2022  secara keseluruhan meraih surplus USD24,89 miliar dengan pertumbuhan  ekonomi dalam negeri sebesar 5,44%.
&quot;Ini termasuk salah satu pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia. Ini  peran teman-teman (eksportir) termasuk Sritex. Makanya kita harus  melindungi industri dalam negeri kita,&quot; katanya.
Dia mengatakan saat ini pangsa pasar ekspor dari Indonesia masih di  angka 1,44% di seluruh dunia. Dengan demikian, potensinya sangat besar  untuk ditingkatkan lagi. Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT  Sritex Iwan Setiawan Lukminto mengatakan pengiriman produk ekspor  merupakan agenda reguler di Sritex.
&quot;Ini hanya mengambil momentum, bagaimana saat ini kami lebih mencoba  untuk menggenjot ekspor. Kondisi makro ekonomi semua kan tidak baik,  event ini menjadi penyemangat,&quot; katanya.
Dia mengatakan beberapa produk yang diekspor kali ini di antaranya benang, kain, garmen, fesyen, dan pakaian tentara ke Swedia.
&quot;Persaingan ketat pada industri tekstil global jadi tantangan dan  peluang bagi kami untuk terus berinovasi dan berkreasi baik secara  produk, teknologi, dan SDM. Kami berkomitmen untuk menjadi bagian dari  rencana ekspor Indonesia di tahun 2025 dengan target pencapaian USD30  miliar,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia ekspor 50 kontainer produk tekstil ke 20 negara. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melepas ekspor tekstil produksi PT Sritex Tbk dengan nilai sebesar USD3,71 juta.
&quot;Ekspor ini bisa masuk rekor MURI, saya biasanya melepas dua, tiga, atau satu kontainer, ini bisa sampai 50 kontainer ke 20 negara. Yang lebih menggembirakan lagi (Sritex memiliki) hampir 100 negara mitra,&quot; kata Mendag dilansir dari Antara, Kamis (15/9/2022).
BACA JUGA:Ekspor Indonesia Naik 9,1% Jadi USD27,9 Miliar di Agustus 2022

Terkait ekspor, dikatakannya, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan agar dalam satu bulan paling tidak ada tiga misi dagang ke luar negeri, terutama ke pasar baru.
&quot;Ini saya akan buat perjanjian dengan Mesir, maka nanti kami selesaikan. Kemudian ke Nigeria, Maroko, dan beberapa negara Afrika. Selain itu juga (tetap mempertahankan) pasar tradisional,&quot; katanya.
BACA JUGA:Sumur Minyak Tua, RI Dulu Eksportir Sekarang Jadi Importir

Dia mengatakan saat ini Bangsa Indonesia menghadapi tantangan yang tidak ringan, salah satunya situasi geopolitik yang cepat berubah.
&quot;Antara Barat dan Timur dipelopori oleh Tiongkok cepat sekali perubahannya. Persaingan ini juga banyak dipicu oleh Rusia dan Ukraina yang memberikan dampak luar biasa, di antaranya krisis energi, ditambah pangan yang akibatnya menjadi krisis keuangan. Presiden memberikan arahan bahwa dunia sedang tidak baik-baik saja, makanya harus waspada, termasuk memperkuat kerja sama,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8xNS80LzE1MTk2Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pihaknya mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Januari-Juni 2022  secara keseluruhan meraih surplus USD24,89 miliar dengan pertumbuhan  ekonomi dalam negeri sebesar 5,44%.
&quot;Ini termasuk salah satu pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia. Ini  peran teman-teman (eksportir) termasuk Sritex. Makanya kita harus  melindungi industri dalam negeri kita,&quot; katanya.
Dia mengatakan saat ini pangsa pasar ekspor dari Indonesia masih di  angka 1,44% di seluruh dunia. Dengan demikian, potensinya sangat besar  untuk ditingkatkan lagi. Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT  Sritex Iwan Setiawan Lukminto mengatakan pengiriman produk ekspor  merupakan agenda reguler di Sritex.
&quot;Ini hanya mengambil momentum, bagaimana saat ini kami lebih mencoba  untuk menggenjot ekspor. Kondisi makro ekonomi semua kan tidak baik,  event ini menjadi penyemangat,&quot; katanya.
Dia mengatakan beberapa produk yang diekspor kali ini di antaranya benang, kain, garmen, fesyen, dan pakaian tentara ke Swedia.
&quot;Persaingan ketat pada industri tekstil global jadi tantangan dan  peluang bagi kami untuk terus berinovasi dan berkreasi baik secara  produk, teknologi, dan SDM. Kami berkomitmen untuk menjadi bagian dari  rencana ekspor Indonesia di tahun 2025 dengan target pencapaian USD30  miliar,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
