<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri ATR: Tanah Redistribusi Jangan Sampai Diserobot Mafia</title><description>Menteri ATR Hadi Tjahjanto meminta tanah redistribusi jangan sampai diserobot mafia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/15/470/2668449/menteri-atr-tanah-redistribusi-jangan-sampai-diserobot-mafia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/15/470/2668449/menteri-atr-tanah-redistribusi-jangan-sampai-diserobot-mafia"/><item><title>Menteri ATR: Tanah Redistribusi Jangan Sampai Diserobot Mafia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/15/470/2668449/menteri-atr-tanah-redistribusi-jangan-sampai-diserobot-mafia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/15/470/2668449/menteri-atr-tanah-redistribusi-jangan-sampai-diserobot-mafia</guid><pubDate>Kamis 15 September 2022 18:45 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/15/470/2668449/menteri-atr-tanah-redistribusi-jangan-sampai-diserobot-mafia-hdY2xAKKZL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ATR Hadi Tjahjanto sikat mafia tanah (Foto: ATR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/15/470/2668449/menteri-atr-tanah-redistribusi-jangan-sampai-diserobot-mafia-hdY2xAKKZL.jpg</image><title>Menteri ATR Hadi Tjahjanto sikat mafia tanah (Foto: ATR)</title></images><description>JAKARTA - Menteri ATR Hadi Tjahjanto meminta tanah redistribusi jangan sampai diserobot mafia tanah. Untuk itu, masyarakat penerima sertifikat redistribusi tanah untuk bisa menjaga sertifikat dan tanah mereka dari mafia tanah.
&quot;Bagaimana dengan tanah-tanah harus dijaga benar-benar harus hati-hati dengan tanah yang sudah diberikan, diberikan patok apabila batasnya sudah ada, patok kiri, kanan, semua dijaga supaya tidak diserobot oleh mafia tanah,&quot; kata Menteri Hadi Tjahjanto dilansir dari Antara, Kamis (15/9/2022).
BACA JUGA:Jokowi Serahkan 3.000 Sertifikat Tanah, Menteri ATR Harap Mafia Tanah Hilang!

Menteri Hadi Tjahjanto menyampaikan sertifikat redistribusi tanah yang telah diterima masyarakat, seharusnya dipastikan tidak ada lagi mafia tanah yang berani menyerobot tanah tersebut.
BACA JUGA:Tegas! Jokowi Siap Gebuk Mafia Tanah

&quot;Dengan sertifikat yang bapak pegang itu, sudah dipastikan bahwa tidak ada lagi mafia tanah yang berani utik-utik atau mempermasalahkan sertifikat bapak atau ibu, yang sudah dipegang,&quot; kata dia.
Menjaga tanah redistribusi tersebut menurut menteri Hadi tentunya juga harus sejalan dengan menjaga sertifikat redistribusi yang telah dibagikan. Masyarakat perlu menjaga sertifikat jangan sampai hilang atau rusak.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8xMS8xLzE1MTgwNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menteri Hadi pun memberikan tips agar sertifikat difotokopi untuk  mengantisipasi kehilangan atau kerusakan terhadap sertifikat yang asli.  Menurut dia, jika masyarakat masih memiliki fotokopi sebagai bukti  kepemilikan tanah, maka bisa diurus penggantian sertifikat asli yang  hilang atau rusak tersebut.
&quot;Fotokopi dimasukkan plastik, tujuannya apa, apabila, ya kita tidak  menginginkan, terjadi hujan lebat kemudian ternyata sedikit ada masalah,  sertifikatnya hilang yang asli, nah sertifikat yang fotokopi itu bisa  dilaporkan ke kantor BPN untuk minta sertifikat yang asli,&quot; ujar Menteri  Hadi Tjahjanto.
Sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan  Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto telah menyerahkan sebanyak 762  sertifikat redistribusi tanah bagi warga Desa Ongkaw III, Kecamatan  Sinonsayang, Kabupaten Minahasa Selatan pada Kamis 15 September 2022.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri ATR Hadi Tjahjanto meminta tanah redistribusi jangan sampai diserobot mafia tanah. Untuk itu, masyarakat penerima sertifikat redistribusi tanah untuk bisa menjaga sertifikat dan tanah mereka dari mafia tanah.
&quot;Bagaimana dengan tanah-tanah harus dijaga benar-benar harus hati-hati dengan tanah yang sudah diberikan, diberikan patok apabila batasnya sudah ada, patok kiri, kanan, semua dijaga supaya tidak diserobot oleh mafia tanah,&quot; kata Menteri Hadi Tjahjanto dilansir dari Antara, Kamis (15/9/2022).
BACA JUGA:Jokowi Serahkan 3.000 Sertifikat Tanah, Menteri ATR Harap Mafia Tanah Hilang!

Menteri Hadi Tjahjanto menyampaikan sertifikat redistribusi tanah yang telah diterima masyarakat, seharusnya dipastikan tidak ada lagi mafia tanah yang berani menyerobot tanah tersebut.
BACA JUGA:Tegas! Jokowi Siap Gebuk Mafia Tanah

&quot;Dengan sertifikat yang bapak pegang itu, sudah dipastikan bahwa tidak ada lagi mafia tanah yang berani utik-utik atau mempermasalahkan sertifikat bapak atau ibu, yang sudah dipegang,&quot; kata dia.
Menjaga tanah redistribusi tersebut menurut menteri Hadi tentunya juga harus sejalan dengan menjaga sertifikat redistribusi yang telah dibagikan. Masyarakat perlu menjaga sertifikat jangan sampai hilang atau rusak.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8xMS8xLzE1MTgwNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menteri Hadi pun memberikan tips agar sertifikat difotokopi untuk  mengantisipasi kehilangan atau kerusakan terhadap sertifikat yang asli.  Menurut dia, jika masyarakat masih memiliki fotokopi sebagai bukti  kepemilikan tanah, maka bisa diurus penggantian sertifikat asli yang  hilang atau rusak tersebut.
&quot;Fotokopi dimasukkan plastik, tujuannya apa, apabila, ya kita tidak  menginginkan, terjadi hujan lebat kemudian ternyata sedikit ada masalah,  sertifikatnya hilang yang asli, nah sertifikat yang fotokopi itu bisa  dilaporkan ke kantor BPN untuk minta sertifikat yang asli,&quot; ujar Menteri  Hadi Tjahjanto.
Sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan  Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto telah menyerahkan sebanyak 762  sertifikat redistribusi tanah bagi warga Desa Ongkaw III, Kecamatan  Sinonsayang, Kabupaten Minahasa Selatan pada Kamis 15 September 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
