<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub Ajak Investor Denmark Kembangkan Pelabuhan Patimban</title><description>Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengajak investor Denmark mengembangkan pelabuhan Patimban.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/16/320/2668834/menhub-ajak-investor-denmark-kembangkan-pelabuhan-patimban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/16/320/2668834/menhub-ajak-investor-denmark-kembangkan-pelabuhan-patimban"/><item><title>Menhub Ajak Investor Denmark Kembangkan Pelabuhan Patimban</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/16/320/2668834/menhub-ajak-investor-denmark-kembangkan-pelabuhan-patimban</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/16/320/2668834/menhub-ajak-investor-denmark-kembangkan-pelabuhan-patimban</guid><pubDate>Jum'at 16 September 2022 13:10 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/16/320/2668834/menhub-ajak-investor-denmark-kembangkan-pelabuhan-patimban-j0G9c46Btv.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menhub tawari proyek Pelabuhan Patimban (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/16/320/2668834/menhub-ajak-investor-denmark-kembangkan-pelabuhan-patimban-j0G9c46Btv.jpeg</image><title>Menhub tawari proyek Pelabuhan Patimban (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengajak investor Denmark mengembangkan pelabuhan Patimban. Menhub menawarkan proyek pengembangan pelabuhan Patimban kepada para pelaku usaha asal Denmark dan perusahaan shipping line asal Denmark Maersk Line.
Penawaran tersebut sampaikan Menhub saat mengajak Duta Besar Denmark untuk Indonesia Lars Bo Larsen bersama jajaran Maersk Line melihat langsung aktivitas di Pelabuhan Patimban.
BACA JUGA:Ada Rute Baru Tol Laut di Pelabuhan Patimban

&amp;ldquo;Kami tawarkan Maersk Line dan beberapa investor dari sejumlah negara untuk bekerja sama dengan PT Pelabuhan Patimban International (PPI) yang telah ditunjuk sebagai satu entitas swasta untuk mengembangkan Pelabuhan Patimban. Kita ingin pelabuhan ini berkembang dengan pesat,&amp;rdquo; kata Menhub dilansir dari Antara, Jumat (16/9/2022).
BACA JUGA:Menhub: Besar Pelabuhan Patimban Akan Sama dengan Tanjung Priok

Menhub menjelaskan, kerja sama dengan Maersk Line sangat potensial, karena perusahaan ini merupakan salah satu yang terbesar di dunia yang memiliki potensi pengangkutan dari Asia menuju ke Eropa, Amerika Serikat, maupun Timur Tengah. Dia meyakinkan kepada calon investor bahwa kinerja Patimban hingga saat ini cukup menggembirakan.
&amp;ldquo;Tahun ini sudah berjalan dan hasilnya di atas apa yang kami rencanakan. Tadinya ditargetkan dapat mengangkut 160.000 unit kendaraan, tetapi saat ini sudah mengangkut 200.000 unit kendaraan,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yMS8xLzEyNjI5Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Denmark Lars Bo Larsen  menyambut baik tawaran Pemerintah Indonesia dan terkesan dengan kinerja  dari Pelabuhan Patimban.
Menurutnya, Indonesia memiliki pertumbuhan yang sangat kuat ke depan terutama di wilayah Jawa Barat hingga Jawa Tengah.
&amp;ldquo;Transportasi laut menjadi satu elemen penting dalam memastikan  pertumbuhan yang berkelanjutan dan kami berkomitmen untuk bekerja sama  dengan baik dengan pemerintah Indonesia,&amp;rdquo; katanya.
Dalam tinjauannya, Menhub mengajak Dubes Denmark Lars Bo Larsen untuk  memantau aktivitas pengangkutan sebanyak 2.025 unit mobil oleh Kapal  MV. Siem Curie di Pelabuhan Patimban yang datang dari Singapura untuk  menuju ke Batangas/Luzon, Filipina.
Pembangunan Pelabuhan Patimban terdiri dari tiga tahap. Untuk tahap 1  terdiri dari dua bagian yaitu tahap 1-1 dan tahap 1-2. Untuk tahap 1-1  pembangunannya telah diselesaikan dan saat ini akan dilanjutkan ke tahap  1-2 pada Oktober 2022 dan ditargetkan selesai pada tahun 2025.
Pelabuhan Patimban ditargetkan akan memiliki kapasitas yang sama  dengan Pelabuhan Priok yakni sebesar 7,5 juta TEUs peti kemas atau  kontainer dan 600 ribu kendaraan per tahun pada 2027. Turut hadir dalam  kunjungan tersebut Dirjen Perhubungan Laut Arif Toha, perwakilan Maersk  Line, dan PT Pelabuhan Patimban International.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengajak investor Denmark mengembangkan pelabuhan Patimban. Menhub menawarkan proyek pengembangan pelabuhan Patimban kepada para pelaku usaha asal Denmark dan perusahaan shipping line asal Denmark Maersk Line.
Penawaran tersebut sampaikan Menhub saat mengajak Duta Besar Denmark untuk Indonesia Lars Bo Larsen bersama jajaran Maersk Line melihat langsung aktivitas di Pelabuhan Patimban.
BACA JUGA:Ada Rute Baru Tol Laut di Pelabuhan Patimban

&amp;ldquo;Kami tawarkan Maersk Line dan beberapa investor dari sejumlah negara untuk bekerja sama dengan PT Pelabuhan Patimban International (PPI) yang telah ditunjuk sebagai satu entitas swasta untuk mengembangkan Pelabuhan Patimban. Kita ingin pelabuhan ini berkembang dengan pesat,&amp;rdquo; kata Menhub dilansir dari Antara, Jumat (16/9/2022).
BACA JUGA:Menhub: Besar Pelabuhan Patimban Akan Sama dengan Tanjung Priok

Menhub menjelaskan, kerja sama dengan Maersk Line sangat potensial, karena perusahaan ini merupakan salah satu yang terbesar di dunia yang memiliki potensi pengangkutan dari Asia menuju ke Eropa, Amerika Serikat, maupun Timur Tengah. Dia meyakinkan kepada calon investor bahwa kinerja Patimban hingga saat ini cukup menggembirakan.
&amp;ldquo;Tahun ini sudah berjalan dan hasilnya di atas apa yang kami rencanakan. Tadinya ditargetkan dapat mengangkut 160.000 unit kendaraan, tetapi saat ini sudah mengangkut 200.000 unit kendaraan,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yMS8xLzEyNjI5Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Denmark Lars Bo Larsen  menyambut baik tawaran Pemerintah Indonesia dan terkesan dengan kinerja  dari Pelabuhan Patimban.
Menurutnya, Indonesia memiliki pertumbuhan yang sangat kuat ke depan terutama di wilayah Jawa Barat hingga Jawa Tengah.
&amp;ldquo;Transportasi laut menjadi satu elemen penting dalam memastikan  pertumbuhan yang berkelanjutan dan kami berkomitmen untuk bekerja sama  dengan baik dengan pemerintah Indonesia,&amp;rdquo; katanya.
Dalam tinjauannya, Menhub mengajak Dubes Denmark Lars Bo Larsen untuk  memantau aktivitas pengangkutan sebanyak 2.025 unit mobil oleh Kapal  MV. Siem Curie di Pelabuhan Patimban yang datang dari Singapura untuk  menuju ke Batangas/Luzon, Filipina.
Pembangunan Pelabuhan Patimban terdiri dari tiga tahap. Untuk tahap 1  terdiri dari dua bagian yaitu tahap 1-1 dan tahap 1-2. Untuk tahap 1-1  pembangunannya telah diselesaikan dan saat ini akan dilanjutkan ke tahap  1-2 pada Oktober 2022 dan ditargetkan selesai pada tahun 2025.
Pelabuhan Patimban ditargetkan akan memiliki kapasitas yang sama  dengan Pelabuhan Priok yakni sebesar 7,5 juta TEUs peti kemas atau  kontainer dan 600 ribu kendaraan per tahun pada 2027. Turut hadir dalam  kunjungan tersebut Dirjen Perhubungan Laut Arif Toha, perwakilan Maersk  Line, dan PT Pelabuhan Patimban International.</content:encoded></item></channel></rss>
