<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Curhatan Warteg dan Warung Padang Imbas Kenaikan Harga BBM</title><description>Sejumlah pengelola warung nasi mengeluhkan beberapa komoditas bahan pangan yang harganya ikut terkerek naik akibat dari kenaikan harga bbm.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/16/320/2669215/curhatan-warteg-dan-warung-padang-imbas-kenaikan-harga-bbm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/16/320/2669215/curhatan-warteg-dan-warung-padang-imbas-kenaikan-harga-bbm"/><item><title>Curhatan Warteg dan Warung Padang Imbas Kenaikan Harga BBM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/16/320/2669215/curhatan-warteg-dan-warung-padang-imbas-kenaikan-harga-bbm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/16/320/2669215/curhatan-warteg-dan-warung-padang-imbas-kenaikan-harga-bbm</guid><pubDate>Jum'at 16 September 2022 19:49 WIB</pubDate><dc:creator>Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/16/320/2669215/curhatan-warteg-dan-warung-padang-imbas-kenaikan-harga-bbm-H3uNNN5d0O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pedagang Nasi Curhat (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/16/320/2669215/curhatan-warteg-dan-warung-padang-imbas-kenaikan-harga-bbm-H3uNNN5d0O.jpg</image><title>Pedagang Nasi Curhat (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah pengelola warung nasi mengeluhkan beberapa komoditas bahan pangan yang harganya ikut terkerek naik akibat dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) salah satunya yaitu sayuran.
Salah seorang pengelola warteg di wilayah Ciracas, Jakarta Timur bernama Galih mengatakan, kenaikan harga BBM sangat mempengaruhi biaya produksinya.
BACA JUGA:BBM Pertalite dan Pertamax Mau Dihapus? Ini Penjelasan Menteri ESDM

&quot;Berpengaruh, sayuran pada naik, kaya sembako naik, semua ikut pada naik. Sayur kaya kacang, sebagian pada naik sih, pada ikut naik semua,&quot; ungkapnya kepada MPI, Jumat (16/9/2022).
Menurutnya, selain meningkatkan harga produksi, pendapatan juga turut mengalami penurunan, bahkan ia juga mendapatkan informasi dari pedagang lain, bahwa mereka juga turut mengalami penurunan pendapatan.
&quot;Semua rata, pada turun sih, kebanyakan turun. Kaya di pasar kita kan ketemu sesama pedagang, suka pada nanya, gimana jualan? Ada yang turun, kebanyakan turun, pendapatan pada turun,&quot; jelasnya.
BACA JUGA:Menteri ESDM Buka Suara soal BBM Ramah Lingkungan

Sementara itu, pengelola warung nasi Padang bernama Hakim menyebutkan bahwa semenjak naiknya harga BBM, beberapa bumbu masakan juga turut naik.&quot;Yang naik itu bumbu-bumbu, kaya bawang sama sayur-sayuran,&quot; sebutnya.
Ia berharap pemerintah bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan dan memperhatikan masyarakat kecil, supaya tidak semakin tertekan.
&quot;Jangan sembarangan lah, harus perhatiin rakyat kecil, biar enggak makin kejepit,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah pengelola warung nasi mengeluhkan beberapa komoditas bahan pangan yang harganya ikut terkerek naik akibat dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) salah satunya yaitu sayuran.
Salah seorang pengelola warteg di wilayah Ciracas, Jakarta Timur bernama Galih mengatakan, kenaikan harga BBM sangat mempengaruhi biaya produksinya.
BACA JUGA:BBM Pertalite dan Pertamax Mau Dihapus? Ini Penjelasan Menteri ESDM

&quot;Berpengaruh, sayuran pada naik, kaya sembako naik, semua ikut pada naik. Sayur kaya kacang, sebagian pada naik sih, pada ikut naik semua,&quot; ungkapnya kepada MPI, Jumat (16/9/2022).
Menurutnya, selain meningkatkan harga produksi, pendapatan juga turut mengalami penurunan, bahkan ia juga mendapatkan informasi dari pedagang lain, bahwa mereka juga turut mengalami penurunan pendapatan.
&quot;Semua rata, pada turun sih, kebanyakan turun. Kaya di pasar kita kan ketemu sesama pedagang, suka pada nanya, gimana jualan? Ada yang turun, kebanyakan turun, pendapatan pada turun,&quot; jelasnya.
BACA JUGA:Menteri ESDM Buka Suara soal BBM Ramah Lingkungan

Sementara itu, pengelola warung nasi Padang bernama Hakim menyebutkan bahwa semenjak naiknya harga BBM, beberapa bumbu masakan juga turut naik.&quot;Yang naik itu bumbu-bumbu, kaya bawang sama sayur-sayuran,&quot; sebutnya.
Ia berharap pemerintah bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan dan memperhatikan masyarakat kecil, supaya tidak semakin tertekan.
&quot;Jangan sembarangan lah, harus perhatiin rakyat kecil, biar enggak makin kejepit,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
