<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jumlah Pabrikan Komponen Kendaraan Bermotor Kalah dari Thailand, RI Masih Impor Barang Ini</title><description>Industri kendaraan bermotor Indonesia masih kalah dengan industri kendaraan bermotor Thailand.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/19/320/2670409/jumlah-pabrikan-komponen-kendaraan-bermotor-kalah-dari-thailand-ri-masih-impor-barang-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/19/320/2670409/jumlah-pabrikan-komponen-kendaraan-bermotor-kalah-dari-thailand-ri-masih-impor-barang-ini"/><item><title>Jumlah Pabrikan Komponen Kendaraan Bermotor Kalah dari Thailand, RI Masih Impor Barang Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/19/320/2670409/jumlah-pabrikan-komponen-kendaraan-bermotor-kalah-dari-thailand-ri-masih-impor-barang-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/19/320/2670409/jumlah-pabrikan-komponen-kendaraan-bermotor-kalah-dari-thailand-ri-masih-impor-barang-ini</guid><pubDate>Senin 19 September 2022 13:12 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/19/320/2670409/jumlah-pabrikan-komponen-kendaraan-bermotor-kalah-dari-thailand-ri-masih-impor-barang-ini-6vwg1eBz64.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pabrikan komponen kendaraan motor Indonesia kalah dari Thailand (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/19/320/2670409/jumlah-pabrikan-komponen-kendaraan-bermotor-kalah-dari-thailand-ri-masih-impor-barang-ini-6vwg1eBz64.jpg</image><title>Pabrikan komponen kendaraan motor Indonesia kalah dari Thailand (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Industri kendaraan bermotor Indonesia masih kalah dengan industri kendaraan bermotor Thailand. Jumlah pabrikan komponen kendaraan bermotor di Thailand jauh lebih banyak di bandingkan dengan Indonesia.
Sekjen Asosiasi Gabunngan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara mengungkapkan, hal itu membuat jumlah produksi mobil Thailand lebih banyak.
BACA JUGA:Indonesia Swasembada Kendaraan Bermotor, Ini Buktinya

&quot;Jumlah pendukung kendaraan bermotor, dalam hal ini adalah pabrikan komponennya kita kalah dengan Thailand. Dan Thailand jauh lebih banyak dari Indonesia,&quot; katanya dalam Market Review IDX Channel, Senin (19/9/2022).
Kukuh mengungkapkan, meskipun Indonesia sudah mampu memproduksi kendaraan sendiri, namun dari beberapa komponen kendaraan masih harus di impor dari negara lain.
BACA JUGA:Penjualan Mobil Capai 658.000 Unit hingga Agustus 2022

&quot;Misalkan, safety belt, kita sudah mampu membuat di sini, namun demikian karena salah satu materialnya yakni webbingnya harus impor dari negara lain.  Dan itulah yang harus dikembangkan oleh industri otomotif Indonesia,&quot; katanya.
Meski demikian, Kukuh mengatakan bahwa Indonesia saat ini sedang mengejar ketertinggalannya dalam hal pabrikan komponen pendukung kendaraan bermotor tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8xNS84LzE1MzI3MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita sedang salam proses menuju ke sana,  demikian juga dengan  pabrikan-pabrikan yang membuat bahan baku untuk pendukung industri  otomotif,&quot; katanya.
Oleh sebab itu, Kukuh mendorong adanya evaluasi dari pabrikan  komponen untuk mengetahui apa-apa saja yang kurang, sehingga ke depannya  dapat merumuskan langkah baru untuk dapat bersaing dengan negara-negara  lain.
Untuk diketahui, berdasarkan data &quot;top 20 global vehicle production  2021&quot;yang dipaparkan Kukuh, Indonesia berada di peringkat 15 dunia  dengan angka 1.121.967 unit dalam produksi kendaraan.
Di mana Indonesia kalah dari Thailand yang bisa memproduksi 1.685.705  unit. Sementara peringkat pertama ialah China dengan produksi  26.082.220 unit.</description><content:encoded>JAKARTA - Industri kendaraan bermotor Indonesia masih kalah dengan industri kendaraan bermotor Thailand. Jumlah pabrikan komponen kendaraan bermotor di Thailand jauh lebih banyak di bandingkan dengan Indonesia.
Sekjen Asosiasi Gabunngan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara mengungkapkan, hal itu membuat jumlah produksi mobil Thailand lebih banyak.
BACA JUGA:Indonesia Swasembada Kendaraan Bermotor, Ini Buktinya

&quot;Jumlah pendukung kendaraan bermotor, dalam hal ini adalah pabrikan komponennya kita kalah dengan Thailand. Dan Thailand jauh lebih banyak dari Indonesia,&quot; katanya dalam Market Review IDX Channel, Senin (19/9/2022).
Kukuh mengungkapkan, meskipun Indonesia sudah mampu memproduksi kendaraan sendiri, namun dari beberapa komponen kendaraan masih harus di impor dari negara lain.
BACA JUGA:Penjualan Mobil Capai 658.000 Unit hingga Agustus 2022

&quot;Misalkan, safety belt, kita sudah mampu membuat di sini, namun demikian karena salah satu materialnya yakni webbingnya harus impor dari negara lain.  Dan itulah yang harus dikembangkan oleh industri otomotif Indonesia,&quot; katanya.
Meski demikian, Kukuh mengatakan bahwa Indonesia saat ini sedang mengejar ketertinggalannya dalam hal pabrikan komponen pendukung kendaraan bermotor tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8xNS84LzE1MzI3MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita sedang salam proses menuju ke sana,  demikian juga dengan  pabrikan-pabrikan yang membuat bahan baku untuk pendukung industri  otomotif,&quot; katanya.
Oleh sebab itu, Kukuh mendorong adanya evaluasi dari pabrikan  komponen untuk mengetahui apa-apa saja yang kurang, sehingga ke depannya  dapat merumuskan langkah baru untuk dapat bersaing dengan negara-negara  lain.
Untuk diketahui, berdasarkan data &quot;top 20 global vehicle production  2021&quot;yang dipaparkan Kukuh, Indonesia berada di peringkat 15 dunia  dengan angka 1.121.967 unit dalam produksi kendaraan.
Di mana Indonesia kalah dari Thailand yang bisa memproduksi 1.685.705  unit. Sementara peringkat pertama ialah China dengan produksi  26.082.220 unit.</content:encoded></item></channel></rss>
