<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Realisasi Investasi RI Nyaris 50% dari Target Rp1.200 Triliun</title><description>Realisasi investasi Indonesia nyaris mencapai 50% dari target Rp1.200 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/20/320/2671515/realisasi-investasi-ri-nyaris-50-dari-target-rp1-200-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/20/320/2671515/realisasi-investasi-ri-nyaris-50-dari-target-rp1-200-triliun"/><item><title>Realisasi Investasi RI Nyaris 50% dari Target Rp1.200 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/20/320/2671515/realisasi-investasi-ri-nyaris-50-dari-target-rp1-200-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/20/320/2671515/realisasi-investasi-ri-nyaris-50-dari-target-rp1-200-triliun</guid><pubDate>Selasa 20 September 2022 18:08 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/20/320/2671515/realisasi-investasi-ri-nyaris-50-dari-target-rp1-200-triliun-Z5TcNDlOhz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Realisasi investasi RI (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/20/320/2671515/realisasi-investasi-ri-nyaris-50-dari-target-rp1-200-triliun-Z5TcNDlOhz.jpg</image><title>Realisasi investasi RI (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Realisasi investasi Indonesia nyaris mencapai 50% dari target Rp1.200 triliun. Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi Nurul Ichwan menyampaikan bahwa Indonesia tengah berada di jalur yang tepat dalam memenuhi target investasi.
&amp;ldquo;Hingga Juni 2022 kita telah mencapai 48,7% atau hampir 50%, ini berarti kita on track untuk memenuhi target investasi 2022 sebesar Rp1.200 triliun,&amp;rdquo; katanya dilansir dari Antara, Selasa (20/9/2022).
BACA JUGA:Kurangi Ketimpangan, BI Dorong Investasi di Luar Jawa

Realisasi investasi tersebut, lanjutnya, merupakan capaian dari target yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo. Jika dilihat dari target RPJMN, maka capaian investasi telah mencapai 60,4% dari total target sebesar Rp968,4 triliun.
Capaian investasi terdiri dari Foreign Direct Investment (FDI) yang mencapai 53,1% atau sebanyak Rp319,4 triliun. Sedangkan untuk Domestic Direct Invesment (DDI) berjumlah Rp274,2 triliun 46,9%.
BACA JUGA:Bahlil Sebut Distribusi Investasi di Asean Tidak Merata

&amp;ldquo;Jika dilihat dari spending dan penyebaran, investasi di luar Jawa lebih besar dengan Rp468,2 triliun atau 52%. Sementara di Jawa 48% atau Rp432,8 triliun,&amp;rdquo; ujarnya.
Dalam pemenuhan target investasi selama Semester 1 tersebut juga berhasil menyerap 1,2 juta tenaga kerja yang berasal dari 133.258 proyek pekerjaan. Lebih lanjut Nurul menegaskan bahwa investasi merupakan kunci bagi ekonomi untuk bangkit dari COVID-19 di tahun 2022. Investasi, sebutnya, merupakan kekuatan pendorong pertumbuhan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8wMy80LzE1MTQzMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Investasi akan membuat lapangan pekerjaan baru untuk tenaga kerja  baru, terutama untuk para pengangguran saat ini dan yang terdampak  pandemi COVID-19,&amp;rdquo; tutur dia.
Selain itu, kegiatan investasi berorientasi ekspor juga akan  memperkuat cadangan devisa negara serta akan meningkat konsumsi  domestik. Adapun upaya memperbanyak dan memperluas investasi juga  menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mencapai mencapai Visi  Indonesia tahun 2045 yang menargetkan Indonesia menjadi negara dengan  PDB terbesar ke-5 di dunia.
Pemerintah telah berupaya melakukan transformasi ekonomi dengan  meningkatkan daya saing dan memberikan transparansi dan efisiensi dalam  kemudahan berbisnis di Indonesia melalui UU Cipta Kerja, mengeluarkan  regulasi investasi yang lebih berdaya saing, serta mengatasi COVID-19.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Realisasi investasi Indonesia nyaris mencapai 50% dari target Rp1.200 triliun. Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi Nurul Ichwan menyampaikan bahwa Indonesia tengah berada di jalur yang tepat dalam memenuhi target investasi.
&amp;ldquo;Hingga Juni 2022 kita telah mencapai 48,7% atau hampir 50%, ini berarti kita on track untuk memenuhi target investasi 2022 sebesar Rp1.200 triliun,&amp;rdquo; katanya dilansir dari Antara, Selasa (20/9/2022).
BACA JUGA:Kurangi Ketimpangan, BI Dorong Investasi di Luar Jawa

Realisasi investasi tersebut, lanjutnya, merupakan capaian dari target yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo. Jika dilihat dari target RPJMN, maka capaian investasi telah mencapai 60,4% dari total target sebesar Rp968,4 triliun.
Capaian investasi terdiri dari Foreign Direct Investment (FDI) yang mencapai 53,1% atau sebanyak Rp319,4 triliun. Sedangkan untuk Domestic Direct Invesment (DDI) berjumlah Rp274,2 triliun 46,9%.
BACA JUGA:Bahlil Sebut Distribusi Investasi di Asean Tidak Merata

&amp;ldquo;Jika dilihat dari spending dan penyebaran, investasi di luar Jawa lebih besar dengan Rp468,2 triliun atau 52%. Sementara di Jawa 48% atau Rp432,8 triliun,&amp;rdquo; ujarnya.
Dalam pemenuhan target investasi selama Semester 1 tersebut juga berhasil menyerap 1,2 juta tenaga kerja yang berasal dari 133.258 proyek pekerjaan. Lebih lanjut Nurul menegaskan bahwa investasi merupakan kunci bagi ekonomi untuk bangkit dari COVID-19 di tahun 2022. Investasi, sebutnya, merupakan kekuatan pendorong pertumbuhan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8wMy80LzE1MTQzMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Investasi akan membuat lapangan pekerjaan baru untuk tenaga kerja  baru, terutama untuk para pengangguran saat ini dan yang terdampak  pandemi COVID-19,&amp;rdquo; tutur dia.
Selain itu, kegiatan investasi berorientasi ekspor juga akan  memperkuat cadangan devisa negara serta akan meningkat konsumsi  domestik. Adapun upaya memperbanyak dan memperluas investasi juga  menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mencapai mencapai Visi  Indonesia tahun 2045 yang menargetkan Indonesia menjadi negara dengan  PDB terbesar ke-5 di dunia.
Pemerintah telah berupaya melakukan transformasi ekonomi dengan  meningkatkan daya saing dan memberikan transparansi dan efisiensi dalam  kemudahan berbisnis di Indonesia melalui UU Cipta Kerja, mengeluarkan  regulasi investasi yang lebih berdaya saing, serta mengatasi COVID-19.</content:encoded></item></channel></rss>
