<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>29 Perusahaan Masuk Pipeline IPO BEI</title><description>Sebanyak 44 perusahaan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga 20 September.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/21/278/2671836/29-perusahaan-masuk-pipeline-ipo-bei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/21/278/2671836/29-perusahaan-masuk-pipeline-ipo-bei"/><item><title>29 Perusahaan Masuk Pipeline IPO BEI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/21/278/2671836/29-perusahaan-masuk-pipeline-ipo-bei</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/21/278/2671836/29-perusahaan-masuk-pipeline-ipo-bei</guid><pubDate>Rabu 21 September 2022 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Viola Triamanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/21/278/2671836/29-perusahaan-masuk-pipeline-ipo-bei-U97TmZiGCY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">29 perusahaan antre IPO (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/21/278/2671836/29-perusahaan-masuk-pipeline-ipo-bei-U97TmZiGCY.jpg</image><title>29 perusahaan antre IPO (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sebanyak 44 perusahaan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga 20 September. Adapun total dana yang berhasil dihimpun dari IPO tersebut mencapai Rp21,8 Triliun.
Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna menyatakan bahwa pihaknya berharap jumlah pencatatan  saham pada tahun ini dapat melampaui pencapaian pada tahun lalu.
BACA JUGA:5 Anak Usaha BUMN yang Bakal IPO, Tertarik Beli? 

&amp;ldquo;Tentu dengan mempertimbangkan jumlah perusahaan pada pipeline pencatatan saham,&amp;rdquo; jelasnya melalui keterangan resmi yang dikutip oleh MPI, Rabu (21/9/2022).
Dia melanjutkan bahwa hingga 19 September terdapat  29 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebagai informasi perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline saham merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017 terdiri dari 18 perusahaan aset skala besar, 7 perusahaan aset skala menengah, dan 4 perusahaan aset skala kecil.

BACA JUGA:28 Perusahaan Antre IPO, Mayoritas Punya Aset di Atas Rp250 Miliar


Lebih lanjut, dia menginformasikan  terkait dengan pencatatan obligasi dan sukuk, hingga tanggal 19 September 2022 telah tercatat 99 emisi dari 66 penerbit dengan total dana dihimpun mencapai Rp122 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Sedangkan pada pipeline obligasi dan sukuk, hingga saat ini masih  terdapat 13 emisi yang rencananya akan diterbitkan oleh 10 penerbit,&amp;rdquo;  ucapnya.
Sementara itu, dari 29 calon perusahaan tercatat dalam pipeline  pencatatan saham, beberapa di antaranya menargetkan emisi lebih dari Rp1  triliun, antara lain pada sektor Energy, Technology, dan Financials.
&amp;ldquo;Adapun nama-nama perusahaan yang masih dalam pipeline belum dapat  kami sampaikan, sampai dengan perusahaan tersebut mendapatkan izin  publikasi dari OJK,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sebanyak 44 perusahaan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga 20 September. Adapun total dana yang berhasil dihimpun dari IPO tersebut mencapai Rp21,8 Triliun.
Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna menyatakan bahwa pihaknya berharap jumlah pencatatan  saham pada tahun ini dapat melampaui pencapaian pada tahun lalu.
BACA JUGA:5 Anak Usaha BUMN yang Bakal IPO, Tertarik Beli? 

&amp;ldquo;Tentu dengan mempertimbangkan jumlah perusahaan pada pipeline pencatatan saham,&amp;rdquo; jelasnya melalui keterangan resmi yang dikutip oleh MPI, Rabu (21/9/2022).
Dia melanjutkan bahwa hingga 19 September terdapat  29 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebagai informasi perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline saham merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017 terdiri dari 18 perusahaan aset skala besar, 7 perusahaan aset skala menengah, dan 4 perusahaan aset skala kecil.

BACA JUGA:28 Perusahaan Antre IPO, Mayoritas Punya Aset di Atas Rp250 Miliar


Lebih lanjut, dia menginformasikan  terkait dengan pencatatan obligasi dan sukuk, hingga tanggal 19 September 2022 telah tercatat 99 emisi dari 66 penerbit dengan total dana dihimpun mencapai Rp122 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Sedangkan pada pipeline obligasi dan sukuk, hingga saat ini masih  terdapat 13 emisi yang rencananya akan diterbitkan oleh 10 penerbit,&amp;rdquo;  ucapnya.
Sementara itu, dari 29 calon perusahaan tercatat dalam pipeline  pencatatan saham, beberapa di antaranya menargetkan emisi lebih dari Rp1  triliun, antara lain pada sektor Energy, Technology, dan Financials.
&amp;ldquo;Adapun nama-nama perusahaan yang masih dalam pipeline belum dapat  kami sampaikan, sampai dengan perusahaan tersebut mendapatkan izin  publikasi dari OJK,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
