<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aset Industri Asuransi Tembus Rp1.675 Triliun, Naik 13% di Kuartal II-2022</title><description>AAUI mencatat aset industri asuransi mengalami pertumbuhan 13,2% pada triwulan II 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/21/320/2672095/aset-industri-asuransi-tembus-rp1-675-triliun-naik-13-di-kuartal-ii-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/21/320/2672095/aset-industri-asuransi-tembus-rp1-675-triliun-naik-13-di-kuartal-ii-2022"/><item><title>Aset Industri Asuransi Tembus Rp1.675 Triliun, Naik 13% di Kuartal II-2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/21/320/2672095/aset-industri-asuransi-tembus-rp1-675-triliun-naik-13-di-kuartal-ii-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/21/320/2672095/aset-industri-asuransi-tembus-rp1-675-triliun-naik-13-di-kuartal-ii-2022</guid><pubDate>Rabu 21 September 2022 15:42 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/21/320/2672095/aset-industri-asuransi-tembus-rp1-675-triliun-naik-13-di-kuartal-ii-2022-XpgyDmtahn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Industri Asuransi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/21/320/2672095/aset-industri-asuransi-tembus-rp1-675-triliun-naik-13-di-kuartal-ii-2022-XpgyDmtahn.jpg</image><title>Industri Asuransi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat aset industri asuransi mengalami pertumbuhan 13,2% pada triwulan II 2022 atau mencapai Rp1.675,8 triliun.
&amp;ldquo;Untuk asuransi jiwa tumbuhnya 7,9% (Rp559,5 triliun) dengan porsi 36%, sementara di asuransi umum porsinya 12% dan 7,2% tumbuhnya (Rp196,6 triliun),&amp;rdquo; kata Wakil Ketua Bidang Statistik, Riset dan Analisa AAUI Trinita Situmeang dalam konferensi pers daring, Rabu (21/9/2022).
BACA JUGA:Meparekraf Sandiaga Uno Blakblakan Kondisi Ekonomi RI ke UMKM&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sedangkan untuk reasuransi, lanjutnya, memiliki porsi 2 persen dengan pertumbuhan aset sebanyak 13,8% atau mencapai Rp33,7 triliun.
Pertumbuhan juga dicatatkan oleh premi industri asuransi yang mencapai Rp266 triliun atau tumbuh tipis 2,8%. Kinerja premi tersebut diwakili oleh asuransi jiwa yang memiliki porsi 32% dengan jumlah premi Rp85,1 triliun atau turun 9,5% (yoy), lalu asuransi umum dengan porsi 17% tumbuh 18,7% atau sebesar Rp45,8 triliun.
&amp;ldquo;Pertumbuhan reasuransi sebesar 13,5% (Rp13,6 triliun) dengan porsi 5%,&amp;rdquo; jelasnya.
BACA JUGA:Dapat Asuransi MNC Life, Relawan Bencana Semakin Terlindungi dan Percaya Diri

Kemudian secara klaim, industri asuransi pada triwulan II juga mencatatkan kenaikan sebesar 13,8% dengan jumlah klaim mencapai Rp186,4 triliun. Capaian tersebut disumbang oleh asuransi jiwa sebesar Rp70,5 triliun dimana terjadi penurunan terhadap tahun lalu pada periode yang sama sebesar 12,3%.Sedangkan untuk asuransi umum, mencatatkan kenaikan 29,1% dari porsi 9% dengan total klaim Rp17,7 triliun. Lalu klaim reasuransi yang memiliki porsi 5%, mencatatkan klaim sebanyak Rp6,5 triliun atau naik 26,5%.
Adapun per Juni 2022, AAUI mencatat sebanyak 71 perusahaan terdaftar sebagai perusahaan asuransi umum, lalu reasuransi berjumlah 7 perusahaan, sebanyak 155 pialang asuransi dan 41 perusahaan pialang reasuransi. Sedangkan untuk agen asuransi umum baru bersertifikat, terdapat penurunan dari 6.094 di 2021 menjadi 1.829 hingga pertengahan 2022.
&quot;Tapi disini ada catatan, total akumulasi agen asuransi umum terdaftar dan bersertifikat per Juni 2022 itu 60.674, untuk yang baru 1.829. Mungkin untuk tahun-tahun selanjutnya ada pembaruan izin dan sertifikasi lanjutan,&quot; tutur Trinita.</description><content:encoded>JAKARTA - Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat aset industri asuransi mengalami pertumbuhan 13,2% pada triwulan II 2022 atau mencapai Rp1.675,8 triliun.
&amp;ldquo;Untuk asuransi jiwa tumbuhnya 7,9% (Rp559,5 triliun) dengan porsi 36%, sementara di asuransi umum porsinya 12% dan 7,2% tumbuhnya (Rp196,6 triliun),&amp;rdquo; kata Wakil Ketua Bidang Statistik, Riset dan Analisa AAUI Trinita Situmeang dalam konferensi pers daring, Rabu (21/9/2022).
BACA JUGA:Meparekraf Sandiaga Uno Blakblakan Kondisi Ekonomi RI ke UMKM&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sedangkan untuk reasuransi, lanjutnya, memiliki porsi 2 persen dengan pertumbuhan aset sebanyak 13,8% atau mencapai Rp33,7 triliun.
Pertumbuhan juga dicatatkan oleh premi industri asuransi yang mencapai Rp266 triliun atau tumbuh tipis 2,8%. Kinerja premi tersebut diwakili oleh asuransi jiwa yang memiliki porsi 32% dengan jumlah premi Rp85,1 triliun atau turun 9,5% (yoy), lalu asuransi umum dengan porsi 17% tumbuh 18,7% atau sebesar Rp45,8 triliun.
&amp;ldquo;Pertumbuhan reasuransi sebesar 13,5% (Rp13,6 triliun) dengan porsi 5%,&amp;rdquo; jelasnya.
BACA JUGA:Dapat Asuransi MNC Life, Relawan Bencana Semakin Terlindungi dan Percaya Diri

Kemudian secara klaim, industri asuransi pada triwulan II juga mencatatkan kenaikan sebesar 13,8% dengan jumlah klaim mencapai Rp186,4 triliun. Capaian tersebut disumbang oleh asuransi jiwa sebesar Rp70,5 triliun dimana terjadi penurunan terhadap tahun lalu pada periode yang sama sebesar 12,3%.Sedangkan untuk asuransi umum, mencatatkan kenaikan 29,1% dari porsi 9% dengan total klaim Rp17,7 triliun. Lalu klaim reasuransi yang memiliki porsi 5%, mencatatkan klaim sebanyak Rp6,5 triliun atau naik 26,5%.
Adapun per Juni 2022, AAUI mencatat sebanyak 71 perusahaan terdaftar sebagai perusahaan asuransi umum, lalu reasuransi berjumlah 7 perusahaan, sebanyak 155 pialang asuransi dan 41 perusahaan pialang reasuransi. Sedangkan untuk agen asuransi umum baru bersertifikat, terdapat penurunan dari 6.094 di 2021 menjadi 1.829 hingga pertengahan 2022.
&quot;Tapi disini ada catatan, total akumulasi agen asuransi umum terdaftar dan bersertifikat per Juni 2022 itu 60.674, untuk yang baru 1.829. Mungkin untuk tahun-tahun selanjutnya ada pembaruan izin dan sertifikasi lanjutan,&quot; tutur Trinita.</content:encoded></item></channel></rss>
