<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PLN Bentuk 4 Subholding, Erick Thohir: Jangan Sampai Ada Hak Pegawai yang Dikurangi</title><description>PT PLN (Persero) akan membentuk empat subholding perseroan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/21/320/2672219/pln-bentuk-4-subholding-erick-thohir-jangan-sampai-ada-hak-pegawai-yang-dikurangi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/21/320/2672219/pln-bentuk-4-subholding-erick-thohir-jangan-sampai-ada-hak-pegawai-yang-dikurangi"/><item><title>PLN Bentuk 4 Subholding, Erick Thohir: Jangan Sampai Ada Hak Pegawai yang Dikurangi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/21/320/2672219/pln-bentuk-4-subholding-erick-thohir-jangan-sampai-ada-hak-pegawai-yang-dikurangi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/21/320/2672219/pln-bentuk-4-subholding-erick-thohir-jangan-sampai-ada-hak-pegawai-yang-dikurangi</guid><pubDate>Rabu 21 September 2022 17:35 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/21/320/2672219/pln-bentuk-4-subholding-erick-thohir-jangan-sampai-ada-hak-pegawai-yang-dikurangi-smUJ56cqAV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir ingin hak karyawan PLN tidak berkurang karena adanya pembentukan subholding (Foto: BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/21/320/2672219/pln-bentuk-4-subholding-erick-thohir-jangan-sampai-ada-hak-pegawai-yang-dikurangi-smUJ56cqAV.jpg</image><title>Erick Thohir ingin hak karyawan PLN tidak berkurang karena adanya pembentukan subholding (Foto: BUMN)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT PLN (Persero) akan membentuk empat subholding perseroan. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta agar tidak ada pengurangan hak karyawan saat pembentukan subholding.
BACA JUGA:Erick Thohir Rombak Direksi-Komisaris PLN, Ini Jajaran Terbarunya

Permintaan tersebut dikonfirmasi langsung Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo. Dia memastikan pihaknya siap menjalankan permintaan Erick Thohir.
&quot;Pak Erick berkali-kali mengingatkan, mewanti-wanti kepada kami 'Pak Dirut dalam proses holding-subholding ini jangan sampai ada hak-hak dari pegawai PLN yang dikurangi'. Pak menteri kami siap melaksanakan arahan bapak pak,&quot; ujar Darmawan di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (21/9/2022).
BACA JUGA:Restrukturisasi PLN Jadi Induk Empat Subholding, Erick Thohir Ingatkan Transisi Energi

Erick Thohir, kata Darmawan, juga mengingatkan agar dalam pembentukan  subholding ini harus membuka kesempatan pengembangan pegawai yang luas lagi. &quot;Kami juga siap melaksanakan arahan bapak,&quot; kata dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNS80LzE1MjM5MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menurutnya, program holding dan subholding mendorong bisnis perseroan  menjadi efektif dan efisien. Selain itu, membuka kesempatan  pengembangan kompetensi.
&quot;Kami juga punya kesempatan membangun core kompetensi, dan juga  teknikal skills yang jauh lebih fit, jauh lebih relevan menghadapi  tantangan zaman,&quot; ungkapnya.
Adapun subholding PLN baru di antaranya  PLN Energi Primer Indonesia,  PLN Nusantara Power (Generation Co 1), PLN Indonesia Power (Generation  Co 2) dan PLN ICON Plus.
Hal terpenting dari empat subholding ini, masing-masing akan memiliki  peran strategis dalam pengelolaan aset negara yang selama ini menjadi  lini depan operasional PLN. Keempat Subholding ini akan tetap saling  terkoneksi terutama dalam memaksimalkan rantai pasok bisnis PLN ke  depan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT PLN (Persero) akan membentuk empat subholding perseroan. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta agar tidak ada pengurangan hak karyawan saat pembentukan subholding.
BACA JUGA:Erick Thohir Rombak Direksi-Komisaris PLN, Ini Jajaran Terbarunya

Permintaan tersebut dikonfirmasi langsung Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo. Dia memastikan pihaknya siap menjalankan permintaan Erick Thohir.
&quot;Pak Erick berkali-kali mengingatkan, mewanti-wanti kepada kami 'Pak Dirut dalam proses holding-subholding ini jangan sampai ada hak-hak dari pegawai PLN yang dikurangi'. Pak menteri kami siap melaksanakan arahan bapak pak,&quot; ujar Darmawan di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (21/9/2022).
BACA JUGA:Restrukturisasi PLN Jadi Induk Empat Subholding, Erick Thohir Ingatkan Transisi Energi

Erick Thohir, kata Darmawan, juga mengingatkan agar dalam pembentukan  subholding ini harus membuka kesempatan pengembangan pegawai yang luas lagi. &quot;Kami juga siap melaksanakan arahan bapak,&quot; kata dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNS80LzE1MjM5MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menurutnya, program holding dan subholding mendorong bisnis perseroan  menjadi efektif dan efisien. Selain itu, membuka kesempatan  pengembangan kompetensi.
&quot;Kami juga punya kesempatan membangun core kompetensi, dan juga  teknikal skills yang jauh lebih fit, jauh lebih relevan menghadapi  tantangan zaman,&quot; ungkapnya.
Adapun subholding PLN baru di antaranya  PLN Energi Primer Indonesia,  PLN Nusantara Power (Generation Co 1), PLN Indonesia Power (Generation  Co 2) dan PLN ICON Plus.
Hal terpenting dari empat subholding ini, masing-masing akan memiliki  peran strategis dalam pengelolaan aset negara yang selama ini menjadi  lini depan operasional PLN. Keempat Subholding ini akan tetap saling  terkoneksi terutama dalam memaksimalkan rantai pasok bisnis PLN ke  depan.</content:encoded></item></channel></rss>
