<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kementan Berharap Petani Maksimalkan Alsintan untuk Tingkatkan Produksi</title><description>Kementan mengajak para petani di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, untuk memaksimalkan penggunaan alsintan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/22/11/2672701/kementan-berharap-petani-maksimalkan-alsintan-untuk-tingkatkan-produksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/22/11/2672701/kementan-berharap-petani-maksimalkan-alsintan-untuk-tingkatkan-produksi"/><item><title>Kementan Berharap Petani Maksimalkan Alsintan untuk Tingkatkan Produksi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/22/11/2672701/kementan-berharap-petani-maksimalkan-alsintan-untuk-tingkatkan-produksi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/22/11/2672701/kementan-berharap-petani-maksimalkan-alsintan-untuk-tingkatkan-produksi</guid><pubDate>Kamis 22 September 2022 13:00 WIB</pubDate><dc:creator>Agustina Wulandari </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/22/11/2672701/kementan-berharap-petani-maksimalkan-alsintan-untuk-tingkatkan-produksi-fjcmtzoLul.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alsintan tingkatkan produksi pertanian. (Foto: okezone.com/Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/22/11/2672701/kementan-berharap-petani-maksimalkan-alsintan-untuk-tingkatkan-produksi-fjcmtzoLul.jpg</image><title>Alsintan tingkatkan produksi pertanian. (Foto: okezone.com/Kementan)</title></images><description>ROTE NDAO &amp;ndash; Kementan mengajak para petani di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, untuk memaksimalkan penggunaan alsintan (alat dan mesin pertanian). Pasalnya, alsintan dapat membantu petani untuk menggenjot produksi pertanian.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, penggunaan alat-alat modern sudah tidak bisa dihindari. &amp;ldquo;Sekarang sudah era 4.0, era dimana teknologi dimanfaatkan di berbagai sektor. Pertanian juga demikian. Oleh sebab itu, petani harus adaptif terhadap penggunaan teknologi jika ingin pertanian berkembang,&amp;rdquo; tuturnya.
Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil, mengatakan sudah saatnya pertanian konvensional ditinggalkan.
&amp;ldquo;Kita harus mengikuti zaman. Untuk mendukung pertanian yang maju, mandiri dan modern, petani pun harus membuka diri terhadap kemajuan teknologi. Kita tidak bisa mengandalkan cara bertani konvensional. Jika tidak, kita bisa tertinggal,&amp;rdquo; katanya.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Kementan Modernisasi Pertanian Flores Timur dengan Alsintan

Ia menambahkan, penggunaan alsintan akan sangat bermanfaat bagi para petani. &amp;ldquo;Sebab alsintan akan membuat losses ditekan, sehingga produksi lebih meningkat. Indeks pertanaman juga bisa digenjot. Karena, aktivitas tanam dan panen akan sangat singkat dengan alsintan,&amp;rdquo; tuturnya.
Sebelumnya, 21 Kelompok Tani (Poktan) dan 1 Kelompok Nelayan (Pokyan) di Rote Ndao menerima alat dan mesin pertanian dan perikanan.
Adapun bantuan alat mesin pertanian (alsintan) pra panen yang diterima, yakni 1 unit medium traktor (roda empat), 5 unit hand traktor (roda dua), 5 unit mesin pompa air 4 inchi, dan 10 unit hand sprayer. Sementara alat perikanan, yakni 1 unit peralatan pengolahan ikan.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu kepada para Ketua Poktan dan Pokyan penerima, di gudang Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao, Desa Persiapan Lelain, Kecamatan Lobalain.</description><content:encoded>ROTE NDAO &amp;ndash; Kementan mengajak para petani di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, untuk memaksimalkan penggunaan alsintan (alat dan mesin pertanian). Pasalnya, alsintan dapat membantu petani untuk menggenjot produksi pertanian.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, penggunaan alat-alat modern sudah tidak bisa dihindari. &amp;ldquo;Sekarang sudah era 4.0, era dimana teknologi dimanfaatkan di berbagai sektor. Pertanian juga demikian. Oleh sebab itu, petani harus adaptif terhadap penggunaan teknologi jika ingin pertanian berkembang,&amp;rdquo; tuturnya.
Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil, mengatakan sudah saatnya pertanian konvensional ditinggalkan.
&amp;ldquo;Kita harus mengikuti zaman. Untuk mendukung pertanian yang maju, mandiri dan modern, petani pun harus membuka diri terhadap kemajuan teknologi. Kita tidak bisa mengandalkan cara bertani konvensional. Jika tidak, kita bisa tertinggal,&amp;rdquo; katanya.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Kementan Modernisasi Pertanian Flores Timur dengan Alsintan

Ia menambahkan, penggunaan alsintan akan sangat bermanfaat bagi para petani. &amp;ldquo;Sebab alsintan akan membuat losses ditekan, sehingga produksi lebih meningkat. Indeks pertanaman juga bisa digenjot. Karena, aktivitas tanam dan panen akan sangat singkat dengan alsintan,&amp;rdquo; tuturnya.
Sebelumnya, 21 Kelompok Tani (Poktan) dan 1 Kelompok Nelayan (Pokyan) di Rote Ndao menerima alat dan mesin pertanian dan perikanan.
Adapun bantuan alat mesin pertanian (alsintan) pra panen yang diterima, yakni 1 unit medium traktor (roda empat), 5 unit hand traktor (roda dua), 5 unit mesin pompa air 4 inchi, dan 10 unit hand sprayer. Sementara alat perikanan, yakni 1 unit peralatan pengolahan ikan.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu kepada para Ketua Poktan dan Pokyan penerima, di gudang Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao, Desa Persiapan Lelain, Kecamatan Lobalain.</content:encoded></item></channel></rss>
