<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Intip Kinerja Saham Emiten Properti di Tengah Kenaikan Suku Bunga BI</title><description>Intip kinerja saham emiten properti di tengah kenaikan suku bunga BI.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/23/278/2673460/intip-kinerja-saham-emiten-properti-di-tengah-kenaikan-suku-bunga-bi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/23/278/2673460/intip-kinerja-saham-emiten-properti-di-tengah-kenaikan-suku-bunga-bi"/><item><title>Intip Kinerja Saham Emiten Properti di Tengah Kenaikan Suku Bunga BI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/23/278/2673460/intip-kinerja-saham-emiten-properti-di-tengah-kenaikan-suku-bunga-bi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/23/278/2673460/intip-kinerja-saham-emiten-properti-di-tengah-kenaikan-suku-bunga-bi</guid><pubDate>Jum'at 23 September 2022 12:26 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/23/278/2673460/intip-kinerja-saham-emiten-properti-di-tengah-kenaikan-suku-bunga-bi-NzXSivssRK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kinerja emiten properti di tengah kenaikan suku bunga BI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/23/278/2673460/intip-kinerja-saham-emiten-properti-di-tengah-kenaikan-suku-bunga-bi-NzXSivssRK.jpg</image><title>Kinerja emiten properti di tengah kenaikan suku bunga BI (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Intip kinerja saham emiten properti di tengah kenaikan suku bunga BI. Kenaikan suku bunga acuan BI sebesar 50 basis poin di kisaran 4,25% menjadi sentimen bagi sektor properti.
Pasalnya, kenaikan bunga pinjaman termasuk suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) dapat memengaruhi daya beli properti, yang saat ini sedang bangkit dari pandemi Covid-19.
BACA JUGA:Suku Bunga The Fed Naik Lagi, Emiten Sektor Properti Wait and See

Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih mengatakan, kebijakan suku bunga diterapkan sebagai upaya front loaded, pre-emptive, dan forward looking untuk memperkuat stabilitas mata uang Rupiah.
&quot;Juga untuk menjaga inflasi inti pada kisaran target 2 - 4% pada paruh kedua 2023,&quot; kata Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, dalam catatan tertulis, Jumat (23/9/2022).
BACA JUGA:Realisasi Capex PP Properti (PPRO) Rp97,5 Miliar di Semester I-2022

Di tengah angka inflasi domestik yang cukup mencolok setelah diterjang lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM), peningkatan beban material konstruksi turut membebani pengembang. Sejumlah strategi diterapkan demi mempertahankan harga agar masih dapat terjangkau konsumen.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Berdasarkan data perdagangan saham hingga penutupan sesi pertama  Jumat (23/9), sejumlah emiten properti tampak cukup variatif merespons  sentimen suku bunga. Berikut adalah daftarnya:
1. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) turun 5,11% di Rp650.
2. PT Intiland Development Tbk (DILD) naik 3,28% di Rp189.
3. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) koreksi 3,37% di 488.
4. PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) tumbuh 0,41% di Rp1.215.
5. PT Ciputra Development Tbk (CTRA) melemah 0,99% di Rp1.005.
6. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) stabil 0,00% di Rp105.
7. PT Sentul City Tbk (BKSL) stagnan 0,00% di Rp56.
8. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) tertekan 1,40% di Rp141
9. PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE) tumbuh 3,57% di Rp145.
10. PT Alam Sutra Realty Tbk (ASRI) stagnan 0,00% di Rp183.
11. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) turun 2,58% di Rp945.
12. PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) naik 2,81% di Rp366.
13. PT PP Property Tbk (PPRO) tumbuh 1,96% di Rp52.
14. PT Perintis Triniti Property Tbk (TRIN) menguat 1,20% di Rp336.
15. PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) anjlok 6,94% di Rp402.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Intip kinerja saham emiten properti di tengah kenaikan suku bunga BI. Kenaikan suku bunga acuan BI sebesar 50 basis poin di kisaran 4,25% menjadi sentimen bagi sektor properti.
Pasalnya, kenaikan bunga pinjaman termasuk suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) dapat memengaruhi daya beli properti, yang saat ini sedang bangkit dari pandemi Covid-19.
BACA JUGA:Suku Bunga The Fed Naik Lagi, Emiten Sektor Properti Wait and See

Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih mengatakan, kebijakan suku bunga diterapkan sebagai upaya front loaded, pre-emptive, dan forward looking untuk memperkuat stabilitas mata uang Rupiah.
&quot;Juga untuk menjaga inflasi inti pada kisaran target 2 - 4% pada paruh kedua 2023,&quot; kata Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, dalam catatan tertulis, Jumat (23/9/2022).
BACA JUGA:Realisasi Capex PP Properti (PPRO) Rp97,5 Miliar di Semester I-2022

Di tengah angka inflasi domestik yang cukup mencolok setelah diterjang lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM), peningkatan beban material konstruksi turut membebani pengembang. Sejumlah strategi diterapkan demi mempertahankan harga agar masih dapat terjangkau konsumen.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Berdasarkan data perdagangan saham hingga penutupan sesi pertama  Jumat (23/9), sejumlah emiten properti tampak cukup variatif merespons  sentimen suku bunga. Berikut adalah daftarnya:
1. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) turun 5,11% di Rp650.
2. PT Intiland Development Tbk (DILD) naik 3,28% di Rp189.
3. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) koreksi 3,37% di 488.
4. PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) tumbuh 0,41% di Rp1.215.
5. PT Ciputra Development Tbk (CTRA) melemah 0,99% di Rp1.005.
6. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) stabil 0,00% di Rp105.
7. PT Sentul City Tbk (BKSL) stagnan 0,00% di Rp56.
8. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) tertekan 1,40% di Rp141
9. PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE) tumbuh 3,57% di Rp145.
10. PT Alam Sutra Realty Tbk (ASRI) stagnan 0,00% di Rp183.
11. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) turun 2,58% di Rp945.
12. PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) naik 2,81% di Rp366.
13. PT PP Property Tbk (PPRO) tumbuh 1,96% di Rp52.
14. PT Perintis Triniti Property Tbk (TRIN) menguat 1,20% di Rp336.
15. PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) anjlok 6,94% di Rp402.</content:encoded></item></channel></rss>
