<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Tiket Pesawat Ternyata Masih Mahal, Ini Buktinya</title><description>Pengamat Penerbangan Gatot Raharjo menilai harga tiket pesawat penerbangan domestik dan internasional masih cukup mahal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/23/320/2673425/harga-tiket-pesawat-ternyata-masih-mahal-ini-buktinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/23/320/2673425/harga-tiket-pesawat-ternyata-masih-mahal-ini-buktinya"/><item><title>Harga Tiket Pesawat Ternyata Masih Mahal, Ini Buktinya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/23/320/2673425/harga-tiket-pesawat-ternyata-masih-mahal-ini-buktinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/23/320/2673425/harga-tiket-pesawat-ternyata-masih-mahal-ini-buktinya</guid><pubDate>Jum'at 23 September 2022 11:33 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/23/320/2673425/harga-tiket-pesawat-ternyata-masih-mahal-ini-buktinya-o3FQLOqoeO.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Harga tiket pesawat mahal (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/23/320/2673425/harga-tiket-pesawat-ternyata-masih-mahal-ini-buktinya-o3FQLOqoeO.jpeg</image><title>Harga tiket pesawat mahal (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Harga tiket pesawat ternyata masih mahal. Pengamat Penerbangan Gatot Raharjo menilai harga tiket pesawat penerbangan domestik dan internasional masih cukup mahal.
&quot;Kalau bagi saya masih mahal, cuma kalau mahal kan sebenarnya relatif. Namun yang terjadi saat ini harga tiket sudah memakai tarif hampir batas atas,&quot; katanya kepada MNC Portal, Jumat (23/9/2022).
BACA JUGA:Begini Upaya Keras Kemenhub agar Tiket Pesawat Bisa Turun

&quot;Apalagi kalau ditambah PSC (tarif pelayanan jasa penumpang pesawat udara), pajak dll, bahkan ada yang sudah melebihi tarif batas atas,&quot; tambahnya.
Adapun mengenai upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam menurunkan harga tiket. Menurut Gatot upaya tersebut belum berhasil menurunkan harga tiket pesawat.
BACA JUGA:Bos AirAsia: Jujur, Harga Tiket Pesawat Sudah Sangat Murah

&quot;Pemerintah belum berhasil, karena harga tiket masih mahal,&quot; katanya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan MNC Portal, Jumat (23/9/2022) harga tiket pesawat dari Jakarta-Bali untuk keberangkatan Sabtu (24/9/2022) pada dini hari dari berbagai maskapai penerbangan dibanderol mulai Rp1,1 juta hingga Rp2,7 juta.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNi80LzE1MjQ4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sedangkan untuk keberangkatan pada siang-sore hari dibanderol dengan  harga Rp914 ribu hingga Rp2,7 juta. Sementara untuk keberangkatan pada  Senin (26/9/2022) dari berbagai maskapai penerbangan harga tiket pesawat  dibanderol mulai Rp880 ribu hingga Rp1,9 juta.
Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan dirinya telah  mengajukan kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk dilakukan  penambahan penerbangan menuju Bali agar harga tiket pesawat ke Bali bisa  turun.
&quot;Saya meminta Menhub menambah penerbangan ke Bali sekaligus untuk  menurunkan harga tiket supaya wisatawan yang berkunjung bisa lebih  banyak,&quot; kata Koster seperti dikutip dari Antara.
Menurutnya, jika harga tiket pesawat turun, kunjungan ke Bali pun  meningkat. Harga tiket yang naik, kata Koster, menjadi alasan persentase  kedatangan wisatawan domestik rendah.
&quot;Kalau ke Bali berempat sekeluarga akan sangat terasa kalau misal  satu tiket Rp500 ribu maka kalau berempat Rp2 juta kan cukup berat,&quot;  ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Harga tiket pesawat ternyata masih mahal. Pengamat Penerbangan Gatot Raharjo menilai harga tiket pesawat penerbangan domestik dan internasional masih cukup mahal.
&quot;Kalau bagi saya masih mahal, cuma kalau mahal kan sebenarnya relatif. Namun yang terjadi saat ini harga tiket sudah memakai tarif hampir batas atas,&quot; katanya kepada MNC Portal, Jumat (23/9/2022).
BACA JUGA:Begini Upaya Keras Kemenhub agar Tiket Pesawat Bisa Turun

&quot;Apalagi kalau ditambah PSC (tarif pelayanan jasa penumpang pesawat udara), pajak dll, bahkan ada yang sudah melebihi tarif batas atas,&quot; tambahnya.
Adapun mengenai upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam menurunkan harga tiket. Menurut Gatot upaya tersebut belum berhasil menurunkan harga tiket pesawat.
BACA JUGA:Bos AirAsia: Jujur, Harga Tiket Pesawat Sudah Sangat Murah

&quot;Pemerintah belum berhasil, karena harga tiket masih mahal,&quot; katanya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan MNC Portal, Jumat (23/9/2022) harga tiket pesawat dari Jakarta-Bali untuk keberangkatan Sabtu (24/9/2022) pada dini hari dari berbagai maskapai penerbangan dibanderol mulai Rp1,1 juta hingga Rp2,7 juta.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNi80LzE1MjQ4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sedangkan untuk keberangkatan pada siang-sore hari dibanderol dengan  harga Rp914 ribu hingga Rp2,7 juta. Sementara untuk keberangkatan pada  Senin (26/9/2022) dari berbagai maskapai penerbangan harga tiket pesawat  dibanderol mulai Rp880 ribu hingga Rp1,9 juta.
Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan dirinya telah  mengajukan kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk dilakukan  penambahan penerbangan menuju Bali agar harga tiket pesawat ke Bali bisa  turun.
&quot;Saya meminta Menhub menambah penerbangan ke Bali sekaligus untuk  menurunkan harga tiket supaya wisatawan yang berkunjung bisa lebih  banyak,&quot; kata Koster seperti dikutip dari Antara.
Menurutnya, jika harga tiket pesawat turun, kunjungan ke Bali pun  meningkat. Harga tiket yang naik, kata Koster, menjadi alasan persentase  kedatangan wisatawan domestik rendah.
&quot;Kalau ke Bali berempat sekeluarga akan sangat terasa kalau misal  satu tiket Rp500 ribu maka kalau berempat Rp2 juta kan cukup berat,&quot;  ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
