<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil Sebut Negara G20 Soroti Birokrasi Transparan dan Tidak Bertele-tele</title><description>Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyebut negara G20 menyoroti birokrasi yang transparan dan tidak bertele-tele.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/23/320/2673759/bahlil-sebut-negara-g20-soroti-birokrasi-transparan-dan-tidak-bertele-tele</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/23/320/2673759/bahlil-sebut-negara-g20-soroti-birokrasi-transparan-dan-tidak-bertele-tele"/><item><title>Bahlil Sebut Negara G20 Soroti Birokrasi Transparan dan Tidak Bertele-tele</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/23/320/2673759/bahlil-sebut-negara-g20-soroti-birokrasi-transparan-dan-tidak-bertele-tele</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/23/320/2673759/bahlil-sebut-negara-g20-soroti-birokrasi-transparan-dan-tidak-bertele-tele</guid><pubDate>Jum'at 23 September 2022 17:18 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/23/320/2673759/bahlil-sebut-negara-g20-soroti-birokrasi-transparan-dan-tidak-bertele-tele-TSPZJS5Tne.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Negara G20 soroti birokrasi yang transparan (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/23/320/2673759/bahlil-sebut-negara-g20-soroti-birokrasi-transparan-dan-tidak-bertele-tele-TSPZJS5Tne.jpg</image><title>Negara G20 soroti birokrasi yang transparan (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyebut negara G20 menyoroti birokrasi yang transparan dan tidak bertele-tele. Dia mengungkapkan banyak investor asing yang mempermasalahkan terkait rumitnya perizinan yang ada di Indonesia dan tidak transparan.
&quot;Pemangkasan prosedur, banyak negara G20 yang menyampaikan kepada kita untuk pentingnya ada pemangkasan sistem operasi yang bertele-tele dan tidak transparan,&quot; ujar Bahlil dalam konferensi pers hasil pertemuan tingkat menteri G20 bidang Perdagangan, Investasi, dan Industri, Jumat (23/9/2022).
BACA JUGA:Bahlil: Target Investasi Rp1.400 Triliun Sangat Besar, Kalau Tidak Tercapai Tolong Dimaklumi

Namun demikian Bahlil mengatakan dengan adanya Undang-undang Cipta Kerja (UUCK) mampu mengakomodir keluhan pemodal asing tersebut. Bahkan dengan adanya UU tersebut setidaknya pemerintah memangkas 70 undang-undang.
&quot;Kita menyetujui dan memberikan contoh dalam adanya UU cipta kerja dengan memangkas 70 undang-undang dan sudah kita hasilkan,&quot; kata Bahlil.
BACA JUGA:Menteri Bahlil Sebut Tak Semua Negara Dukung Hilirisasi Nikel RI

Menurutnya hal tersebut menjadi sebuah capaian untuk pemerintah yang telah berhasil menggunting banyak undang-undang untuk mengundang investasi masuk ke Indonesia.
&quot;Ini sebagai bentuk dari proses transformasi yang kita lakukan terkait dengan penyederhanaan,&quot; kata Bahlil.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8xNy8xLzE1MzM2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebab menurutnya, investasi menjadi salah satu instrumen untuk memacu  pertumbuhan ekonomi nasional. Terlebih investasi yang masuk menciptakan  hilirisasi industri.
&quot;Jadi hilirisasi sebagai wujud meningkatkan nilai tambah, Sekaligus  jawaban dari visi presiden tentang transformasi ekonomi, sudah  disepakati oleh negara G20,&quot; pungkasnya.
Bahlil menambahkan, dalam pertemuan tingkat Menteri G20 hari ini juga  ada minat investasi dari negara lain ke Indonesia. Meski demikian  Bahlil masih enggan untuk menyebut nilai dan dari mana investor  tersebut.
&quot;Ada beberapa negara (mau investasi), namun angkanya belum bisa kita  sampaikan, sebab dalam (Kementerian) Investasi pendekatannya berbeda  dengan kementerian lain, kalau kita riil dulu baru ngomong,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyebut negara G20 menyoroti birokrasi yang transparan dan tidak bertele-tele. Dia mengungkapkan banyak investor asing yang mempermasalahkan terkait rumitnya perizinan yang ada di Indonesia dan tidak transparan.
&quot;Pemangkasan prosedur, banyak negara G20 yang menyampaikan kepada kita untuk pentingnya ada pemangkasan sistem operasi yang bertele-tele dan tidak transparan,&quot; ujar Bahlil dalam konferensi pers hasil pertemuan tingkat menteri G20 bidang Perdagangan, Investasi, dan Industri, Jumat (23/9/2022).
BACA JUGA:Bahlil: Target Investasi Rp1.400 Triliun Sangat Besar, Kalau Tidak Tercapai Tolong Dimaklumi

Namun demikian Bahlil mengatakan dengan adanya Undang-undang Cipta Kerja (UUCK) mampu mengakomodir keluhan pemodal asing tersebut. Bahkan dengan adanya UU tersebut setidaknya pemerintah memangkas 70 undang-undang.
&quot;Kita menyetujui dan memberikan contoh dalam adanya UU cipta kerja dengan memangkas 70 undang-undang dan sudah kita hasilkan,&quot; kata Bahlil.
BACA JUGA:Menteri Bahlil Sebut Tak Semua Negara Dukung Hilirisasi Nikel RI

Menurutnya hal tersebut menjadi sebuah capaian untuk pemerintah yang telah berhasil menggunting banyak undang-undang untuk mengundang investasi masuk ke Indonesia.
&quot;Ini sebagai bentuk dari proses transformasi yang kita lakukan terkait dengan penyederhanaan,&quot; kata Bahlil.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8xNy8xLzE1MzM2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebab menurutnya, investasi menjadi salah satu instrumen untuk memacu  pertumbuhan ekonomi nasional. Terlebih investasi yang masuk menciptakan  hilirisasi industri.
&quot;Jadi hilirisasi sebagai wujud meningkatkan nilai tambah, Sekaligus  jawaban dari visi presiden tentang transformasi ekonomi, sudah  disepakati oleh negara G20,&quot; pungkasnya.
Bahlil menambahkan, dalam pertemuan tingkat Menteri G20 hari ini juga  ada minat investasi dari negara lain ke Indonesia. Meski demikian  Bahlil masih enggan untuk menyebut nilai dan dari mana investor  tersebut.
&quot;Ada beberapa negara (mau investasi), namun angkanya belum bisa kita  sampaikan, sebab dalam (Kementerian) Investasi pendekatannya berbeda  dengan kementerian lain, kalau kita riil dulu baru ngomong,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
