<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>7 Fakta IHSG Sepekan, Nilai Transaksi Harian Turun 30,90%</title><description>Data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 19 sampai dengan 23 September 2022 ditutup variatif.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/25/278/2674027/7-fakta-ihsg-sepekan-nilai-transaksi-harian-turun-30-90</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/25/278/2674027/7-fakta-ihsg-sepekan-nilai-transaksi-harian-turun-30-90"/><item><title>7 Fakta IHSG Sepekan, Nilai Transaksi Harian Turun 30,90%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/25/278/2674027/7-fakta-ihsg-sepekan-nilai-transaksi-harian-turun-30-90</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/25/278/2674027/7-fakta-ihsg-sepekan-nilai-transaksi-harian-turun-30-90</guid><pubDate>Minggu 25 September 2022 06:42 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/24/278/2674027/7-fakta-ihsg-sepekan-nilai-transaksi-harian-turun-30-90-USUqdYp6j0.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG selama sepekan mengalami penguatan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/24/278/2674027/7-fakta-ihsg-sepekan-nilai-transaksi-harian-turun-30-90-USUqdYp6j0.jpeg</image><title>IHSG selama sepekan mengalami penguatan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 19 sampai dengan 23 September 2022 ditutup variatif.
Peningkatan terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 0,14% pada pekan ini, yaitu menjadi 7.178,583 dari posisi 7.168,870 pada penutupan pekan sebelumnya.
Berikut fakta IHSG sepekan yang dirangkum Okezone di Jakarta, Minggu (25/9/2022).
BACA JUGA:BEI Suspensi Saham SLIS, Ini Penyebabnya 

1. Nilai Kapitalisasi Pasar Turun 0,02%
 
Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa mengalami perubahan 0,02% menjadi Rp9.424,932 triliun dari Rp9.426,531 triliun pada minggu lalu.
2. Volume Transaksi Harian Turun 12,13%
 
Rata-rata volume transaksi harian Bursa mengalami perubahan 12,13% menjadi 28,070 miliar saham dari 31,946 miliar saham pada pekan sebelumnya.
BACA JUGA:Turun Tajam, Saham Sejahteraraya Anugrahjaya (SRAJ) Dipantau BEI

3. Rata-Rata Frekuensi Transaksi Harian Bursa Turun 14,97%
 
Kemudian, rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa turut mengalami perubahan sebesar 14,97% menjadi 1.343.102 kali transaksi dari 1.579.486 kali transaksi pada pekan yang lalu.
4. Nilai Transaksi Harian Turun 30,90%
 
Perubahan sebesar 30,90% terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian menjadi Rp14,133 triliun dari Rp20,453 triliun pada pekan yang lalu.
Sementara, investor asing pada Jumat (23/9/2022) mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp768 miliar, dan sepanjang tahun 2022 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp72,334 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;5. Penerbitan Perdana Waran Terstruktur
 
Pada awal pekan ini, BEI bersama anggota Self Regulatory  Organizations (SRO) melakukan seremonial penerbitan waran terstruktur  dari PT RHB Sekuritas Indonesia.  Terdapat 3 seri Waran terstruktur yang  diluncurkan, yaitu dengan underlying PT Adaro Energy Indonesia Tbk, PT  Unilever Indonesia Tbk,  dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
6. Pencatatan Obligasi dan Sukuk
 
Pada pekan ini, PT Global Mediacom Tbk. menerbitkan Obligasi  Berkelanjutan III Global Mediacom Tahap II Tahun 2022 dan Sukuk Ijarah  Berkelanjutan III Global Mediacom Tahap II Tahun
2022, yang resmi dicatatkan di BEI dengan nominal obligasi sebesar Rp600 miliar, serta sukuk senilai Rp400 miliar.
Selanjutnya, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) menerbitkan  Obligasi Berkelanjutan VI Sarana Multigriya Finansial Tahap III Tahun  2022, sebanyak Rp3 triliun.
7. Rekap Total Emisi
 
BEI merekap total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat  sepanjang tahun 2022 adalah 100 emisi dari 73 emiten senilai Rp125,03  triliun.
Secara keseluruhan, maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat  di BEI berjumlah 515 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar  Rp461,37 triliun dan USD47,5 juta, yang diterbitkan oleh 125 emiten.
Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 173 seri dengan  nilai nominal Rp5.027,67 triliun dan USD411,08 juta. Efek beragun Aset  (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp3,50 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 19 sampai dengan 23 September 2022 ditutup variatif.
Peningkatan terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 0,14% pada pekan ini, yaitu menjadi 7.178,583 dari posisi 7.168,870 pada penutupan pekan sebelumnya.
Berikut fakta IHSG sepekan yang dirangkum Okezone di Jakarta, Minggu (25/9/2022).
BACA JUGA:BEI Suspensi Saham SLIS, Ini Penyebabnya 

1. Nilai Kapitalisasi Pasar Turun 0,02%
 
Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa mengalami perubahan 0,02% menjadi Rp9.424,932 triliun dari Rp9.426,531 triliun pada minggu lalu.
2. Volume Transaksi Harian Turun 12,13%
 
Rata-rata volume transaksi harian Bursa mengalami perubahan 12,13% menjadi 28,070 miliar saham dari 31,946 miliar saham pada pekan sebelumnya.
BACA JUGA:Turun Tajam, Saham Sejahteraraya Anugrahjaya (SRAJ) Dipantau BEI

3. Rata-Rata Frekuensi Transaksi Harian Bursa Turun 14,97%
 
Kemudian, rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa turut mengalami perubahan sebesar 14,97% menjadi 1.343.102 kali transaksi dari 1.579.486 kali transaksi pada pekan yang lalu.
4. Nilai Transaksi Harian Turun 30,90%
 
Perubahan sebesar 30,90% terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian menjadi Rp14,133 triliun dari Rp20,453 triliun pada pekan yang lalu.
Sementara, investor asing pada Jumat (23/9/2022) mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp768 miliar, dan sepanjang tahun 2022 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp72,334 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;5. Penerbitan Perdana Waran Terstruktur
 
Pada awal pekan ini, BEI bersama anggota Self Regulatory  Organizations (SRO) melakukan seremonial penerbitan waran terstruktur  dari PT RHB Sekuritas Indonesia.  Terdapat 3 seri Waran terstruktur yang  diluncurkan, yaitu dengan underlying PT Adaro Energy Indonesia Tbk, PT  Unilever Indonesia Tbk,  dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
6. Pencatatan Obligasi dan Sukuk
 
Pada pekan ini, PT Global Mediacom Tbk. menerbitkan Obligasi  Berkelanjutan III Global Mediacom Tahap II Tahun 2022 dan Sukuk Ijarah  Berkelanjutan III Global Mediacom Tahap II Tahun
2022, yang resmi dicatatkan di BEI dengan nominal obligasi sebesar Rp600 miliar, serta sukuk senilai Rp400 miliar.
Selanjutnya, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) menerbitkan  Obligasi Berkelanjutan VI Sarana Multigriya Finansial Tahap III Tahun  2022, sebanyak Rp3 triliun.
7. Rekap Total Emisi
 
BEI merekap total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat  sepanjang tahun 2022 adalah 100 emisi dari 73 emiten senilai Rp125,03  triliun.
Secara keseluruhan, maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat  di BEI berjumlah 515 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar  Rp461,37 triliun dan USD47,5 juta, yang diterbitkan oleh 125 emiten.
Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 173 seri dengan  nilai nominal Rp5.027,67 triliun dan USD411,08 juta. Efek beragun Aset  (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp3,50 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
