<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Takut Digugat WTO, Kementerian ESDM Lanjutkan Hilirisasi Nikel</title><description>Kementerian ESDM memastikan program hilirisasi nikel terus dilakukan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/24/320/2674091/tak-takut-digugat-wto-kementerian-esdm-lanjutkan-hilirisasi-nikel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/24/320/2674091/tak-takut-digugat-wto-kementerian-esdm-lanjutkan-hilirisasi-nikel"/><item><title>Tak Takut Digugat WTO, Kementerian ESDM Lanjutkan Hilirisasi Nikel</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/24/320/2674091/tak-takut-digugat-wto-kementerian-esdm-lanjutkan-hilirisasi-nikel</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/24/320/2674091/tak-takut-digugat-wto-kementerian-esdm-lanjutkan-hilirisasi-nikel</guid><pubDate>Sabtu 24 September 2022 11:31 WIB</pubDate><dc:creator>Rizky Fauzan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/24/320/2674091/tak-takut-digugat-wto-kementerian-esdm-lanjutkan-hilirisasi-nikel-spCLyAtyRP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hilirisasi nikel tetap berlanjut (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/24/320/2674091/tak-takut-digugat-wto-kementerian-esdm-lanjutkan-hilirisasi-nikel-spCLyAtyRP.jpg</image><title>Hilirisasi nikel tetap berlanjut (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian ESDM memastikan program hilirisasi nikel terus dilakukan. Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan gugatan Uni Eropa ke Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO) tidak menghambat program hilirisasi nikel.
&quot;Kita tetap harus hilirisasi,&quot; kata Arifin ditemui di Kementerian ESDM, dikutip Sabtu (24/9/2022).
BACA JUGA:Menteri Bahlil Sebut Tak Semua Negara Dukung Hilirisasi Nikel RI

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pesimistis Indonesia akan menang dari gugatan Uni Eropa ke World Trade Organization (WTO) soal larangan ekspor bijih nikel.
Indonesia adalah pengekspor nikel terbesar di dunia sebelum kebijakan pelarangan ekspor bijih diberlakukan dua tahun lalu. Pemerintah menerapkan kebijakan tersebut untuk menarik investor asing.
BACA JUGA:Jika Tak Dipaksa Hilirisasi, 31 Pabrik Olahan Nikel Tak Bakal Berdiri

Para cukong tersebut diharapkan akan membangun smelter nikel dan industri hilir di darat, dan investor China adalah sumber investasi yang signifikan di Tanah Air.
&quot;Sepertinya kita akan kalah di WTO, tapi tidak apa-apa, industrinya sudah dibangun,&quot; kata Presiden.
Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan (Wemendag) Jerry Sambuaga mengatakan, pihaknya akan melakukan yang terbaik untuk bisa memenangkan gugatan tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8wOS80LzE1MTcyNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita akan berjuang dengan segala cara, dengan segala upaya. Kita  lakukan yang terbaik. Kalau saya bisa sampaikan kita berharap yang  terbaik selebihnya kita siap dengan hasil apapun,&quot; katanya.
Jerry mengatakan, terpenting dalam hal ini adalah bagaimana Indonesia memiliki kemandirian mengatur kewenangan.
&quot;Karena ini kan masalah kebijakan, bagaimana kita mengatur kewenangan  pemerintah, bahwa itu mendapat ketidaksetujuan di forum internasional  ya memang itu bagian dari konselasi perdagangan global. Tetapi yang  paling penting adalah kita punya kemandirian dan kita punya kewenangan  yang solid untuk mengatur apa yang kita punya termasuk nikel,&quot;  ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian ESDM memastikan program hilirisasi nikel terus dilakukan. Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan gugatan Uni Eropa ke Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO) tidak menghambat program hilirisasi nikel.
&quot;Kita tetap harus hilirisasi,&quot; kata Arifin ditemui di Kementerian ESDM, dikutip Sabtu (24/9/2022).
BACA JUGA:Menteri Bahlil Sebut Tak Semua Negara Dukung Hilirisasi Nikel RI

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pesimistis Indonesia akan menang dari gugatan Uni Eropa ke World Trade Organization (WTO) soal larangan ekspor bijih nikel.
Indonesia adalah pengekspor nikel terbesar di dunia sebelum kebijakan pelarangan ekspor bijih diberlakukan dua tahun lalu. Pemerintah menerapkan kebijakan tersebut untuk menarik investor asing.
BACA JUGA:Jika Tak Dipaksa Hilirisasi, 31 Pabrik Olahan Nikel Tak Bakal Berdiri

Para cukong tersebut diharapkan akan membangun smelter nikel dan industri hilir di darat, dan investor China adalah sumber investasi yang signifikan di Tanah Air.
&quot;Sepertinya kita akan kalah di WTO, tapi tidak apa-apa, industrinya sudah dibangun,&quot; kata Presiden.
Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan (Wemendag) Jerry Sambuaga mengatakan, pihaknya akan melakukan yang terbaik untuk bisa memenangkan gugatan tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8wOS80LzE1MTcyNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita akan berjuang dengan segala cara, dengan segala upaya. Kita  lakukan yang terbaik. Kalau saya bisa sampaikan kita berharap yang  terbaik selebihnya kita siap dengan hasil apapun,&quot; katanya.
Jerry mengatakan, terpenting dalam hal ini adalah bagaimana Indonesia memiliki kemandirian mengatur kewenangan.
&quot;Karena ini kan masalah kebijakan, bagaimana kita mengatur kewenangan  pemerintah, bahwa itu mendapat ketidaksetujuan di forum internasional  ya memang itu bagian dari konselasi perdagangan global. Tetapi yang  paling penting adalah kita punya kemandirian dan kita punya kewenangan  yang solid untuk mengatur apa yang kita punya termasuk nikel,&quot;  ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
