<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkop Teten: Sektor Perikanan Indonesia Bagaikan Raksasa Tertidur</title><description>MenkopUKM Teten Masduki mengibaratkan sektor perikanan Indonesia bagaikan raksasa yang masih tertidur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/24/320/2674277/menkop-teten-sektor-perikanan-indonesia-bagaikan-raksasa-tertidur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/24/320/2674277/menkop-teten-sektor-perikanan-indonesia-bagaikan-raksasa-tertidur"/><item><title>Menkop Teten: Sektor Perikanan Indonesia Bagaikan Raksasa Tertidur</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/24/320/2674277/menkop-teten-sektor-perikanan-indonesia-bagaikan-raksasa-tertidur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/24/320/2674277/menkop-teten-sektor-perikanan-indonesia-bagaikan-raksasa-tertidur</guid><pubDate>Sabtu 24 September 2022 19:25 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/24/320/2674277/menkop-teten-sektor-perikanan-indonesia-bagaikan-raksasa-tertidur-wbABj6Y8On.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sektor Perikanan bagaikan raksasa tertidur (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/24/320/2674277/menkop-teten-sektor-perikanan-indonesia-bagaikan-raksasa-tertidur-wbABj6Y8On.jpg</image><title>Sektor Perikanan bagaikan raksasa tertidur (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - MenkopUKM Teten Masduki mengibaratkan sektor perikanan Indonesia bagaikan raksasa yang masih tertidur. Pasalnya investor yang berminat di sektor kelautan baru mencapai 4%, padahal peluang untuk mengembangkan sektor kelautan di Indonesia masih luas.
&quot;Para sarjana kelautan dituntut mengambil peran lebih, utamanya membuka lapangan pekerjaan bagi kelas menengah di sektor kelautan dan perikanan yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan lebih luas, menghasilkan inovasi teknologi yang menciptakan nilai tambah produk, dan adaptif dengan perubahan,&quot; katanya dilansir Antara, Sabtu (24/9/2022).

BACA JUGA:Potensi Ekspor Perikanan Besar, RI-Vietnam Perkuat Kerja Sama


Lebih lanjut, dinyatakan bahwa sarjana kelautan harus mampu mengoptimalkan sumber daya perikanan dan kelautan serta berkontribusi nyata dalam evolusi kewirausahaan di tanah air. Menurut Menkop, Indonesia memiliki sumber daya kelautan yang luar biasa dan telah menjadi unggulan domestik.
&quot;Kalau Norwegia punya salmon, kita punya banyak komoditas yang lain seperti tuna, udang vaname, rumput laut, dan lainnya. Karena itu, penting bagi para sarjana untuk mengembangkan riset budidaya di sektor kelautan ini, supaya memang dengan riset ini bisa kita kuasai sumber daya kelautan kita,&quot; ucap dia.
BACA JUGA:Menko Airlangga Minta Akses Pasar dan Kendala Ekspor Produk Perikanan dan Pertanian RI ke Jepang

Indonesia bisa mencontoh negara seperti Australia atau Korea Selatan karena memiliki perguruan tinggi yang berperan dalam evolusi usaha mikro atau informal ke usaha berbasis inovasi teknologi sains.
Peran perguruan tinggi melalui program semacam Kuliah Kerja Nyata (KKN) dianggap bakal sangat membantu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam implementasi teknologi modern, termasuk onboarding digital. Mulai dari pendaftaran dan penjualan secara online, pemasaran produk, hingga cara menggunakan kode QR sebagai pembayaran.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8yOS80LzE1MTIyNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Bahkan sudah saatnya perguruan tinggi bersama pemerintah membangun  platform khusus guna mempertemukan para pelaku usaha sejenis untuk  berbagi ide, inovasi produk, hingga pelatihan untuk meningkatkan skala  bisnis. Program semacam itu di sejumlah tempat terbukti mampu  meningkatkan penjualan hingga 61,5%.
&quot;Jadi sarjana harus mendorong evolusi kewirausahaan, kita harus mulai  mengembangkan produk yang dapat bersaing. Sarjana Iskindo harus punya  keinginan memakmurkan negeri ini berbasis sektor kelautan,&quot; ungkap  Teten.
Di tempat yang sama, Staf Khusus Menkop sekaligus Ketua Umum Iskindo  Riza Damanik mengatakan Iskindo sudah melahirkan 35 ribu sarjana  kelautan di seluruh Indonesia dari 60 lebih perguruan tinggi.
&quot;Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo)  Sulawesi Utara Periode Tahun 2022-2027 dapat memajukan nelayan dan  koperasi. Di Indonesia, harusnya ada koperasi yang mendunia di sektor  perikanan, kita berharap Iskindo Sulut punya peran strategis,&quot; ucap  Riza.</description><content:encoded>JAKARTA - MenkopUKM Teten Masduki mengibaratkan sektor perikanan Indonesia bagaikan raksasa yang masih tertidur. Pasalnya investor yang berminat di sektor kelautan baru mencapai 4%, padahal peluang untuk mengembangkan sektor kelautan di Indonesia masih luas.
&quot;Para sarjana kelautan dituntut mengambil peran lebih, utamanya membuka lapangan pekerjaan bagi kelas menengah di sektor kelautan dan perikanan yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan lebih luas, menghasilkan inovasi teknologi yang menciptakan nilai tambah produk, dan adaptif dengan perubahan,&quot; katanya dilansir Antara, Sabtu (24/9/2022).

BACA JUGA:Potensi Ekspor Perikanan Besar, RI-Vietnam Perkuat Kerja Sama


Lebih lanjut, dinyatakan bahwa sarjana kelautan harus mampu mengoptimalkan sumber daya perikanan dan kelautan serta berkontribusi nyata dalam evolusi kewirausahaan di tanah air. Menurut Menkop, Indonesia memiliki sumber daya kelautan yang luar biasa dan telah menjadi unggulan domestik.
&quot;Kalau Norwegia punya salmon, kita punya banyak komoditas yang lain seperti tuna, udang vaname, rumput laut, dan lainnya. Karena itu, penting bagi para sarjana untuk mengembangkan riset budidaya di sektor kelautan ini, supaya memang dengan riset ini bisa kita kuasai sumber daya kelautan kita,&quot; ucap dia.
BACA JUGA:Menko Airlangga Minta Akses Pasar dan Kendala Ekspor Produk Perikanan dan Pertanian RI ke Jepang

Indonesia bisa mencontoh negara seperti Australia atau Korea Selatan karena memiliki perguruan tinggi yang berperan dalam evolusi usaha mikro atau informal ke usaha berbasis inovasi teknologi sains.
Peran perguruan tinggi melalui program semacam Kuliah Kerja Nyata (KKN) dianggap bakal sangat membantu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam implementasi teknologi modern, termasuk onboarding digital. Mulai dari pendaftaran dan penjualan secara online, pemasaran produk, hingga cara menggunakan kode QR sebagai pembayaran.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8yOS80LzE1MTIyNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Bahkan sudah saatnya perguruan tinggi bersama pemerintah membangun  platform khusus guna mempertemukan para pelaku usaha sejenis untuk  berbagi ide, inovasi produk, hingga pelatihan untuk meningkatkan skala  bisnis. Program semacam itu di sejumlah tempat terbukti mampu  meningkatkan penjualan hingga 61,5%.
&quot;Jadi sarjana harus mendorong evolusi kewirausahaan, kita harus mulai  mengembangkan produk yang dapat bersaing. Sarjana Iskindo harus punya  keinginan memakmurkan negeri ini berbasis sektor kelautan,&quot; ungkap  Teten.
Di tempat yang sama, Staf Khusus Menkop sekaligus Ketua Umum Iskindo  Riza Damanik mengatakan Iskindo sudah melahirkan 35 ribu sarjana  kelautan di seluruh Indonesia dari 60 lebih perguruan tinggi.
&quot;Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo)  Sulawesi Utara Periode Tahun 2022-2027 dapat memajukan nelayan dan  koperasi. Di Indonesia, harusnya ada koperasi yang mendunia di sektor  perikanan, kita berharap Iskindo Sulut punya peran strategis,&quot; ucap  Riza.</content:encoded></item></channel></rss>
