<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Pekan Depan Berpotensi Melemah di Level 7.000 - 7.250</title><description>Efek dari The Fed dan Bank Indonesia menaikkan suku bunga beberapa hari lalu berdampak pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/25/278/2674429/ihsg-pekan-depan-berpotensi-melemah-di-level-7-000-7-250</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/25/278/2674429/ihsg-pekan-depan-berpotensi-melemah-di-level-7-000-7-250"/><item><title>IHSG Pekan Depan Berpotensi Melemah di Level 7.000 - 7.250</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/25/278/2674429/ihsg-pekan-depan-berpotensi-melemah-di-level-7-000-7-250</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/25/278/2674429/ihsg-pekan-depan-berpotensi-melemah-di-level-7-000-7-250</guid><pubDate>Minggu 25 September 2022 09:13 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/25/278/2674429/ihsg-pekan-depan-berpotensi-melemah-di-level-7-000-7-250-kikN6UUrc2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Sepekan (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/25/278/2674429/ihsg-pekan-depan-berpotensi-melemah-di-level-7-000-7-250-kikN6UUrc2.jpg</image><title>IHSG Sepekan (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Efek dari The Fed dan Bank Indonesia menaikkan suku bunga di beberapa hari lalu berdampak pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Head of Research Jasa Utama Capital Sekuritas, Cheril Tanuwijaya mengatakan, pihaknya melihat dari sentimen yang ada dan secara pergerakan teknikal, IHSG berpotensi lanjutkan koreksi atau pelemahan.
BACA JUGA:Indosat Umumkan PHK, Investor Ini Langsung Jual 196,3 Juta Saham ISAT
&quot;IHSG itu berpotensi melanjutkan koreksi pelemahan ya. Kemungkinan di pekan depan itu range nya bisa di 7.000 - 7.250,&quot; ujar Cheril, dikutip Minggu (25/9/2022).
Jasa Utama Capital Sekuritas mencermati dari sektor energi, kemarin sempat menguat, karena potensi konflik geopolitik yang semakin tegang antara Rusia-Ukraina berlanjut ke krisis energi, harga komoditas energi jadi ada emiten yang menguat.
Kalau dari teknologi, tertekan karena dari sentimen kenaikan suku bunga yang lebih besar dari perkiraan. Banyak saham teknologi yang merugi, jika suku bunga acuan naik semakin besar, otomatis beban keuangan mereka semakin berat.
BACA JUGA:Lo Kheng Hong: Investor Pemula Jangan Dengar Tukang Pom-Pom Saham, Uang Kita Bisa Hilang
Cheril menyarankan investor menghindari saham teknologi dan mencermati saham-saham lain yang lebih prospektif.&quot;Jadi teknologi dan kami lihat infrastruktur akan tertekan, akan tidak diuntungkan dari tren kenaikan suku bunga ini,&quot; tegas Cheril.
Saham-saham pilihan dari Jasa Utama Capital Sekuritas antara lain:
NFCX 1150 - 12750 BUY
INDY 3150 - 3400 BUY
BBHI 2370 - 2660 BUY
MPPA 160 - 176 BUY</description><content:encoded>JAKARTA - Efek dari The Fed dan Bank Indonesia menaikkan suku bunga di beberapa hari lalu berdampak pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Head of Research Jasa Utama Capital Sekuritas, Cheril Tanuwijaya mengatakan, pihaknya melihat dari sentimen yang ada dan secara pergerakan teknikal, IHSG berpotensi lanjutkan koreksi atau pelemahan.
BACA JUGA:Indosat Umumkan PHK, Investor Ini Langsung Jual 196,3 Juta Saham ISAT
&quot;IHSG itu berpotensi melanjutkan koreksi pelemahan ya. Kemungkinan di pekan depan itu range nya bisa di 7.000 - 7.250,&quot; ujar Cheril, dikutip Minggu (25/9/2022).
Jasa Utama Capital Sekuritas mencermati dari sektor energi, kemarin sempat menguat, karena potensi konflik geopolitik yang semakin tegang antara Rusia-Ukraina berlanjut ke krisis energi, harga komoditas energi jadi ada emiten yang menguat.
Kalau dari teknologi, tertekan karena dari sentimen kenaikan suku bunga yang lebih besar dari perkiraan. Banyak saham teknologi yang merugi, jika suku bunga acuan naik semakin besar, otomatis beban keuangan mereka semakin berat.
BACA JUGA:Lo Kheng Hong: Investor Pemula Jangan Dengar Tukang Pom-Pom Saham, Uang Kita Bisa Hilang
Cheril menyarankan investor menghindari saham teknologi dan mencermati saham-saham lain yang lebih prospektif.&quot;Jadi teknologi dan kami lihat infrastruktur akan tertekan, akan tidak diuntungkan dari tren kenaikan suku bunga ini,&quot; tegas Cheril.
Saham-saham pilihan dari Jasa Utama Capital Sekuritas antara lain:
NFCX 1150 - 12750 BUY
INDY 3150 - 3400 BUY
BBHI 2370 - 2660 BUY
MPPA 160 - 176 BUY</content:encoded></item></channel></rss>
