<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Instacart Inc Pangkas Karyawan Jelang IPO di Pasar Modal</title><description>Instacart Inc memangkas karyawan jelang pencatatan saham atau initial public offering (IPO) di bursa efek AS.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/26/278/2674876/instacart-inc-pangkas-karyawan-jelang-ipo-di-pasar-modal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/26/278/2674876/instacart-inc-pangkas-karyawan-jelang-ipo-di-pasar-modal"/><item><title>Instacart Inc Pangkas Karyawan Jelang IPO di Pasar Modal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/26/278/2674876/instacart-inc-pangkas-karyawan-jelang-ipo-di-pasar-modal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/26/278/2674876/instacart-inc-pangkas-karyawan-jelang-ipo-di-pasar-modal</guid><pubDate>Senin 26 September 2022 09:51 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/26/278/2674876/instacart-inc-pangkas-karyawan-jelang-ipo-di-pasar-modal-0t1RQxFYFk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Instacart PHK karyawan jelang IPO (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/26/278/2674876/instacart-inc-pangkas-karyawan-jelang-ipo-di-pasar-modal-0t1RQxFYFk.jpg</image><title>Instacart PHK karyawan jelang IPO (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Instacart Inc memangkas karyawan jelang pencatatan saham atau initial public offering (IPO) di bursa efek AS. Aplikasi pengiriman bahan makanan asal AS ini mengurangi jumlah karyawannya.
Melansir reuters, Senin (26/9/2022), Instacart tidak hanya melakukan pengurangan karyawan, namun juga membatasi perekrutan karyawan baru, serta mengurangi pengeluaran biaya lainnya.
BACA JUGA:29 Perusahaan Masuk Pipeline IPO BEI

Dalam dua bulan terakhir, start up yang berkantor pusat di San Fransisco tersebut telah memecat sekitar 3.000 karyawannya. Hal itu dilakukan setelah manajemen perusahaan melakukan tinjauan kinerja kepada para pekerjanya.
Instacart menjadi salah satu start up yang melakukan pengurangan karyawan, di mana saat ini tengah marak perusahaan start up lain yang juga memangkas jumlah pekerja dan membiarkan banyak posisi kosong, serta menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dipublikasikan.
BACA JUGA:Bank Digital BCA IPO Tahun Depan?

Pengurangan jumlah karyawan juga dilakukan sebagai mitigasi dari tingginya biaya tenaga kerja dalam beberapa tahun terakhir. Biaya tenaga kerja yang tinggi tersebut dinilai mempersulit kinerja keuangan perseroan di tengah kondisi ekonomi global yang melambat.
Instacart telah memecat setidaknya tiga karyawan tingkat senior dalam beberapa pekan terakhir. Angka ini tidak termasuk keluarnya personel di posisi manajemen puncak perusahaan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8wMS80LzE1MDAxOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu,  pada Juli lalu perusahaan mengatakan sang pendiri  yakni, Apoorva Mehta akan mengundurkan diri. Mehta akan meninggalkan  posisinya sebagai chairman dan meninggalkan perusahaan setelah resmi  tercatat di bursa efek..
Awal pekan ini, Wall Street Journal melaporkan bahwa, perusahaan  berencana untuk fokus pada penjualan saham karyawan dalam penawaran umum  perdana di AS dan tidak bermaksud untuk meningkatkan banyak modal bagi  perusahaan.
Sebagai informasi, Instacart diam-diam mengajukan rencana IPO kepada  regulator sekuritas AS. Rencana ini diambil tidak lama setelah valuasi  Instacart merosot 40% menjadi sekitar USD24 miliar menyusul gejolak  pasar.</description><content:encoded>JAKARTA - Instacart Inc memangkas karyawan jelang pencatatan saham atau initial public offering (IPO) di bursa efek AS. Aplikasi pengiriman bahan makanan asal AS ini mengurangi jumlah karyawannya.
Melansir reuters, Senin (26/9/2022), Instacart tidak hanya melakukan pengurangan karyawan, namun juga membatasi perekrutan karyawan baru, serta mengurangi pengeluaran biaya lainnya.
BACA JUGA:29 Perusahaan Masuk Pipeline IPO BEI

Dalam dua bulan terakhir, start up yang berkantor pusat di San Fransisco tersebut telah memecat sekitar 3.000 karyawannya. Hal itu dilakukan setelah manajemen perusahaan melakukan tinjauan kinerja kepada para pekerjanya.
Instacart menjadi salah satu start up yang melakukan pengurangan karyawan, di mana saat ini tengah marak perusahaan start up lain yang juga memangkas jumlah pekerja dan membiarkan banyak posisi kosong, serta menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dipublikasikan.
BACA JUGA:Bank Digital BCA IPO Tahun Depan?

Pengurangan jumlah karyawan juga dilakukan sebagai mitigasi dari tingginya biaya tenaga kerja dalam beberapa tahun terakhir. Biaya tenaga kerja yang tinggi tersebut dinilai mempersulit kinerja keuangan perseroan di tengah kondisi ekonomi global yang melambat.
Instacart telah memecat setidaknya tiga karyawan tingkat senior dalam beberapa pekan terakhir. Angka ini tidak termasuk keluarnya personel di posisi manajemen puncak perusahaan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8wMS80LzE1MDAxOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu,  pada Juli lalu perusahaan mengatakan sang pendiri  yakni, Apoorva Mehta akan mengundurkan diri. Mehta akan meninggalkan  posisinya sebagai chairman dan meninggalkan perusahaan setelah resmi  tercatat di bursa efek..
Awal pekan ini, Wall Street Journal melaporkan bahwa, perusahaan  berencana untuk fokus pada penjualan saham karyawan dalam penawaran umum  perdana di AS dan tidak bermaksud untuk meningkatkan banyak modal bagi  perusahaan.
Sebagai informasi, Instacart diam-diam mengajukan rencana IPO kepada  regulator sekuritas AS. Rencana ini diambil tidak lama setelah valuasi  Instacart merosot 40% menjadi sekitar USD24 miliar menyusul gejolak  pasar.</content:encoded></item></channel></rss>
