<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Garuda Indonesia Raup Laba Rp3,8 miliar di Semester I-2022</title><description>Irfan Setiaputra mengatakan Garuda Indonesia mencetak laba senilai Rp3,8 miliar pada semester I 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/26/320/2675188/garuda-indonesia-raup-laba-rp3-8-miliar-di-semester-i-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/26/320/2675188/garuda-indonesia-raup-laba-rp3-8-miliar-di-semester-i-2022"/><item><title>Garuda Indonesia Raup Laba Rp3,8 miliar di Semester I-2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/26/320/2675188/garuda-indonesia-raup-laba-rp3-8-miliar-di-semester-i-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/26/320/2675188/garuda-indonesia-raup-laba-rp3-8-miliar-di-semester-i-2022</guid><pubDate>Senin 26 September 2022 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/26/320/2675188/garuda-indonesia-raup-laba-rp3-8-miliar-di-semester-i-2022-s0vgWkXM4m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba Garuda Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/26/320/2675188/garuda-indonesia-raup-laba-rp3-8-miliar-di-semester-i-2022-s0vgWkXM4m.jpg</image><title>Laba Garuda Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Irfan Setiaputra mengatakan Garuda Indonesia mencetak laba senilai Rp3,8 miliar pada semester I 2022 sebagai hasil perjanjian perdamaian dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).
&amp;ldquo;Jadi Rp3,8 miliar ini diperoleh dari PKPU yaitu cancellation of a debt dimana utang turun dari Rp10 miliar ke Rp5 miliar menjadi salah satu penyebabnya, demikian juga kinerja ekuitas akan membaik,&amp;rdquo; katanya dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (26/9/2022).
BACA JUGA:Restorasi Armada, Garuda Indonesia Gandeng PPA Kerja Sama Pembiayaan Rp750 Miliar

Ia mengatakan homologasi PKPU juga akan menurunkan jumlah pesawat baik jenis wide body maupun narrow body yang dioperasikan oleh Garuda dari 136 menjadi 81 dan pesawat Citilink dari 60 menjadi 58.
&amp;ldquo;Jadi selama PKPU itu, selain kita potong masa lalu kita, utang yang tidak kita bayar, kita juga menegosiasikan biaya ke depan untuk memastikan perusahaan punya kemampuan menghasilkan keuntungan,&amp;rdquo; ucapnya.
Ke depan Garuda Indonesia juga tidak akan melayani penumpang untuk rute penerbangan yang tidak menguntungkan.
BACA JUGA:Tambah 120 Pesawat, Ini Alasan Dirut Garuda Indonesia

Pada 2019, Garuda Indonesia melayani 172 rute penerbangan yang akan diperkecil menjadi sekitar 70 rute nantinya yang akan dimonitor satu per satu.&amp;ldquo;Kami mohon maaf akhirnya mungkin Garuda tidak akan melayani rute yang menjadi konstituen, tapi kita upayakan akan dilayani Citilink yang penurunan rutenya tidak signifikan dari 116 menjadi 99 dan menangani beberapa rute yang sebelumnya ditangani Garuda seperti Gunung Sitoli,&amp;rdquo; katanya.
Sebelumnya, pemerintah mengusulkan kepada DPR RI untuk menyetujui pemberian Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp7,5 triliun untuk Garuda Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Irfan Setiaputra mengatakan Garuda Indonesia mencetak laba senilai Rp3,8 miliar pada semester I 2022 sebagai hasil perjanjian perdamaian dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).
&amp;ldquo;Jadi Rp3,8 miliar ini diperoleh dari PKPU yaitu cancellation of a debt dimana utang turun dari Rp10 miliar ke Rp5 miliar menjadi salah satu penyebabnya, demikian juga kinerja ekuitas akan membaik,&amp;rdquo; katanya dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (26/9/2022).
BACA JUGA:Restorasi Armada, Garuda Indonesia Gandeng PPA Kerja Sama Pembiayaan Rp750 Miliar

Ia mengatakan homologasi PKPU juga akan menurunkan jumlah pesawat baik jenis wide body maupun narrow body yang dioperasikan oleh Garuda dari 136 menjadi 81 dan pesawat Citilink dari 60 menjadi 58.
&amp;ldquo;Jadi selama PKPU itu, selain kita potong masa lalu kita, utang yang tidak kita bayar, kita juga menegosiasikan biaya ke depan untuk memastikan perusahaan punya kemampuan menghasilkan keuntungan,&amp;rdquo; ucapnya.
Ke depan Garuda Indonesia juga tidak akan melayani penumpang untuk rute penerbangan yang tidak menguntungkan.
BACA JUGA:Tambah 120 Pesawat, Ini Alasan Dirut Garuda Indonesia

Pada 2019, Garuda Indonesia melayani 172 rute penerbangan yang akan diperkecil menjadi sekitar 70 rute nantinya yang akan dimonitor satu per satu.&amp;ldquo;Kami mohon maaf akhirnya mungkin Garuda tidak akan melayani rute yang menjadi konstituen, tapi kita upayakan akan dilayani Citilink yang penurunan rutenya tidak signifikan dari 116 menjadi 99 dan menangani beberapa rute yang sebelumnya ditangani Garuda seperti Gunung Sitoli,&amp;rdquo; katanya.
Sebelumnya, pemerintah mengusulkan kepada DPR RI untuk menyetujui pemberian Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp7,5 triliun untuk Garuda Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
