<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ramalan Presiden Jokowi Ekonomi Tahun Depan Lebih Gelap</title><description>Ramalan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ekonomi tahun depan lebih gelap.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/26/320/2675217/ramalan-presiden-jokowi-ekonomi-tahun-depan-lebih-gelap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/26/320/2675217/ramalan-presiden-jokowi-ekonomi-tahun-depan-lebih-gelap"/><item><title>Ramalan Presiden Jokowi Ekonomi Tahun Depan Lebih Gelap</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/26/320/2675217/ramalan-presiden-jokowi-ekonomi-tahun-depan-lebih-gelap</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/26/320/2675217/ramalan-presiden-jokowi-ekonomi-tahun-depan-lebih-gelap</guid><pubDate>Senin 26 September 2022 18:27 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/26/320/2675217/ramalan-presiden-jokowi-ekonomi-tahun-depan-lebih-gelap-S5sjunTcnm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ramalan Jokowi ekonomi dunia tahun depan gelap (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/26/320/2675217/ramalan-presiden-jokowi-ekonomi-tahun-depan-lebih-gelap-S5sjunTcnm.jpg</image><title>Ramalan Jokowi ekonomi dunia tahun depan gelap (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ramalan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ekonomi dunia tahun depan lebih gelap. Jokowi kembali menekankan bahwa ekonomi dunia kini dalam situasi yang sulit.
Jokowi mengakui kesulitan ekonomi dunia bermula dari krisis pangan, krisis energi, krisis keuangan, dampak pandemi Covid-19 hingga perang antara Rusia-Ukraina yang tak kunjung usai.
BACA JUGA:Ekonomi Dunia Dibayangi Stagflasi, Ekonom: Situasi Akan Sulit dan Berat

&quot;Dunia saat ini tidak pada posisi yang gampang. Posisinya betul-betul pada posisi yang semua negara sulit. Lembaga-lembaga internasional menyampaikan tahun ini, tahun 2022 sangat sulit, tahun depan mereka menyampaikan akan lebih gelap,&quot; ungkap Jokowi saat membuka BUMN Startup Day 2022, Senin (26/9/3022).
Kepala Negara bahkan tak menampik jika perang antara Rusia-Ukraina akan terus berlanjut ke depannya. Pernyataan ini dia sampaikan setelah bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
BACA JUGA:Sri Mulyani Akui Rumit Buat Kebijakan di Tengah Perang hingga Melemahnya Ekonomi Dunia

Saat melakukan pertemuan, Presiden Jokowi menghabiskan waktu dua setengah jam saat berdiskusi dengan Vladimir Putin. Sementara bersama dengan Volodymyr Zelensky, Kepalan Negara menghabiskan waktu selama satu setengah jam.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8yNC80LzE1MzY4OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Saat saya bertemu dengan Presiden Putin selama dua setengah jam  diskusi, ditambah dengan bertemu Presiden Zelinsky satu setengah jam,  saya berdiskusi, saya menyimpulkan perang tidak akan segera selesai,&quot;  kata dia.
Orang nomor satu di Indonesia ini menilai perang Rusia-Ukraina  mengakibatkan adanya kesulitan yang luar biasa bagi dunia internasional  lantaran adanya krisis pangan, krisis energi, dan krisis keuangan.
&quot;Perang akan lama dan itu berakibat kesulitan-kesulitan lain, krisis  pangan, krisis energi krisis finansial, covid yang belum pulih dan  akibatnya kita tahu sekarang ini baru saja saya dapat angka 19.600 orang  setiap hari mati kelaparan karena krisis pangan, tapi itu dunia,&quot; ujar  Presiden.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ramalan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ekonomi dunia tahun depan lebih gelap. Jokowi kembali menekankan bahwa ekonomi dunia kini dalam situasi yang sulit.
Jokowi mengakui kesulitan ekonomi dunia bermula dari krisis pangan, krisis energi, krisis keuangan, dampak pandemi Covid-19 hingga perang antara Rusia-Ukraina yang tak kunjung usai.
BACA JUGA:Ekonomi Dunia Dibayangi Stagflasi, Ekonom: Situasi Akan Sulit dan Berat

&quot;Dunia saat ini tidak pada posisi yang gampang. Posisinya betul-betul pada posisi yang semua negara sulit. Lembaga-lembaga internasional menyampaikan tahun ini, tahun 2022 sangat sulit, tahun depan mereka menyampaikan akan lebih gelap,&quot; ungkap Jokowi saat membuka BUMN Startup Day 2022, Senin (26/9/3022).
Kepala Negara bahkan tak menampik jika perang antara Rusia-Ukraina akan terus berlanjut ke depannya. Pernyataan ini dia sampaikan setelah bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
BACA JUGA:Sri Mulyani Akui Rumit Buat Kebijakan di Tengah Perang hingga Melemahnya Ekonomi Dunia

Saat melakukan pertemuan, Presiden Jokowi menghabiskan waktu dua setengah jam saat berdiskusi dengan Vladimir Putin. Sementara bersama dengan Volodymyr Zelensky, Kepalan Negara menghabiskan waktu selama satu setengah jam.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8yNC80LzE1MzY4OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Saat saya bertemu dengan Presiden Putin selama dua setengah jam  diskusi, ditambah dengan bertemu Presiden Zelinsky satu setengah jam,  saya berdiskusi, saya menyimpulkan perang tidak akan segera selesai,&quot;  kata dia.
Orang nomor satu di Indonesia ini menilai perang Rusia-Ukraina  mengakibatkan adanya kesulitan yang luar biasa bagi dunia internasional  lantaran adanya krisis pangan, krisis energi, dan krisis keuangan.
&quot;Perang akan lama dan itu berakibat kesulitan-kesulitan lain, krisis  pangan, krisis energi krisis finansial, covid yang belum pulih dan  akibatnya kita tahu sekarang ini baru saja saya dapat angka 19.600 orang  setiap hari mati kelaparan karena krisis pangan, tapi itu dunia,&quot; ujar  Presiden.</content:encoded></item></channel></rss>
