<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Sore Ini Makin Terkapar di Rp15.129/USD</title><description>Nilai tukar rupiah ditutup melemah 92 poin di level Rp15.129 atas dolar Amerika Serikat (USD).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/26/320/2675265/rupiah-sore-ini-makin-terkapar-di-rp15-129-usd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/26/320/2675265/rupiah-sore-ini-makin-terkapar-di-rp15-129-usd"/><item><title>Rupiah Sore Ini Makin Terkapar di Rp15.129/USD</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/26/320/2675265/rupiah-sore-ini-makin-terkapar-di-rp15-129-usd</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/26/320/2675265/rupiah-sore-ini-makin-terkapar-di-rp15-129-usd</guid><pubDate>Senin 26 September 2022 16:30 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/26/320/2675265/rupiah-sore-ini-makin-terkapar-di-rp15-129-usd-prr8YE6qOg.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/26/320/2675265/rupiah-sore-ini-makin-terkapar-di-rp15-129-usd-prr8YE6qOg.JPG</image><title>Rupiah. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup melemah 92 poin di level Rp15.129 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Senin (26/9/2022).

Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan, salah satu faktor internal pemicu mata uang garuda ini melemah karena dipicu oleh sikap pasar yang masih terkejut dengan kenaikan suku bunga acuan 50 basis points yang di rilis Bank Indonesia (BI).

&quot;Keputusan itu cukup mengejutkan, karena mayoritas ekonom memperkirakan kenaikan BI rate hanya sebesar 25 bps menjadi 4%. Pun demikian dengan besaran kenaikan Deposit facility dan Lending Facility yang masing-masing sebesar 25 bps,&quot; kata Ibrahim dalam rilis hariannya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Rupiah Melemah Terkapar ke Rp15.023/USD Usai BI Naikkan Suku Bunga
Menurutnya, keputusan RDG BI kali ini menegaskan stance atau view bank sentral ke depan yang lebih ketat (hawkish) dengan pertimbangan utama ekspektasi inflasi yang melampaui sasaran inflasi yang 2-4% pasca kenaikan harga BBM.

&quot;Secara umum latar belakang dan dasar pertimbangan kenaikan BI rate sebesar 50 bps, yang boleh dikatakan di luar kebiasaan karena biasanya kenaikan hanya 25 bps, dapat diterima dan logis, salah satu tujuan utamanya adalah jelas untuk mengendalikan laju inflasi agar tidak berada jauh di luar koridor ekspektasi dan target inflasi yang 2-4% di akhir tahun ini,&quot; ujar Ibrahim.
Dia menambahkan walaupun pun pada akhirnya realisasi inflasi tahunan akan melampaui sasaran yang batas atasnya 4%, namun pelampauannya tidak berlebihan sehingga berpotensi mendistorsi roda perekonomian nasional.

Di samping itu, Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan besok, Selasa (27/9/2022) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp15.110 - Rp15.150.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup melemah 92 poin di level Rp15.129 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Senin (26/9/2022).

Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan, salah satu faktor internal pemicu mata uang garuda ini melemah karena dipicu oleh sikap pasar yang masih terkejut dengan kenaikan suku bunga acuan 50 basis points yang di rilis Bank Indonesia (BI).

&quot;Keputusan itu cukup mengejutkan, karena mayoritas ekonom memperkirakan kenaikan BI rate hanya sebesar 25 bps menjadi 4%. Pun demikian dengan besaran kenaikan Deposit facility dan Lending Facility yang masing-masing sebesar 25 bps,&quot; kata Ibrahim dalam rilis hariannya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Rupiah Melemah Terkapar ke Rp15.023/USD Usai BI Naikkan Suku Bunga
Menurutnya, keputusan RDG BI kali ini menegaskan stance atau view bank sentral ke depan yang lebih ketat (hawkish) dengan pertimbangan utama ekspektasi inflasi yang melampaui sasaran inflasi yang 2-4% pasca kenaikan harga BBM.

&quot;Secara umum latar belakang dan dasar pertimbangan kenaikan BI rate sebesar 50 bps, yang boleh dikatakan di luar kebiasaan karena biasanya kenaikan hanya 25 bps, dapat diterima dan logis, salah satu tujuan utamanya adalah jelas untuk mengendalikan laju inflasi agar tidak berada jauh di luar koridor ekspektasi dan target inflasi yang 2-4% di akhir tahun ini,&quot; ujar Ibrahim.
Dia menambahkan walaupun pun pada akhirnya realisasi inflasi tahunan akan melampaui sasaran yang batas atasnya 4%, namun pelampauannya tidak berlebihan sehingga berpotensi mendistorsi roda perekonomian nasional.

Di samping itu, Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan besok, Selasa (27/9/2022) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp15.110 - Rp15.150.</content:encoded></item></channel></rss>
