<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waduh! Dekat Istana di IKN Nusantara Sudah Muncul Spekulan Tanah</title><description>Hary Prihatono menyatakan bahwa seiring pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) mulai bermunculan spekulan-spekulan tanah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/26/470/2675437/waduh-dekat-istana-di-ikn-nusantara-sudah-muncul-spekulan-tanah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/26/470/2675437/waduh-dekat-istana-di-ikn-nusantara-sudah-muncul-spekulan-tanah"/><item><title>Waduh! Dekat Istana di IKN Nusantara Sudah Muncul Spekulan Tanah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/26/470/2675437/waduh-dekat-istana-di-ikn-nusantara-sudah-muncul-spekulan-tanah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/26/470/2675437/waduh-dekat-istana-di-ikn-nusantara-sudah-muncul-spekulan-tanah</guid><pubDate>Senin 26 September 2022 19:57 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/26/470/2675437/waduh-dekat-istana-di-ikn-nusantara-sudah-muncul-spekulan-tanah-9QhDcOo7wb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IKN Nusantara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/26/470/2675437/waduh-dekat-istana-di-ikn-nusantara-sudah-muncul-spekulan-tanah-9QhDcOo7wb.jpg</image><title>IKN Nusantara (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hary Prihatono menyatakan bahwa seiring pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) mulai bermunculan spekulan-spekulan tanah.
Hary menyebut radius 5 Km dari istana presiden di IKN Nusantara juga sudah ada spekulan yang main harga. Spekulan tersebut awalnya membeli tanah milik masyarakat yang kemudian siap melepas dengan harga yang ditentukan.
BACA JUGA:Harga Tanah di Daerah Penyangga IKN Nusantara Naik 10 Kali Lipat

&quot;Bahkan di satu wilayah hanya radius 5 Km dari istana, lahannya sudah beralih tangan ke spekulan itu,&quot; ujar Hary saat ditemui MNC Portal di kantornya, Senin (26/9/2022).
Harry menjelaksan, adanya spekukan itu membuat pergerakan harga tanah yang ada di kawasan sekitar IKN Nusantara. Para spekulan itu bahkan tetap bisa melakukan transaksi meski sudah ada kebijakan land freeze disekitar kawasan tersebut.
&quot;Nah itulah mafia, kesulitannya ada disana,&quot; kata Hary.
Hary mengungkapkan sebelum atau setalah ditetapkan kebijakan land freeze, spekulan tanah sudah bermunculan sejak adanya rencana pembangunan IKN Nusantara.
BACA JUGA:Menteri ATR Targetkan Seluruh RDTR Pembangunan IKN Nusantara Rampung Akhir 2022

Menurutnya adanya spekukan ini yang menjadi salah satu hambatan dalam pengadaan tanah karena bersinggungan langsung dengan kekuatan APBN dalam hal pembebasan lahan.&quot;Misal harga pasar 10 saya berani beli 20, kemudian pindah tangan lagi ke spekukan harganya berbeda, sementara anggaran kita sudah disepakati, nah problem dengan APBN disitu,&quot; kata Hary.
&quot;Hari ini kita menyepakati, misal saya beli lahan harganya 10, tetapi kan belum tentu kita pegang uangnya, nah baru nanti diajukan anggarannya, nah dalam proses kita mengajukan anggaran hingga mendapatkan persetujuan, itu membutuhkan waktu juga, nah ini kadang sudah di eksekusi oleh orang lain lagi (spekulan),&quot; sambungnya.
Hary mengungkapkan memang banyak spekulan yang bermain lahan di kawasan IKN Nusantara, bukan hanya anatar masyarakat saja yang melakukan transaksi disana.
&quot;Bahkan ada dari Bundes yang membeli, itu bagian dari spekulan, dengan asumsi pembebasan tanah melalui dia, tetapi dengan harga yang pada saat ini sudah melambung,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hary Prihatono menyatakan bahwa seiring pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) mulai bermunculan spekulan-spekulan tanah.
Hary menyebut radius 5 Km dari istana presiden di IKN Nusantara juga sudah ada spekulan yang main harga. Spekulan tersebut awalnya membeli tanah milik masyarakat yang kemudian siap melepas dengan harga yang ditentukan.
BACA JUGA:Harga Tanah di Daerah Penyangga IKN Nusantara Naik 10 Kali Lipat

&quot;Bahkan di satu wilayah hanya radius 5 Km dari istana, lahannya sudah beralih tangan ke spekulan itu,&quot; ujar Hary saat ditemui MNC Portal di kantornya, Senin (26/9/2022).
Harry menjelaksan, adanya spekukan itu membuat pergerakan harga tanah yang ada di kawasan sekitar IKN Nusantara. Para spekulan itu bahkan tetap bisa melakukan transaksi meski sudah ada kebijakan land freeze disekitar kawasan tersebut.
&quot;Nah itulah mafia, kesulitannya ada disana,&quot; kata Hary.
Hary mengungkapkan sebelum atau setalah ditetapkan kebijakan land freeze, spekulan tanah sudah bermunculan sejak adanya rencana pembangunan IKN Nusantara.
BACA JUGA:Menteri ATR Targetkan Seluruh RDTR Pembangunan IKN Nusantara Rampung Akhir 2022

Menurutnya adanya spekukan ini yang menjadi salah satu hambatan dalam pengadaan tanah karena bersinggungan langsung dengan kekuatan APBN dalam hal pembebasan lahan.&quot;Misal harga pasar 10 saya berani beli 20, kemudian pindah tangan lagi ke spekukan harganya berbeda, sementara anggaran kita sudah disepakati, nah problem dengan APBN disitu,&quot; kata Hary.
&quot;Hari ini kita menyepakati, misal saya beli lahan harganya 10, tetapi kan belum tentu kita pegang uangnya, nah baru nanti diajukan anggarannya, nah dalam proses kita mengajukan anggaran hingga mendapatkan persetujuan, itu membutuhkan waktu juga, nah ini kadang sudah di eksekusi oleh orang lain lagi (spekulan),&quot; sambungnya.
Hary mengungkapkan memang banyak spekulan yang bermain lahan di kawasan IKN Nusantara, bukan hanya anatar masyarakat saja yang melakukan transaksi disana.
&quot;Bahkan ada dari Bundes yang membeli, itu bagian dari spekulan, dengan asumsi pembebasan tanah melalui dia, tetapi dengan harga yang pada saat ini sudah melambung,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
