<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kendaraan Listrik Jadi Mobil Dinas, Menko Luhut: Saya Sudah Pakai</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan proses penggantian mobil dinas pemerintah menjadi mobil listrik masih mengalami kendala.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/27/320/2676186/kendaraan-listrik-jadi-mobil-dinas-menko-luhut-saya-sudah-pakai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/27/320/2676186/kendaraan-listrik-jadi-mobil-dinas-menko-luhut-saya-sudah-pakai"/><item><title>Kendaraan Listrik Jadi Mobil Dinas, Menko Luhut: Saya Sudah Pakai</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/27/320/2676186/kendaraan-listrik-jadi-mobil-dinas-menko-luhut-saya-sudah-pakai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/27/320/2676186/kendaraan-listrik-jadi-mobil-dinas-menko-luhut-saya-sudah-pakai</guid><pubDate>Selasa 27 September 2022 19:42 WIB</pubDate><dc:creator>Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/27/320/2676186/kendaraan-listrik-jadi-mobil-dinas-menko-luhut-saya-sudah-pakai-Yx2emrvjCZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/27/320/2676186/kendaraan-listrik-jadi-mobil-dinas-menko-luhut-saya-sudah-pakai-Yx2emrvjCZ.jpg</image><title>Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan proses penggantian mobil dinas pemerintah menjadi mobil listrik masih mengalami kendala.
Meskipun demikian, Luhut menyampaikan bahwa hingga saat ini pemerintah sudah mulai bertahap melakukan penggantian mobil dinas menjadi mobil listrik.
BACA JUGA:Ekonomi RI Dipuji Pengamat AS, Luhut: Saya Percaya Kalau Kita Kompak Bisa Teratasi

&quot;Sekarang sudah mulai, jadi mobil dinas kita sudah bertahap sekarang, saya sudah mulai pakai mobil listrik ada,&quot; ungkap Luhut kepada Wartawan di Gedung Sarinah, Jakarta, Selasa (27/9/2022).
Dia mengungkapkan bahwa masalah utama penggantian mobil dinas pemerintahan menjadi mobil listrik adalah perusahaan pembuat mobil yakni Hyundai kesulitan memperoleh chip, sehingga prosesnya menjadi terkendala.
&quot;Kalau sekarang ada masalah, masalahnya itu ternyata chip untuk bikin mobil itu juga susah karena itu tadi ada pertikaian di kawasan ini, sehingga chip yang dibutuhkan untuk membangun mobil Hyundai itu kekurangan,&quot; ungkapnya.
BACA JUGA:Menko Luhut: Suka Tidak Suka Krisis Global Berdampak ke Indonesia

Menko Luhut menjelaskan, akibat kelangkaan chip tersebut pabrikan mobil menjadi terhambat untuk produksi sehingga waktu tunggu pembelian mobil listrik sudah mencapai satu setengah tahun.&quot;Antri Hyundai pun sudah sampai satu setengah tahun karena permintaan mobil listrik ternyata tinggi sekali,&quot; pungkasnya.
Menurutnya, selain kelangkaan chip tidak ada lagi masalah yang dihadapi untuk pembuatan mobil listrik. &quot;Karena itukan mobil listrik cuma motor aja dengan baterai,&quot; terangnya.
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan instruksi agar kendaraan dinas operasional dan/atau kendaraan perorangan dinas instansi pemerintah pusat dan daerah bisa menggunakan kendaraan listrik berbasis baterai.
Dengan adanya instruksi itu, setidaknya akan ada 189.803 unit kendaraan dinas pemerintah yang bakal berganti menjadi kendaraan listrik.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan proses penggantian mobil dinas pemerintah menjadi mobil listrik masih mengalami kendala.
Meskipun demikian, Luhut menyampaikan bahwa hingga saat ini pemerintah sudah mulai bertahap melakukan penggantian mobil dinas menjadi mobil listrik.
BACA JUGA:Ekonomi RI Dipuji Pengamat AS, Luhut: Saya Percaya Kalau Kita Kompak Bisa Teratasi

&quot;Sekarang sudah mulai, jadi mobil dinas kita sudah bertahap sekarang, saya sudah mulai pakai mobil listrik ada,&quot; ungkap Luhut kepada Wartawan di Gedung Sarinah, Jakarta, Selasa (27/9/2022).
Dia mengungkapkan bahwa masalah utama penggantian mobil dinas pemerintahan menjadi mobil listrik adalah perusahaan pembuat mobil yakni Hyundai kesulitan memperoleh chip, sehingga prosesnya menjadi terkendala.
&quot;Kalau sekarang ada masalah, masalahnya itu ternyata chip untuk bikin mobil itu juga susah karena itu tadi ada pertikaian di kawasan ini, sehingga chip yang dibutuhkan untuk membangun mobil Hyundai itu kekurangan,&quot; ungkapnya.
BACA JUGA:Menko Luhut: Suka Tidak Suka Krisis Global Berdampak ke Indonesia

Menko Luhut menjelaskan, akibat kelangkaan chip tersebut pabrikan mobil menjadi terhambat untuk produksi sehingga waktu tunggu pembelian mobil listrik sudah mencapai satu setengah tahun.&quot;Antri Hyundai pun sudah sampai satu setengah tahun karena permintaan mobil listrik ternyata tinggi sekali,&quot; pungkasnya.
Menurutnya, selain kelangkaan chip tidak ada lagi masalah yang dihadapi untuk pembuatan mobil listrik. &quot;Karena itukan mobil listrik cuma motor aja dengan baterai,&quot; terangnya.
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan instruksi agar kendaraan dinas operasional dan/atau kendaraan perorangan dinas instansi pemerintah pusat dan daerah bisa menggunakan kendaraan listrik berbasis baterai.
Dengan adanya instruksi itu, setidaknya akan ada 189.803 unit kendaraan dinas pemerintah yang bakal berganti menjadi kendaraan listrik.</content:encoded></item></channel></rss>
