<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangkit dari Kerugian, Harga Emas Berjangka Naik Tipis</title><description>Harga emas berjangka naik tipis pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/28/320/2676343/bangkit-dari-kerugian-harga-emas-berjangka-naik-tipis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/28/320/2676343/bangkit-dari-kerugian-harga-emas-berjangka-naik-tipis"/><item><title>Bangkit dari Kerugian, Harga Emas Berjangka Naik Tipis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/28/320/2676343/bangkit-dari-kerugian-harga-emas-berjangka-naik-tipis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/28/320/2676343/bangkit-dari-kerugian-harga-emas-berjangka-naik-tipis</guid><pubDate>Rabu 28 September 2022 07:21 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/28/320/2676343/bangkit-dari-kerugian-harga-emas-berjangka-naik-tipis-p2cpf4UWQz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka naik (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/28/320/2676343/bangkit-dari-kerugian-harga-emas-berjangka-naik-tipis-p2cpf4UWQz.jpg</image><title>Harga emas berjangka naik (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas berjangka naik tipis pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga emas bangkit dari kerugian dua sesi berturut-turut setelah reli dolar berhenti dan saham-saham AS merosot, namun masih di bawah level psikologis baru USD1.650.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak USD2,80 atau 0,17%, menjadi ditutup pada USD1.636,2 per ounce, setelah mencapai tertinggi sesi di USD1.650,10 dan terendah sesi di USD1.628,70, demikian dilansir dari Antara, Rabu (28/9/2022).
BACA JUGA:Harga Emas Antam Turun Lagi, Hari Ini Dibanderol Rp930.000/Gram

Ini bukan reli dan lebih seperti rebound sementara karena tekanan jual berhenti, analis pasar mengatakan, berpendapat bahwa emas kemungkinan tidak akan turun sebelum pasar yakin dengan tren suku bunga.
Sementara itu, data ekonomi yang dirilis Selasa (27/9/2022) beragam. Indeks Keyakinan Konsumen Conference Board meningkat pada September untuk bulan kedua berturut-turut menjadi 108,0, naik dari 103,6 pada Agustus.
BACA JUGA:Harga Emas Berjangka Jatuh di Bawah Level Psikologis USD1.650

Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa pesanan baru AS untuk barang tahan lama, produk yang dimaksudkan untuk bertahan setidaknya tiga tahun, turun 0,2% menjadi 272,7 miliar dolar AS yang disesuaikan secara musiman pada Agustus dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8wMy80LzE1MTQzMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Departemen Perdagangan AS juga melaporkan penjualan rumah baru AS  melonjak 28,8% ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman  685.000 unit pada Agustus.
Fokus sekarang pada pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada  Rabu untuk isyarat lebih lanjut tentang kebijakan moneter AS. Powell  telah memberikan nada yang sangat hawkish selama pertemuan The Fed  minggu lalu,
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember tergelincir 14,3  sen atau 0,77%, menjadi ditutup pada USD18,337 per ounce. Platinum  untuk pengiriman Oktober jatuh USD3,20 atau 0,38%, menjadi ditutup pada  USD846,90 ounce.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas berjangka naik tipis pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga emas bangkit dari kerugian dua sesi berturut-turut setelah reli dolar berhenti dan saham-saham AS merosot, namun masih di bawah level psikologis baru USD1.650.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak USD2,80 atau 0,17%, menjadi ditutup pada USD1.636,2 per ounce, setelah mencapai tertinggi sesi di USD1.650,10 dan terendah sesi di USD1.628,70, demikian dilansir dari Antara, Rabu (28/9/2022).
BACA JUGA:Harga Emas Antam Turun Lagi, Hari Ini Dibanderol Rp930.000/Gram

Ini bukan reli dan lebih seperti rebound sementara karena tekanan jual berhenti, analis pasar mengatakan, berpendapat bahwa emas kemungkinan tidak akan turun sebelum pasar yakin dengan tren suku bunga.
Sementara itu, data ekonomi yang dirilis Selasa (27/9/2022) beragam. Indeks Keyakinan Konsumen Conference Board meningkat pada September untuk bulan kedua berturut-turut menjadi 108,0, naik dari 103,6 pada Agustus.
BACA JUGA:Harga Emas Berjangka Jatuh di Bawah Level Psikologis USD1.650

Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa pesanan baru AS untuk barang tahan lama, produk yang dimaksudkan untuk bertahan setidaknya tiga tahun, turun 0,2% menjadi 272,7 miliar dolar AS yang disesuaikan secara musiman pada Agustus dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8wMy80LzE1MTQzMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Departemen Perdagangan AS juga melaporkan penjualan rumah baru AS  melonjak 28,8% ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman  685.000 unit pada Agustus.
Fokus sekarang pada pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada  Rabu untuk isyarat lebih lanjut tentang kebijakan moneter AS. Powell  telah memberikan nada yang sangat hawkish selama pertemuan The Fed  minggu lalu,
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember tergelincir 14,3  sen atau 0,77%, menjadi ditutup pada USD18,337 per ounce. Platinum  untuk pengiriman Oktober jatuh USD3,20 atau 0,38%, menjadi ditutup pada  USD846,90 ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
