<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Resesi Adalah Penurunan Aktivitas Ekonomi, Ditandai Banyak PHK hingga Lesunya Daya Beli</title><description>Resesi adalah penyebaran penurunan ekonomi yang signifikan di seluruh  sektor ekonomi yang berlangsung lebih dari beberapa kuartal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/28/320/2676407/resesi-adalah-penurunan-aktivitas-ekonomi-ditandai-banyak-phk-hingga-lesunya-daya-beli</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/28/320/2676407/resesi-adalah-penurunan-aktivitas-ekonomi-ditandai-banyak-phk-hingga-lesunya-daya-beli"/><item><title>Resesi Adalah Penurunan Aktivitas Ekonomi, Ditandai Banyak PHK hingga Lesunya Daya Beli</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/28/320/2676407/resesi-adalah-penurunan-aktivitas-ekonomi-ditandai-banyak-phk-hingga-lesunya-daya-beli</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/28/320/2676407/resesi-adalah-penurunan-aktivitas-ekonomi-ditandai-banyak-phk-hingga-lesunya-daya-beli</guid><pubDate>Rabu 28 September 2022 09:39 WIB</pubDate><dc:creator>Noviana Zahra Firdausi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/28/320/2676407/resesi-adalah-penurunan-aktivitas-ekonomi-ditandai-banyak-phk-hingga-lesunya-daya-beli-TK5AMn2CMl.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Resesi adalah penurunan ekonomi yang signifikan (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/28/320/2676407/resesi-adalah-penurunan-aktivitas-ekonomi-ditandai-banyak-phk-hingga-lesunya-daya-beli-TK5AMn2CMl.jpeg</image><title>Resesi adalah penurunan ekonomi yang signifikan (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Resesi adalah penyebaran penurunan ekonomi yang signifikan di seluruh sektor ekonomi yang berlangsung lebih dari beberapa kuartal. Resesi ditandai oleh banyaknya PHK hingga lesunya daya beli.
Menurut garis pemikiran yang dipopulerkan ekonom Julius Shiskin di 1974, istilah resesi biasanya didefinisikan sebagai periode ketika produk domestik bruto (PDB) menurun selama dua kuartal berturut-turut.
BACA JUGA:Kabar Buruk dari Sri Mulyani: Ekonomi Dunia Dipastikan Resesi di 2023
Dalam resesi, kita mungkin merasakan efek gabungan dengan beberapa cara berbeda. Seperti, klaim pengangguran naik, kebiasaan belanja berubah, penjualan melambat, dan peluang ekonomi berkurang.
Jadi dalam praktiknya, resesi ditandai tidak hanya oleh penurunan PDB riil. Akan tetapi juga penurunan pendapatan pribadi riil, penurunan penjualan dan produksi manufaktur, dan kenaikan tingkat pengangguran.
BACA JUGA:Jika Perang Rusia-Ukraina Berakhir, Waspadai Ancaman Resesi Ekonomi
Sementara itu, Melansir laman OJK, Rabu (28/9/2022), secara sederhana resesi ekonomi dapat diartikan sebagai suatu kondisi di mana perekonomian suatu negara sedang memburuk yang terlihat dari PDB yang negatif, pengangguran meningkat, maupun pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal berturut-turut.


Lalu, dampak dari resesi ekonomi itu apa saja sih?
1.  Perlambatan ekonomi akan membuat sektor riil menahan kapasitas  produksinya sehingga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan sering terjadi  bahkan beberapa perusahaan mungkin menutup dan tidak lagi beroperasi.
2.  Kinerja instrumen investasi akan mengalami penurunan sehingga  investor cenderung menempatkan dananya pada bentuk investasi yang aman.
3.  Ekonomi yang semakin sulit pasti berdampak pada pelemahan daya  beli masyarakat karena mereka akan lebih selektif menggunakan uangnya  dengan fokus pemenuhan kebutuhan terlebih dahulu.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Resesi adalah penyebaran penurunan ekonomi yang signifikan di seluruh sektor ekonomi yang berlangsung lebih dari beberapa kuartal. Resesi ditandai oleh banyaknya PHK hingga lesunya daya beli.
Menurut garis pemikiran yang dipopulerkan ekonom Julius Shiskin di 1974, istilah resesi biasanya didefinisikan sebagai periode ketika produk domestik bruto (PDB) menurun selama dua kuartal berturut-turut.
BACA JUGA:Kabar Buruk dari Sri Mulyani: Ekonomi Dunia Dipastikan Resesi di 2023
Dalam resesi, kita mungkin merasakan efek gabungan dengan beberapa cara berbeda. Seperti, klaim pengangguran naik, kebiasaan belanja berubah, penjualan melambat, dan peluang ekonomi berkurang.
Jadi dalam praktiknya, resesi ditandai tidak hanya oleh penurunan PDB riil. Akan tetapi juga penurunan pendapatan pribadi riil, penurunan penjualan dan produksi manufaktur, dan kenaikan tingkat pengangguran.
BACA JUGA:Jika Perang Rusia-Ukraina Berakhir, Waspadai Ancaman Resesi Ekonomi
Sementara itu, Melansir laman OJK, Rabu (28/9/2022), secara sederhana resesi ekonomi dapat diartikan sebagai suatu kondisi di mana perekonomian suatu negara sedang memburuk yang terlihat dari PDB yang negatif, pengangguran meningkat, maupun pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal berturut-turut.


Lalu, dampak dari resesi ekonomi itu apa saja sih?
1.  Perlambatan ekonomi akan membuat sektor riil menahan kapasitas  produksinya sehingga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan sering terjadi  bahkan beberapa perusahaan mungkin menutup dan tidak lagi beroperasi.
2.  Kinerja instrumen investasi akan mengalami penurunan sehingga  investor cenderung menempatkan dananya pada bentuk investasi yang aman.
3.  Ekonomi yang semakin sulit pasti berdampak pada pelemahan daya  beli masyarakat karena mereka akan lebih selektif menggunakan uangnya  dengan fokus pemenuhan kebutuhan terlebih dahulu.</content:encoded></item></channel></rss>
