<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Antisipasi Krisis Pangan, Holding BUMN Pupuk Buat Peta Jalan Riset 2022-2031</title><description>Ancaman krisis pangan menghantui dunia. World Bank  memprediksi peningkatan harga bahan pangan akan terjadi hingga 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/28/320/2676744/antisipasi-krisis-pangan-holding-bumn-pupuk-buat-peta-jalan-riset-2022-2031</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/28/320/2676744/antisipasi-krisis-pangan-holding-bumn-pupuk-buat-peta-jalan-riset-2022-2031"/><item><title>Antisipasi Krisis Pangan, Holding BUMN Pupuk Buat Peta Jalan Riset 2022-2031</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/28/320/2676744/antisipasi-krisis-pangan-holding-bumn-pupuk-buat-peta-jalan-riset-2022-2031</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/28/320/2676744/antisipasi-krisis-pangan-holding-bumn-pupuk-buat-peta-jalan-riset-2022-2031</guid><pubDate>Rabu 28 September 2022 15:44 WIB</pubDate><dc:creator>Clara Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/28/320/2676744/antisipasi-krisis-pangan-holding-bumn-pupuk-buat-peta-jalan-riset-2022-2031-cWbtWZKyPt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Holding pupuk bumn siapkan roadmap riset (Foto: Koran Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/28/320/2676744/antisipasi-krisis-pangan-holding-bumn-pupuk-buat-peta-jalan-riset-2022-2031-cWbtWZKyPt.jpg</image><title>Holding pupuk bumn siapkan roadmap riset (Foto: Koran Sindo)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ancaman krisis pangan menghantui dunia. World Bank  memprediksi peningkatan harga bahan pangan akan terjadi hingga 2024, ditambah lagi faktor seperti geopolitik, kebijakan perdagangan dunia, dan perubahan iklim akan berdampak pada rantai pasok atau supply chain bahan pangan.
Dalam rangka mendukung pertanian berkelanjutan, Holding BUMN Pupuk atau PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan Roadmap Riset Klaster Pupuk 2022-2031. Roadmap atau peta jalan ini diharapkan bisa menjawab tantangan tren mata rantai agri-food melalui kontribusi Riset &amp;amp; Development (R&amp;amp;D).
BACA JUGA:Bertemu Menteri Pertanian Negara G20, Mentan Syahrul: Ini Komitmen Atasi Krisis Pangan
Hal ini juga sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir yang meminta BUMN terus melakukan transformasi dan inovasi guna menjadi pemain kelas dunia. Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Nugroho Christijanto mengatakan bahwa ketersediaan dan keterjangkauan  dalam penyediaan pangan saat ini menuntut adanya sistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan. Oleh karena itu, peluncuran Roadmap Riset Klaster Pupuk 2022-2031 dapat berkontribusi dalam menjawab disrupsi tren mata rantai agri-food.
&amp;ldquo;Prinsip pertanian berkelanjutan, berarti kita memenuhi kebutuhan pangan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri, karenanya pertanian yang berkelanjutan bersandar pada tiga pilar yaitu ekonomi; sosial; dan lingkungan,&amp;rdquo; ungkap Nugroho, Rabu (28/9/2022).
BACA JUGA:Krisis Pangan, Jokowi: 19.600 Orang di Dunia Setiap Hari Mati Kelaparan
Selain tiga pilar pertanian berkelanjutan, Nugroho mengungkapkan bahwa riset, teknologi, dan inovasi terkait nutrisi tanaman memiliki peran penting dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Saat ini, Pupuk Indonesia menetapkan 4 fokus riset utama dalam roadmap 10 tahun ke depan terkait precision agriculture, enhanced efficiency fertilizer, biofertilizer, dan sustainable industry.
Pupuk Indonesia, dikatakan Nugroho sudah memiliki Indonesia  Fertilizer Research Institute (IFRI) yang menjadi pilar utama dalam  memadukan riset produk, teknologi, dan kebijakan. Pupuk Indonesia juga  memiliki 3 prinsip utama dalam R&amp;amp;D yaitu Increase Profitability,  Improve Productivity, dan Lead in Sustainability, dengan harapan produk  inovasi dapat memiliki dampak bisnis yang signifikan terhadap 3Ps  (People, Planet, Profit).
&amp;ldquo;Apresiasi saya sampaikan kepada kita semua sebagai pelaku utama  inovasi ke depan dengan terbitnya Roadmap Riset Klaster Pupuk tahun 2022&amp;ndash;2031. Dengan semangat tersebut Pupuk Indonesia membuka kerja sama dan  kolaborasi dengan berbagai pihak yang berkompeten. Salah satunya hari  ini, kami mengukuhkan kembali jalinan kerja sama dengan Badan Riset dan  Inovasi Nasional. Kami berharap kolaborasi dengan BRIN, yang merupakan  lembaga riset pemerintah yang terintegrasi, dapat mengakselerasi  skenario research to industry yang memberikan manfaat ekonomi bagi  industri, lingkungan dan sosial,&amp;rdquo; ungkap Nugroho.
Pada kesempatan yang sama, Asisten Deputi Teknologi dan Informasi  Kementerian BUMN Muhammad Rizal Kamal menilai Kementerian BUMN mendukung  launching Roadmap Riset Klaster Pupuk periode 2022-2023 yang dilakukan  oleh Pupuk Indonesia. Dia pun meminta proses R&amp;amp;D harus didukung dan  menyesuaikan perkembangan teknologi.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ancaman krisis pangan menghantui dunia. World Bank  memprediksi peningkatan harga bahan pangan akan terjadi hingga 2024, ditambah lagi faktor seperti geopolitik, kebijakan perdagangan dunia, dan perubahan iklim akan berdampak pada rantai pasok atau supply chain bahan pangan.
Dalam rangka mendukung pertanian berkelanjutan, Holding BUMN Pupuk atau PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan Roadmap Riset Klaster Pupuk 2022-2031. Roadmap atau peta jalan ini diharapkan bisa menjawab tantangan tren mata rantai agri-food melalui kontribusi Riset &amp;amp; Development (R&amp;amp;D).
BACA JUGA:Bertemu Menteri Pertanian Negara G20, Mentan Syahrul: Ini Komitmen Atasi Krisis Pangan
Hal ini juga sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir yang meminta BUMN terus melakukan transformasi dan inovasi guna menjadi pemain kelas dunia. Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Nugroho Christijanto mengatakan bahwa ketersediaan dan keterjangkauan  dalam penyediaan pangan saat ini menuntut adanya sistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan. Oleh karena itu, peluncuran Roadmap Riset Klaster Pupuk 2022-2031 dapat berkontribusi dalam menjawab disrupsi tren mata rantai agri-food.
&amp;ldquo;Prinsip pertanian berkelanjutan, berarti kita memenuhi kebutuhan pangan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri, karenanya pertanian yang berkelanjutan bersandar pada tiga pilar yaitu ekonomi; sosial; dan lingkungan,&amp;rdquo; ungkap Nugroho, Rabu (28/9/2022).
BACA JUGA:Krisis Pangan, Jokowi: 19.600 Orang di Dunia Setiap Hari Mati Kelaparan
Selain tiga pilar pertanian berkelanjutan, Nugroho mengungkapkan bahwa riset, teknologi, dan inovasi terkait nutrisi tanaman memiliki peran penting dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Saat ini, Pupuk Indonesia menetapkan 4 fokus riset utama dalam roadmap 10 tahun ke depan terkait precision agriculture, enhanced efficiency fertilizer, biofertilizer, dan sustainable industry.
Pupuk Indonesia, dikatakan Nugroho sudah memiliki Indonesia  Fertilizer Research Institute (IFRI) yang menjadi pilar utama dalam  memadukan riset produk, teknologi, dan kebijakan. Pupuk Indonesia juga  memiliki 3 prinsip utama dalam R&amp;amp;D yaitu Increase Profitability,  Improve Productivity, dan Lead in Sustainability, dengan harapan produk  inovasi dapat memiliki dampak bisnis yang signifikan terhadap 3Ps  (People, Planet, Profit).
&amp;ldquo;Apresiasi saya sampaikan kepada kita semua sebagai pelaku utama  inovasi ke depan dengan terbitnya Roadmap Riset Klaster Pupuk tahun 2022&amp;ndash;2031. Dengan semangat tersebut Pupuk Indonesia membuka kerja sama dan  kolaborasi dengan berbagai pihak yang berkompeten. Salah satunya hari  ini, kami mengukuhkan kembali jalinan kerja sama dengan Badan Riset dan  Inovasi Nasional. Kami berharap kolaborasi dengan BRIN, yang merupakan  lembaga riset pemerintah yang terintegrasi, dapat mengakselerasi  skenario research to industry yang memberikan manfaat ekonomi bagi  industri, lingkungan dan sosial,&amp;rdquo; ungkap Nugroho.
Pada kesempatan yang sama, Asisten Deputi Teknologi dan Informasi  Kementerian BUMN Muhammad Rizal Kamal menilai Kementerian BUMN mendukung  launching Roadmap Riset Klaster Pupuk periode 2022-2023 yang dilakukan  oleh Pupuk Indonesia. Dia pun meminta proses R&amp;amp;D harus didukung dan  menyesuaikan perkembangan teknologi.</content:encoded></item></channel></rss>
