<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luhut Waspadai Lonjakan Inflasi hingga Harga Pangan Dunia</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia harus melakukan langkah-langkah mitigasi risiko yang dapat terjadi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/29/320/2677534/luhut-waspadai-lonjakan-inflasi-hingga-harga-pangan-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/29/320/2677534/luhut-waspadai-lonjakan-inflasi-hingga-harga-pangan-dunia"/><item><title>Luhut Waspadai Lonjakan Inflasi hingga Harga Pangan Dunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/29/320/2677534/luhut-waspadai-lonjakan-inflasi-hingga-harga-pangan-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/29/320/2677534/luhut-waspadai-lonjakan-inflasi-hingga-harga-pangan-dunia</guid><pubDate>Kamis 29 September 2022 16:22 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/29/320/2677534/luhut-waspadai-lonjakan-inflasi-hingga-harga-pangan-dunia-gJ3Ec7RLjF.png" expression="full" type="image/jpeg">Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/29/320/2677534/luhut-waspadai-lonjakan-inflasi-hingga-harga-pangan-dunia-gJ3Ec7RLjF.png</image><title>Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia harus melakukan langkah-langkah mitigasi risiko yang dapat terjadi di tengah kondisi geopolitik yang masih memanas.
&amp;ldquo;Kita tidak tahu kapan ujungnya, dan melambatnya perekonomian Global, Indonesia masih terus dihadapkan pada berbagai tantangan, untuk itu langkah terus dilakukan untuk memitigasi risiko yang dapat terjadi,&amp;rdquo; katanya, Rabu (29/9/2022).
BACA JUGA:Tegas! Luhut Minta Goodie Bag Acara Kementerian Tak Pakai Produk Impor

Salah satu yang perlu diwaspadai yakni inflasi termasuk kenaikan harga pangan.
&amp;ldquo;Namun demikian risiko inflasi termasuk harga pangan strategis masih perlu menjadi perhatian terutama pasca penyesuaian harga BBM,&amp;rdquo; ungkap Luhut.
BACA JUGA:Luhut: BLT Subsidi Gaji Telah Disalurkan Lebih dari 7 Juta Pekerja

Luhut mengatakan berbagai indikator menunjukkan kondisi perekonomian Indonesia masih semakin membaik, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah dan BUMN terus melakukan langkah kolaboratif, konvergensi, sinergi dan inovatif.&amp;ldquo;Dan hal ini yang kita butuhkan bapak Presiden untuk kita dapat keluar atau dapat menghadapi tekanan-tekanan ekonomi global dan perkembangan geopolitik yang arahnya masih tidak jelas,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia harus melakukan langkah-langkah mitigasi risiko yang dapat terjadi di tengah kondisi geopolitik yang masih memanas.
&amp;ldquo;Kita tidak tahu kapan ujungnya, dan melambatnya perekonomian Global, Indonesia masih terus dihadapkan pada berbagai tantangan, untuk itu langkah terus dilakukan untuk memitigasi risiko yang dapat terjadi,&amp;rdquo; katanya, Rabu (29/9/2022).
BACA JUGA:Tegas! Luhut Minta Goodie Bag Acara Kementerian Tak Pakai Produk Impor

Salah satu yang perlu diwaspadai yakni inflasi termasuk kenaikan harga pangan.
&amp;ldquo;Namun demikian risiko inflasi termasuk harga pangan strategis masih perlu menjadi perhatian terutama pasca penyesuaian harga BBM,&amp;rdquo; ungkap Luhut.
BACA JUGA:Luhut: BLT Subsidi Gaji Telah Disalurkan Lebih dari 7 Juta Pekerja

Luhut mengatakan berbagai indikator menunjukkan kondisi perekonomian Indonesia masih semakin membaik, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah dan BUMN terus melakukan langkah kolaboratif, konvergensi, sinergi dan inovatif.&amp;ldquo;Dan hal ini yang kita butuhkan bapak Presiden untuk kita dapat keluar atau dapat menghadapi tekanan-tekanan ekonomi global dan perkembangan geopolitik yang arahnya masih tidak jelas,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
