<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tinjau Pabrik Sarang Burung Walet, Wapres Ma'ruf Amin: Komoditas Potensial</title><description>Ma'ruf Amin melakukan peninjauan pabrik sarang burung Walet di PT Husein Alam Indah, Jalan Raya Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Gresik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/30/320/2678290/tinjau-pabrik-sarang-burung-walet-wapres-ma-ruf-amin-komoditas-potensial</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/30/320/2678290/tinjau-pabrik-sarang-burung-walet-wapres-ma-ruf-amin-komoditas-potensial"/><item><title>Tinjau Pabrik Sarang Burung Walet, Wapres Ma'ruf Amin: Komoditas Potensial</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/30/320/2678290/tinjau-pabrik-sarang-burung-walet-wapres-ma-ruf-amin-komoditas-potensial</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/30/320/2678290/tinjau-pabrik-sarang-burung-walet-wapres-ma-ruf-amin-komoditas-potensial</guid><pubDate>Jum'at 30 September 2022 16:34 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/30/320/2678290/tinjau-pabrik-sarang-burung-walet-wapres-ma-ruf-amin-komoditas-potensial-3eu8TNxdrh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Maruf Amin (Foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/30/320/2678290/tinjau-pabrik-sarang-burung-walet-wapres-ma-ruf-amin-komoditas-potensial-3eu8TNxdrh.jpg</image><title>Wapres Maruf Amin (Foto: Setwapres)</title></images><description>GRESIK - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin melakukan peninjauan pabrik sarang burung Walet di PT Husein Alam Indah, Jalan Raya Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Gresik, Jawa Timur, Jumat (30/9/2022).
&amp;ldquo;Saya bersyukur hari ini bisa berkunjung silaturahim di Gresik dan bertemu dengan bapak-ibu sekalian untuk mendengarkan masalah-masalah yang dihadapi dalam masalah perwaletan,&amp;rdquo; kata Wapres saat dialog dengan pengusaha Walet.
BACA JUGA:DPR Usul Politisi Jadi Bos BI,  Wapres: Jangan Sampai Merusak

Wapres mengatakan bahwa Walet merupakan komoditas yang potensial untuk kesejahteraan masyarakat. Bahkan, kata Wapres, masalah Walet ini sudah pernah dibahas di Sidang Kabinet dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi).
&amp;ldquo;Perlu saya beritahu bahwa sebenarnya masalah walet ini pernah dibahas di Sidang Kabinet yang dipimpin pak Presiden. Waktu itu yang dibahas walet dan karena walet alat ini dianggap memiliki potensi yang besar dan bisa menghasilkan uang untuk kesejahteraan masyarakat,&amp;rdquo; kata Wapres.
Wapres pun mengatakan bahwa pemerintah akan mengambil kebijakan untuk memperluas pasar ekspor Walet ini.
BACA JUGA:Angka Pengangguran di Daerah Lebih Rendah, Wapres: Trend Ini Membentuk Masa Depan

&amp;ldquo;Pemerintah (akan) mengambil berbagai kebijakan untuk memperluas pasar, kemudian memberikan bimbingan teknis dan mendorong supaya ada permodalan bisa diberikan melalui KUR dan berbagai hal,&amp;rdquo; paparnya.Meskipun pasar Walet luas, namun persyaratan ekspor ke negara seperti China lebih sulit sehingga tidak bisa masuk ke negara itu.
&amp;ldquo;Pasar Walet ini cukup luas tetapi ternyata yang potensial itu di Cina, di RRC. Hanya memang di RRC ini ada persyaratan-persyaratan yang tadi saya dengar, sulit ada yang agak rigid sehingga yang bisa masuk ke sana itu hanya dgn kualifikasi tertentu dan jumlahnya justru tidak terlalu banyak. Yang banyak justru tidak bisa masuk,&amp;rdquo; paparnya.</description><content:encoded>GRESIK - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin melakukan peninjauan pabrik sarang burung Walet di PT Husein Alam Indah, Jalan Raya Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Gresik, Jawa Timur, Jumat (30/9/2022).
&amp;ldquo;Saya bersyukur hari ini bisa berkunjung silaturahim di Gresik dan bertemu dengan bapak-ibu sekalian untuk mendengarkan masalah-masalah yang dihadapi dalam masalah perwaletan,&amp;rdquo; kata Wapres saat dialog dengan pengusaha Walet.
BACA JUGA:DPR Usul Politisi Jadi Bos BI,  Wapres: Jangan Sampai Merusak

Wapres mengatakan bahwa Walet merupakan komoditas yang potensial untuk kesejahteraan masyarakat. Bahkan, kata Wapres, masalah Walet ini sudah pernah dibahas di Sidang Kabinet dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi).
&amp;ldquo;Perlu saya beritahu bahwa sebenarnya masalah walet ini pernah dibahas di Sidang Kabinet yang dipimpin pak Presiden. Waktu itu yang dibahas walet dan karena walet alat ini dianggap memiliki potensi yang besar dan bisa menghasilkan uang untuk kesejahteraan masyarakat,&amp;rdquo; kata Wapres.
Wapres pun mengatakan bahwa pemerintah akan mengambil kebijakan untuk memperluas pasar ekspor Walet ini.
BACA JUGA:Angka Pengangguran di Daerah Lebih Rendah, Wapres: Trend Ini Membentuk Masa Depan

&amp;ldquo;Pemerintah (akan) mengambil berbagai kebijakan untuk memperluas pasar, kemudian memberikan bimbingan teknis dan mendorong supaya ada permodalan bisa diberikan melalui KUR dan berbagai hal,&amp;rdquo; paparnya.Meskipun pasar Walet luas, namun persyaratan ekspor ke negara seperti China lebih sulit sehingga tidak bisa masuk ke negara itu.
&amp;ldquo;Pasar Walet ini cukup luas tetapi ternyata yang potensial itu di Cina, di RRC. Hanya memang di RRC ini ada persyaratan-persyaratan yang tadi saya dengar, sulit ada yang agak rigid sehingga yang bisa masuk ke sana itu hanya dgn kualifikasi tertentu dan jumlahnya justru tidak terlalu banyak. Yang banyak justru tidak bisa masuk,&amp;rdquo; paparnya.</content:encoded></item></channel></rss>
