<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Badan Pangan Nasional Minta Penyerapan Beras Lokal Diperkuat</title><description>Badan Pangan Nasional minta penyerapan beras lokal diperkuat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/01/320/2678722/badan-pangan-nasional-minta-penyerapan-beras-lokal-diperkuat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/01/320/2678722/badan-pangan-nasional-minta-penyerapan-beras-lokal-diperkuat"/><item><title>Badan Pangan Nasional Minta Penyerapan Beras Lokal Diperkuat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/01/320/2678722/badan-pangan-nasional-minta-penyerapan-beras-lokal-diperkuat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/01/320/2678722/badan-pangan-nasional-minta-penyerapan-beras-lokal-diperkuat</guid><pubDate>Sabtu 01 Oktober 2022 14:17 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/01/320/2678722/badan-pangan-nasional-minta-penyerapan-beras-lokal-diperkuat-L9i1G7AWgf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Badan Pangan Nasional genjot penyerapan beras dalam negeri (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/01/320/2678722/badan-pangan-nasional-minta-penyerapan-beras-lokal-diperkuat-L9i1G7AWgf.jpg</image><title>Badan Pangan Nasional genjot penyerapan beras dalam negeri (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pangan Nasional minta penyerapan beras lokal diperkuat. Saat ini penyerapan cadangan pangan yang berasal dari produk dalam negeri, khususnya beras tengah digenjot.
Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan National Food Agency/NFA I Gusti Ketut Astawa mengungkapkan, saat ini Sulawesi menjadi area dominan dalam penyerapan beras di Tanah Air.
BACA JUGA:Harga Beras Naik, Dirut Bulog: Masyarakat Jangan Khawatir

&quot;Secara prinsip badan pangan nasional mendorong penguatan penyerapan cadangan pangan yang berasal dari produk dalam negeri. Kami kemarin rapat dengan Bulog melihat perkembangan sekarang yang produksi ada di Sulawesi. Sehingga Bulog kami dorong untuk melakukan penyerapan di area Sulawesi,&quot; kata Ketut dalam dialog di MNC Trijaya, Sabtu (1/10/2022).
Sebab, lanjut dia, jumlah cadangan beras pemerintah saat ini hanya 800 ribu ton. Sementara target badan pangan nasional, pemerintah harus memiliki cadangan beras 1,2 juta ton.
BACA JUGA:Pasar Murah BUMN Rp55.000 Dapat Beras hingga Minyak, Erick Thohir: Meringankan Beban Rakyat

&quot;Yang ada saat ini baru 800 ribu ton. Target kami adalah pemerintah harus memiliki cadangan beras 1,2 juta ton. Maka kami pun sudah bersurat kepada Menteri Perekonomian untuk mendorong Bulog segera memenuhi jumlah atau target cadangan beras pemerintah sebesar 1,2 juta ton dan mengutamakan penyerapan dalam negeri,&quot; ujar Ketut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8xNC80LzE1MzI0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dalam hal ini, badan pangan nasional sungguh-sungguh meminta Bulog  untuk bergerak cepat sehingga bagaimana pun caranya pengutamaan  penyerapan dalam negeri harus segera dilakukan.
Di sisi lain, Ketut mengungkapkan, badan pangan nasional mendorong  para petani untuk bergairah dalam memproduksi beras. Di samping itu,  badan pangan juga berupaya mensejahterakan petani dan juga masyarakat.
&quot;Kami mendorong teman-teman petani untuk bergairah memproduksi beras.  Bagaimana caranya, kita jangan kita mengejar harga murah di petani,  memaksa petani menjual murah. Kita harus balik polanya. Petani harus  untung sehingga mereka bergairah untuk melakukan produksi. Sementara di  bagian hilir kita upayakan supaya harga beras sesuai dengan harga  acuan,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pangan Nasional minta penyerapan beras lokal diperkuat. Saat ini penyerapan cadangan pangan yang berasal dari produk dalam negeri, khususnya beras tengah digenjot.
Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan National Food Agency/NFA I Gusti Ketut Astawa mengungkapkan, saat ini Sulawesi menjadi area dominan dalam penyerapan beras di Tanah Air.
BACA JUGA:Harga Beras Naik, Dirut Bulog: Masyarakat Jangan Khawatir

&quot;Secara prinsip badan pangan nasional mendorong penguatan penyerapan cadangan pangan yang berasal dari produk dalam negeri. Kami kemarin rapat dengan Bulog melihat perkembangan sekarang yang produksi ada di Sulawesi. Sehingga Bulog kami dorong untuk melakukan penyerapan di area Sulawesi,&quot; kata Ketut dalam dialog di MNC Trijaya, Sabtu (1/10/2022).
Sebab, lanjut dia, jumlah cadangan beras pemerintah saat ini hanya 800 ribu ton. Sementara target badan pangan nasional, pemerintah harus memiliki cadangan beras 1,2 juta ton.
BACA JUGA:Pasar Murah BUMN Rp55.000 Dapat Beras hingga Minyak, Erick Thohir: Meringankan Beban Rakyat

&quot;Yang ada saat ini baru 800 ribu ton. Target kami adalah pemerintah harus memiliki cadangan beras 1,2 juta ton. Maka kami pun sudah bersurat kepada Menteri Perekonomian untuk mendorong Bulog segera memenuhi jumlah atau target cadangan beras pemerintah sebesar 1,2 juta ton dan mengutamakan penyerapan dalam negeri,&quot; ujar Ketut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8xNC80LzE1MzI0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dalam hal ini, badan pangan nasional sungguh-sungguh meminta Bulog  untuk bergerak cepat sehingga bagaimana pun caranya pengutamaan  penyerapan dalam negeri harus segera dilakukan.
Di sisi lain, Ketut mengungkapkan, badan pangan nasional mendorong  para petani untuk bergairah dalam memproduksi beras. Di samping itu,  badan pangan juga berupaya mensejahterakan petani dan juga masyarakat.
&quot;Kami mendorong teman-teman petani untuk bergairah memproduksi beras.  Bagaimana caranya, kita jangan kita mengejar harga murah di petani,  memaksa petani menjual murah. Kita harus balik polanya. Petani harus  untung sehingga mereka bergairah untuk melakukan produksi. Sementara di  bagian hilir kita upayakan supaya harga beras sesuai dengan harga  acuan,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
