<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BLT BBM hingga BSU Lindungi Rakyat dari Gejolak Kenaikan Harga Global</title><description>BLT BBM hingga BSU terus disalurkan pemerintah ke seluruh daerah.  Diharapkan BLT BBM bisa melindungi rakyat dari gejolak kenaikan harga.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/01/320/2678824/blt-bbm-hingga-bsu-lindungi-rakyat-dari-gejolak-kenaikan-harga-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/01/320/2678824/blt-bbm-hingga-bsu-lindungi-rakyat-dari-gejolak-kenaikan-harga-global"/><item><title>BLT BBM hingga BSU Lindungi Rakyat dari Gejolak Kenaikan Harga Global</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/01/320/2678824/blt-bbm-hingga-bsu-lindungi-rakyat-dari-gejolak-kenaikan-harga-global</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/01/320/2678824/blt-bbm-hingga-bsu-lindungi-rakyat-dari-gejolak-kenaikan-harga-global</guid><pubDate>Sabtu 01 Oktober 2022 18:43 WIB</pubDate><dc:creator>Noviana Zahra Firdausi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/01/320/2678824/blt-bbm-hingga-bsu-lindungi-rakyat-dari-gejolak-kenaikan-harga-global-aLByimwlWd.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">BLT BBM cair (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/01/320/2678824/blt-bbm-hingga-bsu-lindungi-rakyat-dari-gejolak-kenaikan-harga-global-aLByimwlWd.jpeg</image><title>BLT BBM cair (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - BLT BBM hingga BSU terus disalurkan pemerintah ke seluruh daerah. Diharapkan BLT BBM bisa melindungi rakyat dari gejolak kenaikan harga.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memaparkan pengalihan subsidi dan kompensasi BBM menjadi BLT BBM dialokasikan sebesar Rp24,17 triliun, yang terdiri atas dua jenis.
BACA JUGA:BLT BBM Kurangi Beban Masyarakat Kelompok Rentan

&amp;ldquo;Pertama, Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp600.000 yang akan diberikan kepada 14,6 juta pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta. Kedua, BLT BBM yang akan diberikan kepada 20,65 keluarga penerima manfaat sebesar Rp150.000 per bulan, diberikan sebanyak empat bulan&amp;rdquo;, ungkap Sri Mulyani dikutip Sabtu (1/10/2022).
Menkeu berharap bantuan sosial ini akan membantu meringkankan serta melindungi masyarakat rentan dan miskin dari tekanan gejolak kenaikan harga global, sehingga angka kemiskinan Indonesia tetap dapat kita upayakan menurun.
BACA JUGA:BLT BBM Rp300 Ribu Cair Lagi November 2022 

Sebelumnya, Pemerintah telah mengumumkan pengalihan subsidi BBM pada 3 September 2022 lalu, agar subsidi yang diberikan pemerintah menjadi lebih tepat sasaran.
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menjelaskan bahwa hingga 16 September 2022, PT Pos Indonesia telah menyalurkan BLT BBM kepada 12.701.985 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 482 kabupaten dan kota.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8yOS8xLzE1Mzk3OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Risma mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyerahkan seluruh data  penerima manfaat BLT BBM kepada PT Pos Indonesia. Namun, terdapat  beberapa daerah, terutama di daerah pegunungan seperti di Papua dan  Papua Barat, yang datanya belum lengkap.
Sementara itu, Pakar Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan  Emrus Sihombing berpendapat kebijakan bantalan sosial sebagai bentuk  keberpihakan pemerintahan Jokowi - Ma'ruf kepada kelompok masyarakat  golongan ekonomi yang terdampak dari kenaikan BBM bersubsidi.
&amp;ldquo;Sangat tepat pemerintah mengeluarkan kebijakan dan memberikan  bantalan sosial sebagai bentuk pengalihan subsidi BBM kepada mereka yang  wajar menerimanya,&amp;rdquo; tuturnya.
Menurutnya, kebijakan bantalan sosial Presiden Jokowi ini mampu  mengontrol daya beli masyarakat terhadap kenaikan harga barang dan jasa  kebutuhan pokok di pasar di seluruh tanah air.</description><content:encoded>JAKARTA - BLT BBM hingga BSU terus disalurkan pemerintah ke seluruh daerah. Diharapkan BLT BBM bisa melindungi rakyat dari gejolak kenaikan harga.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memaparkan pengalihan subsidi dan kompensasi BBM menjadi BLT BBM dialokasikan sebesar Rp24,17 triliun, yang terdiri atas dua jenis.
BACA JUGA:BLT BBM Kurangi Beban Masyarakat Kelompok Rentan

&amp;ldquo;Pertama, Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp600.000 yang akan diberikan kepada 14,6 juta pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta. Kedua, BLT BBM yang akan diberikan kepada 20,65 keluarga penerima manfaat sebesar Rp150.000 per bulan, diberikan sebanyak empat bulan&amp;rdquo;, ungkap Sri Mulyani dikutip Sabtu (1/10/2022).
Menkeu berharap bantuan sosial ini akan membantu meringkankan serta melindungi masyarakat rentan dan miskin dari tekanan gejolak kenaikan harga global, sehingga angka kemiskinan Indonesia tetap dapat kita upayakan menurun.
BACA JUGA:BLT BBM Rp300 Ribu Cair Lagi November 2022 

Sebelumnya, Pemerintah telah mengumumkan pengalihan subsidi BBM pada 3 September 2022 lalu, agar subsidi yang diberikan pemerintah menjadi lebih tepat sasaran.
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menjelaskan bahwa hingga 16 September 2022, PT Pos Indonesia telah menyalurkan BLT BBM kepada 12.701.985 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 482 kabupaten dan kota.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8yOS8xLzE1Mzk3OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Risma mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyerahkan seluruh data  penerima manfaat BLT BBM kepada PT Pos Indonesia. Namun, terdapat  beberapa daerah, terutama di daerah pegunungan seperti di Papua dan  Papua Barat, yang datanya belum lengkap.
Sementara itu, Pakar Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan  Emrus Sihombing berpendapat kebijakan bantalan sosial sebagai bentuk  keberpihakan pemerintahan Jokowi - Ma'ruf kepada kelompok masyarakat  golongan ekonomi yang terdampak dari kenaikan BBM bersubsidi.
&amp;ldquo;Sangat tepat pemerintah mengeluarkan kebijakan dan memberikan  bantalan sosial sebagai bentuk pengalihan subsidi BBM kepada mereka yang  wajar menerimanya,&amp;rdquo; tuturnya.
Menurutnya, kebijakan bantalan sosial Presiden Jokowi ini mampu  mengontrol daya beli masyarakat terhadap kenaikan harga barang dan jasa  kebutuhan pokok di pasar di seluruh tanah air.</content:encoded></item></channel></rss>
