<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Kompor Listrik Batal, Tarif Dasar Juga Tak Naik</title><description>PT PLN (Persero) membatalkan program pengalihan kompor LPG 3 kg ke kompor listrik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/02/320/2678887/4-fakta-kompor-listrik-batal-tarif-dasar-juga-tak-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/02/320/2678887/4-fakta-kompor-listrik-batal-tarif-dasar-juga-tak-naik"/><item><title>4 Fakta Kompor Listrik Batal, Tarif Dasar Juga Tak Naik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/02/320/2678887/4-fakta-kompor-listrik-batal-tarif-dasar-juga-tak-naik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/02/320/2678887/4-fakta-kompor-listrik-batal-tarif-dasar-juga-tak-naik</guid><pubDate>Minggu 02 Oktober 2022 04:06 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/01/320/2678887/4-fakta-kompor-listrik-batal-tarif-dasar-juga-tak-naik-uGEtdG6jKt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Program kompor listrik batal (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/01/320/2678887/4-fakta-kompor-listrik-batal-tarif-dasar-juga-tak-naik-uGEtdG6jKt.jpg</image><title>Program kompor listrik batal (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT PLN (Persero) membatalkan program pengalihan kompor LPG 3 kg ke kompor listrik. Langkah ini dilakukan guna menjaga kenyamanan masyarakat dalam pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.
&amp;ldquo;PLN memutuskan program pengalihan ke kompor listrik dibatalkan. PLN hadir untuk memberikan kenyamanan di tengah masyarakat melalui penyediaan listrik yang andal,&amp;rdquo; ujar Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.
Berikut fakta kompor listrik batal yang dirangkum Okezone di Jakarta, Minggu (2/10/2022).
BACA JUGA:Menteri ESDM Buka Suara soal Nasib Program Kompor Listrik, Lanjut?

1. Tarif Listrik Dipastikan Tidak Naik
PLN juga memastikan tarif listrik tidak naik. Penetapan tarif listrik ini telah diputuskan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
&amp;ldquo;Tidak ada kenaikan tarif listrik. Ini untuk menjaga peningkatan daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi,&amp;rdquo; ucap Darmawan.
BACA JUGA:PLN Pastikan Uji Coba Kompor Listrik Tetap Berjalan
&amp;nbsp;
 
2. Tak Ada Penghapusan Daya Listrik 450 VA
Selain itu, PLN juga memastikan tidak ada penghapusan golongan pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA).
Daya listrik 450 VA juga tidak akan dialihkan menjadi 900 VA sehingga tarifnya tetap sama untuk masing-masing golongan.
&amp;ldquo;Keputusan Pemerintah sudah sangat jelas. Tidak ada perubahan daya dari 450 VA ke 900 VA dan PLN siap menjalankan keputusan tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8yOC80LzE1Mzg3MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;3. Respons Menko Luhut
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar  Pandjaitan angkat bicara soal batalnya program konversi LPG 3 kg ke  kompor listrik.
Luhut menjelaskan, saat ini pemerintah masih mendalami dampak dari konversi kompor berbahan gas ke listrik.
Hal itu dilakukan untuk mengurangi risiko adanya masalah yang  ditimbulkan. Dirinya juga mengaku belum mengetahui update dari  pembatalan konversi kompor tersebut.
&quot;Saya belum update sepenuhnya mengenai itu mungkin ada sesuatu yang  ditemukan jadi mereka tunda dulu, jadi mereka tidak ingin buru-buru yang  nanti kemudian bermasalah,&quot; kata Luhut di Sarinah, Rabu (28/9/2022).
4. BUMN Belum Dapat Memastikan Keberlanjutan Program Tersebut
Program konversi kompor LPG 3 kilogram (kg) ke kompor listrik resmi  dibatalkan oleh pemerintah. Namun, hingga kini Kementerian BUMN belum  dapat memastikan keberlanjutan program tersebut,
Sikap itu menyusul adanya pengumuman pembatalan program yang  digadang-gadang mampu menekan impor LPG oleh Kementerian Koordinator  Bidang Perekonomian.
Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury menyebut pemerintah akan  melakukan rapat lanjutan untuk menentukan apakah program konversi kompor  LPG ke listrik akan dilanjutkan atau tidak dilanjutkan sama sekali.
&quot;Ya kan kemarin sudah diumumkan oleh Pak Menko (Airlangga Hartarto).  (akan dilanjutkan?), belum tau, nanti kita rapatkan dulu,&quot; ujar Pahala  saat ditemui wartawan di gedung Sarinah, Rabu (28/9/2022).
Alasan pembatalan kompor listrik atau induksi, lanjut Pahala, lantaran pemerintah memerlukan persiapan terlebih dahulu.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT PLN (Persero) membatalkan program pengalihan kompor LPG 3 kg ke kompor listrik. Langkah ini dilakukan guna menjaga kenyamanan masyarakat dalam pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.
&amp;ldquo;PLN memutuskan program pengalihan ke kompor listrik dibatalkan. PLN hadir untuk memberikan kenyamanan di tengah masyarakat melalui penyediaan listrik yang andal,&amp;rdquo; ujar Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.
Berikut fakta kompor listrik batal yang dirangkum Okezone di Jakarta, Minggu (2/10/2022).
BACA JUGA:Menteri ESDM Buka Suara soal Nasib Program Kompor Listrik, Lanjut?

1. Tarif Listrik Dipastikan Tidak Naik
PLN juga memastikan tarif listrik tidak naik. Penetapan tarif listrik ini telah diputuskan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
&amp;ldquo;Tidak ada kenaikan tarif listrik. Ini untuk menjaga peningkatan daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi,&amp;rdquo; ucap Darmawan.
BACA JUGA:PLN Pastikan Uji Coba Kompor Listrik Tetap Berjalan
&amp;nbsp;
 
2. Tak Ada Penghapusan Daya Listrik 450 VA
Selain itu, PLN juga memastikan tidak ada penghapusan golongan pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA).
Daya listrik 450 VA juga tidak akan dialihkan menjadi 900 VA sehingga tarifnya tetap sama untuk masing-masing golongan.
&amp;ldquo;Keputusan Pemerintah sudah sangat jelas. Tidak ada perubahan daya dari 450 VA ke 900 VA dan PLN siap menjalankan keputusan tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8yOC80LzE1Mzg3MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;3. Respons Menko Luhut
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar  Pandjaitan angkat bicara soal batalnya program konversi LPG 3 kg ke  kompor listrik.
Luhut menjelaskan, saat ini pemerintah masih mendalami dampak dari konversi kompor berbahan gas ke listrik.
Hal itu dilakukan untuk mengurangi risiko adanya masalah yang  ditimbulkan. Dirinya juga mengaku belum mengetahui update dari  pembatalan konversi kompor tersebut.
&quot;Saya belum update sepenuhnya mengenai itu mungkin ada sesuatu yang  ditemukan jadi mereka tunda dulu, jadi mereka tidak ingin buru-buru yang  nanti kemudian bermasalah,&quot; kata Luhut di Sarinah, Rabu (28/9/2022).
4. BUMN Belum Dapat Memastikan Keberlanjutan Program Tersebut
Program konversi kompor LPG 3 kilogram (kg) ke kompor listrik resmi  dibatalkan oleh pemerintah. Namun, hingga kini Kementerian BUMN belum  dapat memastikan keberlanjutan program tersebut,
Sikap itu menyusul adanya pengumuman pembatalan program yang  digadang-gadang mampu menekan impor LPG oleh Kementerian Koordinator  Bidang Perekonomian.
Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury menyebut pemerintah akan  melakukan rapat lanjutan untuk menentukan apakah program konversi kompor  LPG ke listrik akan dilanjutkan atau tidak dilanjutkan sama sekali.
&quot;Ya kan kemarin sudah diumumkan oleh Pak Menko (Airlangga Hartarto).  (akan dilanjutkan?), belum tau, nanti kita rapatkan dulu,&quot; ujar Pahala  saat ditemui wartawan di gedung Sarinah, Rabu (28/9/2022).
Alasan pembatalan kompor listrik atau induksi, lanjut Pahala, lantaran pemerintah memerlukan persiapan terlebih dahulu.</content:encoded></item></channel></rss>
