<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Efek BBM, Inflasi Tahunan Komponen Energi Melonjak 3 Kali Lipat</title><description>BPS Melaporkan bahwa inflasi tahunan tembus 5,95%. Adapun kenaikan tertinggi inflasinya adalah untuk komponen energi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/03/320/2679630/efek-bbm-inflasi-tahunan-komponen-energi-melonjak-3-kali-lipat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/03/320/2679630/efek-bbm-inflasi-tahunan-komponen-energi-melonjak-3-kali-lipat"/><item><title>Efek BBM, Inflasi Tahunan Komponen Energi Melonjak 3 Kali Lipat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/03/320/2679630/efek-bbm-inflasi-tahunan-komponen-energi-melonjak-3-kali-lipat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/03/320/2679630/efek-bbm-inflasi-tahunan-komponen-energi-melonjak-3-kali-lipat</guid><pubDate>Senin 03 Oktober 2022 13:45 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/03/320/2679630/efek-bbm-inflasi-tahunan-komponen-energi-melonjak-3-kali-lipat-ja2LkTcT1b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga BBM (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/03/320/2679630/efek-bbm-inflasi-tahunan-komponen-energi-melonjak-3-kali-lipat-ja2LkTcT1b.jpg</image><title>Harga BBM (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) Melaporkan bahwa inflasi tahunan tembus 5,95%. Adapun kenaikan tertinggi inflasinya adalah untuk komponen energi dan bahan makanan.
Kepala BPS Margo Yuwono menegaskan, komponen energi untuk bulan September 2022 mencapai 16,48%, dimana bulan Agustus itu hanya 5,84%.
BACA JUGA:Hati-Hati! Lonjakan Inflasi Imbas Kenaikan Harga BBM Bisa Terulang
&quot;Jadi tertingginya, lompatannya karena pada komponen energi yang di bulan September ini inflasinya mencapai 16,48%,&quot; kata Margo dalam Press Conference Rilis BPS, Senin (3/10/2022).
Selanjutnya untuk bahan makanan, Margo menjelaskan ada inflasi pada bulan September ini, hanya saja dibandingkan bulan Agustus, relatif tidak begitu banyak bergerak.
&quot;Di mana bulan September ini hanya 8,69%, Agustusnya 8,55%, tadi disebabkan karena beberapa komoditas hortikultura di Bulan September ini panen raya di beberapa sentra produksi sehingga suplainya cukup sehingga beberapa harga mengalami deflasi,&quot; jelas Margo.
BACA JUGA:Inflasi September Tahunan 5,95%, BPS Soroti Kenaikan Harga BBM
Berikutnya, jika dilihat andil menurut komponen, inflasi sebesar 5,95% tadi kontribusi besar berasal dari komponen lainnya. Adapun energi memberikan andil inflasi September 1,51% dan bahan makanan sebesar 1,57%.Jika dirinci, andil inflasi beberapa komponen bahan makanan yang bergejolak secara tahunan antara lain, cabai merah 0,36%, telur ayam ras 0,19%, minyak goreng 0,14%, cabai rawit 0,10%, beras 0,08%, daging ayam 0,07%, dan bawang merah 0,07%.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) Melaporkan bahwa inflasi tahunan tembus 5,95%. Adapun kenaikan tertinggi inflasinya adalah untuk komponen energi dan bahan makanan.
Kepala BPS Margo Yuwono menegaskan, komponen energi untuk bulan September 2022 mencapai 16,48%, dimana bulan Agustus itu hanya 5,84%.
BACA JUGA:Hati-Hati! Lonjakan Inflasi Imbas Kenaikan Harga BBM Bisa Terulang
&quot;Jadi tertingginya, lompatannya karena pada komponen energi yang di bulan September ini inflasinya mencapai 16,48%,&quot; kata Margo dalam Press Conference Rilis BPS, Senin (3/10/2022).
Selanjutnya untuk bahan makanan, Margo menjelaskan ada inflasi pada bulan September ini, hanya saja dibandingkan bulan Agustus, relatif tidak begitu banyak bergerak.
&quot;Di mana bulan September ini hanya 8,69%, Agustusnya 8,55%, tadi disebabkan karena beberapa komoditas hortikultura di Bulan September ini panen raya di beberapa sentra produksi sehingga suplainya cukup sehingga beberapa harga mengalami deflasi,&quot; jelas Margo.
BACA JUGA:Inflasi September Tahunan 5,95%, BPS Soroti Kenaikan Harga BBM
Berikutnya, jika dilihat andil menurut komponen, inflasi sebesar 5,95% tadi kontribusi besar berasal dari komponen lainnya. Adapun energi memberikan andil inflasi September 1,51% dan bahan makanan sebesar 1,57%.Jika dirinci, andil inflasi beberapa komponen bahan makanan yang bergejolak secara tahunan antara lain, cabai merah 0,36%, telur ayam ras 0,19%, minyak goreng 0,14%, cabai rawit 0,10%, beras 0,08%, daging ayam 0,07%, dan bawang merah 0,07%.</content:encoded></item></channel></rss>
