<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragedi Kanjuruhan, Presdir Bali United (BOLA): Suporter Paling Penting dalam Sepakbola</title><description>Tragedi Kanjuruhan seharusnya bisa menjadi pembelajaran penting bagi sepakbola Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/04/278/2680249/tragedi-kanjuruhan-presdir-bali-united-bola-suporter-paling-penting-dalam-sepakbola</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/04/278/2680249/tragedi-kanjuruhan-presdir-bali-united-bola-suporter-paling-penting-dalam-sepakbola"/><item><title>Tragedi Kanjuruhan, Presdir Bali United (BOLA): Suporter Paling Penting dalam Sepakbola</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/04/278/2680249/tragedi-kanjuruhan-presdir-bali-united-bola-suporter-paling-penting-dalam-sepakbola</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/04/278/2680249/tragedi-kanjuruhan-presdir-bali-united-bola-suporter-paling-penting-dalam-sepakbola</guid><pubDate>Selasa 04 Oktober 2022 12:01 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/04/278/2680249/tragedi-kanjuruhan-presdir-bali-united-bola-suporter-paling-penting-dalam-sepakbola-M9H4RYD0OS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tragedi Kanjuruhan (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/04/278/2680249/tragedi-kanjuruhan-presdir-bali-united-bola-suporter-paling-penting-dalam-sepakbola-M9H4RYD0OS.jpg</image><title>Tragedi Kanjuruhan (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tragedi Kanjuruhan seharusnya bisa menjadi pembelajaran penting bagi sepakbola Indonesia. Presiden Direktur PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) sekaligus CEO Bali United, Yabes Tanuri angkat bicara soal kebijakan pemberhentian sementara kompetisi Liga 1 2022-2023.
BACA JUGA:Jokowi Minta TGIPF Tuntaskan Kasus Tragedi Kanjuruhan dalam Sebulan

Menurutnya, kebijakan ini dapat menjadi pembelajaran terhadap seluruh stakeholders industri sepak bola, baik klub, suporter, hingga aparat pertandingan.
&quot;Kebijakan ini menurut saya tepat, dari sini kita bisa melakukan pembelajaran,&quot; kata Yabes dalam Power Breakfast IDX Channel, Selasa (4/10/2022).

BACA JUGA:30 Korban Tragedi Kanjuruhan Masih Dirawat di RSSA

Berkomentar soal tragedi Kanjuruhan, Yabes menyebut suporter merupakan salah satu bagian vital dari sebuah klub. Baginya, keamanan pemain ke-13 itu harus menjadi prioritas bagi seluruh klub sepak bola.
&quot;Klub itu tidak akan ada tanpa suporter, suporter itu merupakan salah satu stakeholder paling penting dalam sepakbola. Jadi keamanan mereka jadi prioritas kami juga,&quot; terangnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wNC83LzE1NDIzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Yabes mengharapkan kebijakan penghentian sementara liga utama ini  tidak berlarut-larut. Pasalnya, hal itu bakal memberi dampak ekonomi  tidak hanya kepada klub dan pemain, melainkan jaringan ekosistem  industrinya.
&quot;Karena masalah ini tidak hanya untuk industri bola saja, tapi juga UMKM yang ada di sektiaran industri sepak bola,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tragedi Kanjuruhan seharusnya bisa menjadi pembelajaran penting bagi sepakbola Indonesia. Presiden Direktur PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) sekaligus CEO Bali United, Yabes Tanuri angkat bicara soal kebijakan pemberhentian sementara kompetisi Liga 1 2022-2023.
BACA JUGA:Jokowi Minta TGIPF Tuntaskan Kasus Tragedi Kanjuruhan dalam Sebulan

Menurutnya, kebijakan ini dapat menjadi pembelajaran terhadap seluruh stakeholders industri sepak bola, baik klub, suporter, hingga aparat pertandingan.
&quot;Kebijakan ini menurut saya tepat, dari sini kita bisa melakukan pembelajaran,&quot; kata Yabes dalam Power Breakfast IDX Channel, Selasa (4/10/2022).

BACA JUGA:30 Korban Tragedi Kanjuruhan Masih Dirawat di RSSA

Berkomentar soal tragedi Kanjuruhan, Yabes menyebut suporter merupakan salah satu bagian vital dari sebuah klub. Baginya, keamanan pemain ke-13 itu harus menjadi prioritas bagi seluruh klub sepak bola.
&quot;Klub itu tidak akan ada tanpa suporter, suporter itu merupakan salah satu stakeholder paling penting dalam sepakbola. Jadi keamanan mereka jadi prioritas kami juga,&quot; terangnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wNC83LzE1NDIzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Yabes mengharapkan kebijakan penghentian sementara liga utama ini  tidak berlarut-larut. Pasalnya, hal itu bakal memberi dampak ekonomi  tidak hanya kepada klub dan pemain, melainkan jaringan ekosistem  industrinya.
&quot;Karena masalah ini tidak hanya untuk industri bola saja, tapi juga UMKM yang ada di sektiaran industri sepak bola,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
